PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi di Waduk Sutami, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Proyek ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat portofolio energi baru terbarukan sekaligus mendukung transisi energi nasional.

PLTS Terapung Karangkates dirancang memiliki kapasitas sebesar 100 megawatt alternating current (MWac) atau sekitar 133 megawatt peak (MWp). Proyek ini dikembangkan melalui perusahaan patungan PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI).

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan proyek tersebut merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset waduk untuk menghasilkan energi bersih, sejalan dengan kebijakan pemerintah, rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) PLN, serta agenda swasembada energi nasional.

Read also:  IIGCE 2026 Digelar Agustus, Dorong Panas Bumi sebagai Baseload Transisi Energi

“PLTS Terapung Karangkates merupakan langkah strategis PLN Nusantara Power Group dalam memperkuat portofolio energi baru terbarukan di Indonesia. Kami memandang proyek ini bukan sekadar pembangunan pembangkit, melainkan simbol kolaborasi, optimalisasi aset nasional, dan upaya bersama untuk mewujudkan masa depan energi yang lebih hijau dan efisien,” ujar Ruly.

Pengembangan proyek ini telah melalui sejumlah tahapan penting, termasuk finalisasi perencanaan dan penyusunan studi kelayakan pada periode 2021–2022. Salah satu tonggak terbaru adalah pelaksanaan soft launching pada 10 Februari 2026 yang menandai dimulainya fase konstruksi proyek.

Sejumlah perizinan utama seperti dokumen kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR) untuk pembangkit dan sistem terapung, serta analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), telah diselesaikan. Sementara beberapa izin lanjutan seperti persetujuan penggunaan kawasan hutan (PPKH), izin pemanfaatan sumber daya air (IPSDA), serta sebagian komponen perizinan lingkungan lainnya ditargetkan rampung pada Maret 2026.

Read also:  PGN Group Borong 4 PROPER Emas dan 5 Hijau 2025

Penataan keramba jaring apung (KJA) di area proyek juga telah diselesaikan pada akhir Januari 2026 sebagai bagian dari penyiapan lokasi pembangunan.

Dari sisi rekayasa, proses persetujuan desain masih berlangsung, sementara pada tahap pengadaan material floater untuk kapasitas awal 5 MW telah berada di lokasi proyek. Proses fabrikasi komponen utama seperti modul fotovoltaik, inverter, dan struktur floater juga tengah berjalan.

Sekretaris Perusahaan PLN Nusantara Renewables, Ndaru Tri Hatmoko, mengatakan PLTS Terapung Karangkates diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi sistem energi nasional maupun masyarakat sekitar.

Read also:  SESMO Garap PLTS 262 MWp Rp3,5 T di IMIP, Masuk Tahap Konstruksi

“PLTS Terapung Karangkates berpotensi menyediakan listrik bagi sekitar 100.000 rumah tangga serta menurunkan emisi karbon hingga sekitar 181.700 ton CO₂ per tahun,” ujarnya.

Selain manfaat energi dan lingkungan, proyek ini juga diperkirakan menciptakan sekitar 600 lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Pengembangan PLTS terapung tersebut juga diharapkan dapat menarik investasi dan pendanaan internasional, sekaligus meningkatkan potensi wisata di kawasan Kabupaten Malang.

Area yang akan dimanfaatkan untuk proyek ini mencapai sekitar 71 hektare atau sekitar 5,3% dari total luas Waduk Karangkates. Melalui proyek ini, PLN Nusantara Power menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi energi bersih yang andal, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Terobosan Green CCS: PLN Nusantara Power Uji Teknologi Alga di Muara Karang

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang resmi mengukuhkan posisinya sebagai pusat inovasi energi hijau di Indonesia. Unit pembangkitan yang berlokasi...

Dapat Pendanaan Rendah Karbon, Venambak Eksekusi Proyek Tambak Udang Ramah Lingkungan di Sumbawa

Ecobiz.asia – PT Venambak Kail Dipantara mulai mengeksekusi proyek budidaya udang ramah lingkungan di Kabupaten Sumbawa setelah memperoleh pendanaan dari skema Low Carbon Development...

PIS–PGN Siapkan Ekosistem Maritim Energi Rendah Karbon, Dari LNG hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menjalin kerja sama untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan ekosistem...

Telkom–PGN Kerja Sama Pengembangan Green Data Center, Ada Lima Wilayah Potensial

Ecobiz.asia — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menjalin kerja sama strategis untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan...

PLN Nusantara Power Andalkan Energi Domestik dan Digitalisasi Jaga Keandalan Listrik

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan listrik nasional di tengah tekanan geopolitik global dengan mengoptimalkan energi domestik dan mempercepat...

TOP STORIES

BEL Valves Secures Multi-Million-Pound Contract for Indonesia’s First CCUS Project

Ecobiz.asia — UK-based valve manufacturer BEL Valves has secured a multi-million-pound contract to supply equipment for Indonesia’s first carbon capture, utilisation and storage (CCUS)...

Penghentian Open Dumping Tak Bisa Ditawar, KLH Dorong Percepatan Pemilahan Sampah

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama Pemerintah Provinsi Bali memperkuat komitmen penghentian praktik open dumping. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi...

Indonesia Hosts International Peat Fire Suppression Training with Global Partners

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry has organized an international training program on forest and land fire suppression in peatland ecosystems, involving global partners...

Kemenhut Gelar Pelatihan Internasional Pemadaman Gambut, Libatkan Korea hingga Prancis

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan menggelar pelatihan internasional pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ekosistem gambut dengan melibatkan sejumlah mitra global, termasuk Asian Forest...

PHM Evakuasi Nelayan di Kutai Kartanegara, Bukti Implementasi ESG di Lapangan

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil mengevakuasi tujuh nelayan yang terombang-ambing di tengah perairan Selat Makassar selama dua hari karena kapal mereka...