Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) masuk dalam jajaran Top 10 Jakarta Water Heroes 2026 pada kategori Pelopor Kantor Cerdas Penggunaan Air, sebagai pengakuan atas keberhasilannya menerapkan efisiensi pengelolaan air dan prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.
Penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PAM Jaya itu diserahkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, dalam ajang Jakarta Water Heroes 2026 di Jakarta, Jumat (26/6/2026). Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
Plt Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
“Bagi PTK, penghargaan ini merupakan suatu pengakuan, juga bukti bahwa komitmen PTK pada keberlanjutan memberikan nilai nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Eko.
Menurut dia, penghargaan dengan tema From Impact to Influence tersebut sejalan dengan upaya PTK untuk tidak hanya mengejar kinerja bisnis, tetapi juga menghadirkan dampak positif melalui praktik keberlanjutan yang dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan PTK untuk terus memperkuat kontribusi dalam mendukung target keberlanjutan di lingkungan Pertamina Group maupun secara nasional.
“PTK akan terus memperkuat implementasi ESG dalam setiap aspek bisnis, memperluas kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta mengembangkan berbagai inovasi yang mendukung efisiensi sumber daya dan pelestarian lingkungan,” katanya.
Sebagai perusahaan penyedia jasa logistik maritim terintegrasi, PTK terus mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam strategi bisnis melalui berbagai inisiatif efisiensi sumber daya, penguatan budaya operasional yang ramah lingkungan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung target pembangunan berkelanjutan. ***



