Dua Anak Harimau Sumatra Lahir di Lembaga Konservasi Taman Satwa Lembah Hijau Lampung

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Dua anak Harimau Sumatra lahir di Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung, memperkuat upaya pelestarian satwa dilindungi di Indonesia.

Kelahiran tersebut merupakan hasil perkawinan indukan jantan Kyai Batua dan betina Sinta, yang keduanya merupakan satwa hasil penyelamatan dari konflik manusia dan jerat pemburu liar. Ini menjadi kelahiran pertama harimau sumatra secara ex situ di Provinsi Lampung.

“Kami memberikan apresiasi atas keberhasilan LK Taman Satwa Lembah Hijau dalam mendukung program konservasi harimau sumatra. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara pemerintah, lembaga konservasi, serta para pihak yang terlibat,” ujar Kepala BKSDA Bengkulu-Lampung Agung Nugroho, Senin (4/5/2026).

Read also:  KLH Dorong Sektor Persampahan Jadi Sumber Ekonomi Karbon Daerah

Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan memperkuat komitmen perlindungan satwa liar, khususnya dalam menekan ancaman jerat dan perburuan ilegal.

Menurut dia, kelahiran ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan populasi, tetapi juga memiliki nilai strategis untuk edukasi, penelitian, dan peningkatan kesadaran publik, sekaligus memperkuat konservasi berbasis kolaborasi baik in situ maupun ex situ.

Read also:  ASPEBINDO Dorong Penyesuaian UU Energi untuk Perkuat Transisi Energi

Harimau Kyai Batua diselamatkan pada Juli 2019 di Lampung Barat dalam kondisi terjerat dan mengalami luka serius hingga harus menjalani amputasi pada kaki depan kanan. Sementara Sinta dievakuasi dari Bengkulu pada Desember 2024 dengan cedera berat akibat jerat yang menyebabkan cacat pada kaki belakang.

Perkawinan kedua individu dilakukan berdasarkan rekomendasi program Global Species Management Plan (GSMP) 2024/2025 yang dikoordinasikan bersama Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia.

Dalam studbook, Kyai Batua dan Sinta masing-masing tercatat dengan nomor SB ID 1886 dan SB ID 1998. Kedua anak harimau yang kini berusia sekitar tiga bulan dilaporkan tumbuh sehat di bawah pengawasan tim medik veteriner.

Read also:  Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, dari Biodiesel hingga Pengolahan Pala

Komisaris Utama Taman Satwa Lembah Hijau M. Irwan Nasution menyebut kelahiran ini sebagai bukti keberhasilan pengelolaan satwa hasil penyelamatan.

“Keberhasilan kelahiran ini menjadi bukti bahwa satwa hasil penyelamatan tetap memiliki potensi untuk berkembang biak secara optimal dalam pengelolaan yang tepat,” katanya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, dari Biodiesel hingga Pengolahan Pala

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Langkah ini menjadi...

Laba Melonjak 4,5 Kali Lipat, Samator Indo Gas Awali 2026 dengan Momentum Kuat

Ecobiz.asia -- PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) membuka tahun 2026 dengan performa yang mengesankan. Di tengah dinamika dunia usaha dan kebutuhan sektor...

Volume Naik, Fondasi Menguat: Samindo Jaga Ritme di Awal 2026

Ecobiz.asia -- Awal tahun menjadi panggung konsistensi bagi PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Di tengah dinamika industri pertambangan batubara, Perseroan membuka 2026 dengan ritme...

Menteri Jumhur Resmi Nahkodai KLH, Tekankan Environmental Ethics sebagai Kunci Perlindungan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan serah terima jabatan Menteri LH/Kepala BPLH dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Moh. Jumhur Hidayat...

TOP STORIES

IETA Sees Progress in Indonesia’s Carbon Market, Urges Clarity on Key Gaps

Ecobiz.asia — Global carbon market players have welcomed Indonesia’s latest forestry carbon trading regulation, while highlighting several critical challenges that must be addressed to...

Two Sumatran Tiger Cubs Born to Parents Rescued from Conflict and Poaching

Ecobiz.asia — Two Sumatran tiger cubs have been born at Lembah Hijau Wildlife Park, marking a significant milestone in Indonesia’s efforts to conserve protected...

PTBA Bicara Gasifikasi Batu Bara Jadi DME untuk Perkuat Ketahanan Energi

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mendorong pengembangan hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional...

ESG-IN, IDCTA Sign MoU to Advance Digitalization and Integrity of Indonesia’s Carbon Market

Ecobiz.asia — ESG-IN and the Indonesia Carbon Trade Association have signed a memorandum of understanding (MoU) to accelerate the development of a verified data-driven...

PHE Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Stabilitas Pasokan Energi di Tengah Tekanan Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam menjaga stabilitas pasokan energi...