BRIN–CAST Jepang Teken MoU, Kembangkan Teknologi Sensor untuk Industri Energi dan Manufaktur

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang CAST Inc. untuk pengembangan teknologi sensor di sektor energi dan manufaktur.

Kesepakatan ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perwakilan Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) BRIN, Aam Muharam, dan CEO CAST Inc. Kei Nakatsuma di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Serpong, pada 15 April 2026.

Read also:  PGE Dorong Pengembangan Panas Bumi Berbasis Konservasi Satwa Endemik, Kembangkan Agroforestri Aren

Dikutip dari laman BRIN, Senin (20/4/2026), Kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi sensor untuk mendukung industri energi, baik berbasis bahan bakar fosil maupun energi baru terbarukan (EBT), termasuk pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU), panas bumi, dan teknologi hidrogen.

Sebagai koordinator, BRIN menunjuk Kepala Pusat Riset Teknologi Konversi Energi, Tata Sutardi, untuk mengawal implementasi kolaborasi tersebut.

Read also:  PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Dalam pelaksanaannya, riset juga akan melibatkan PLN Nusantara Power dan Pertamina Geothermal Energy guna memperkuat pengembangan teknologi di sektor energi.

Kolaborasi mencakup riset bersama, pertukaran data dan informasi ilmiah, pemanfaatan fasilitas riset, serta penyelenggaraan kegiatan ilmiah seperti seminar dan lokakarya.

Selain itu, kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperluas pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan Jepang.

Read also:  Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

MoU berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak. Kesepakatan ini menjadi langkah awal penguatan kemitraan riset bilateral dalam mendorong inovasi teknologi bagi industri energi dan manufaktur. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...

PT Timah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi, Penggunaan PLTS dan EV Jadi Prioritas

Ecobiz.asia — PT Timah Tbk tengah menyusun peta jalan dekarbonisasi untuk mendukung target emisi nol bersih (net zero emission). Perusahaan menghadapi tantangan dalam mengganti...

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Ecobiz.asia -- Mitsubishi Power, penyedia solusi pembangkit listrik dari Mitsubishi Heavy Industries Ltd. (MHI), telah menyelesaikan proyek retrofit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)...

Komitmen Iklim Indonesia Dinilai Lemah Lindungi Kesehatan, Polusi Udara Disorot

Ecobiz.asia – Komitmen iklim Indonesia dinilai belum memadai dalam melindungi kesehatan masyarakat, terutama karena lemahnya pendanaan, pemantauan, dan pengendalian polusi udara. Dalam Healthy NDC...

TOP STORIES

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Breakthrough Energy, Temasek Extend Southeast Asia Climate Tech Program Through 2030

Ecobiz.asia – Breakthrough Energy, Temasek and Enterprise Singapore have extended their climate technology innovation program in Southeast Asia for another three years, committing to...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Incar Dekarbonisasi Sektor Wisata, Pertamina NRE Garap Pasar Kredit Karbon Ritel Lewat Wisatawan Candi Borobudur

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan skema kompensasi emisi karbon sukarela bagi wisatawan Candi Borobudur,...

Singapura Periksa 10 Perusahaan Terkait Kabut Asap, Tegaskan Belum Ada Kesimpulan Pelanggaran

Ecobiz.asia – Pemerintah Singapura memeriksa dugaan keterkaitan 10 perusahaan yang terdaftar di negara tersebut dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang memicu kabut...