Menteri LH Siapkan Aturan PRO, Produsen Wajib Tanggung Biaya Pengelolaan Sampah Kemasan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) akan mewajibkan produsen menanggung biaya pengelolaan sampah kemasan melalui skema Packaging Recovery Organization (PRO) sebagai bagian dari implementasi kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR).

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat mengatakan ketentuan tersebut akan diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup tentang EPR. Melalui skema PRO, produsen diwajibkan mengalokasikan dana untuk membiayai pengelolaan sampah yang dihasilkan dari produk mereka.

Read also:  Pemerintah Resmi Wajibkan Pencampuran Biodiesel 50%, Link Download SK Menteri ESDM

“Saya sudah bertemu dengan produsen-produsen raksasa yang produknya menggunakan plastik. Mereka menyatakan sudah siap semua,” kata Jumhur saat meninjau kawasan Sungai Kali Sabi di Kota Tangerang, Minggu (12/7/2026).

Menurut Jumhur, sekitar 10.000 pabrik besar pengguna plastik akan menjadi bagian dari kebijakan tersebut. Dana yang dihimpun melalui PRO nantinya disalurkan kepada lembaga pengelola sampah yang dibentuk di tingkat daerah maupun masyarakat, sementara pemerintah berperan sebagai regulator dan pengawas.

Read also:  Minta PLN Segera Atasi Pemadaman Bergilir, Bahlil Singgung Manajemen Logistik Batu bara

Ia menjelaskan, PRO tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan pengelolaan sampah kemasan, tetapi juga mendorong terciptanya lapangan kerja hijau (green jobs). Lembaga tersebut dapat dibentuk oleh pemerintah daerah atau masyarakat untuk mengelola program pengurangan dan penanganan sampah dengan dukungan pendanaan dari produsen.

Dana PRO juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan lingkungan, mulai dari edukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan hingga aksi pembersihan sungai dan kegiatan konservasi berbasis masyarakat.

Read also:  Cegah Karhutla, KLH Minta Perusahaan Bantu Restorasi Gambut di Sekitar Konsesi

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penerapan ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan tanggung jawab produsen terhadap siklus hidup kemasan produk yang mereka pasarkan. Menurut Jumhur, skema tersebut akan diumumkan secara resmi dalam Festival Kali Sabi 2026 di Kota Tangerang. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Cegah Karhutla, KLH Minta Perusahaan Bantu Restorasi Gambut di Sekitar Konsesi

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meminta perusahaan pemegang konsesi kehutanan, perkebunan kelapa sawit, dan kawasan industri ikut merestorasi ekosistem gambut...

Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Klaim Indonesia Tak Lagi Impor Solar

Ecobiz.asia – Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan program mandatori biodiesel 50% (B50) di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Pemerintah mengklaim implementasi...

ASEAN Perkuat Antisipasi El Niño dan Kabut Asap, Indonesia Dorong Kesiapsiagaan Regional

Ecobiz.asia - Negara-negara ASEAN memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap lintas batas yang dipicu fenomena El...

Transformasi Pengelolaan Sampah, Pembangunan Fasilitas PSEL Bali Dimulai

Ecobiz.asia - Pemerintah resmi memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Pedungan, Kota Denpasar, Bali, sebagai langkah awal transformasi pengelolaan...

Kemenhut Perbarui Rencana Kehutanan Nasional, Fokus Seimbangkan Ekonomi, Ekologi, dan Kesejahteraan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mulai menyosialisasikan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.8 Tahun 2026 tentang perubahan kedua atas Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) 2011–2030....

TOP STORIES

SRUK Meluncur, INDEF Ingatkan Perluasan ETS Jadi Kunci Meningkatkan Permintaan Kredit Karbon

Ecobiz.asia – Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Green Transition Initiative (GTI) menilai tantangan terbesar pengembangan pasar karbon Indonesia saat ini bukan...

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Penghargaan TJSL di IDEAS 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) meraih penghargaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada ajang Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS)...

Hutan Gambut Berperan Jaga Pola Hujan, Riset BRIN Ungkap Faktanya

Ecobiz.asia – Penelitian terbaru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa hutan rawa gambut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan karbon, tetapi juga berperan...

Pertamina Siap Jalankan Mandatori B50, Masa Transisi Berlangsung hingga September

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) menyatakan siap menjalankan Program Mandatori Biodiesel 50% (B50) yang resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (9/7). Saat ini...

ASEAN Could Generate US$8.5 Billion from CORSIA Carbon Credit Market: Report

Ecobiz.asia – ASEAN member states could generate up to US$8.5 billion over the next decade by supplying eligible carbon credits to the aviation sector...