Kembangkan Generasi Muda Indonesia BUMA International Group Gandeng Yayasan KSE

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group; IDX: DOID, sebelumnya dikenal dengan nama PT Delta Dunia Makmur Tbk) mengumumkan peresmian kemitraannya dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berbakat di Indonesia yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Kemitraan ini menegaskan komitmen BUMA International Group dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, dengan fokus pada generasi muda.

Kemitraan ini diresmikan melalui seremoni sederhana pada 4 Maret 2025, menandai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan sosial. Grup akan menyalurkan dua puluh beasiswa melalui KSE, yang akan diberikan kepada alumni program BUMA School yang dikelola oleh anak usaha Grup yang begerak di bidang sosial, terutama di bidang pendidikan, PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU).
 
Iwan Fuad Salim, Direktur BUMA International Group, menyatakan pihaknya merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan KSE, yang merupakan penyedia beasiswa terbesar di Indonesia di luar pemerintah. “Kami percaya bahwa generasi muda adalah sumber daya terbesar bagi suatu bangsa. Dengan berinvestasi dalam pendidikan dan pengembangan mereka, kami tidak hanya membentuk pola pikir mereka, tetapi juga masa depan negara kita,” kata Iwan akhir pekan lalu.  Inisiatif ini, lanjutnya mendorong misi perusahaan dalam membangun bangsa dan meningkatkan kesejahteraan sesama masyarakat Indonesia. 

Read also:  PHE Raih Dua Penghargaan Tertinggi pada ESG Governance KADIN–GAPPS International Awards 2026

Baca juga: BUMA Dapat Kucuran BCA 250 Juta Dolar AS Untuk Diversifikasi Bisnis Ramah Lingkungan

Sebagai institusi yang menghubungkan berbagai perusahaan dan individu dengan talenta muda berpotensi dari latar belakang ekonomi kurang mampu, Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) berperan aktif dalam memfasilitasi donasi dan mengimplementasikan program pengembangan keterampilan non-akademis yang terarah. Memasuki tahun ke-30, KSE telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 30.000 mahasiswa di 35 universitas di seluruh Indonesia.
 
Adrian Karim Januar, Ketua Eksekutif KSE, mengapresiasi kemitraan ini. Menurut Adrian, sejak awal berdiri, KSE telah berkontribusi untuk menyalurkan beasiswa berbasis kebutuhan (need-based), membuka akses pendidikan tinggi bagi mereka yang kurang beruntung secara ekonomi. “Kami senang dapat berkolaborasi dengan BUMA International Group, yang memiliki visi sejalan dalam membina dan mengembangkan talenta terbaik Indonesia. Kami berharap kemitraan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan Indonesia,” ujarnya.
 
Senada dengan Adrian, Kanya Stira Sjahrir, Chief Executive Officer BIRU, menegaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan beasiswa, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pengembangan anak muda Indonesia. “Kerja sama ini sejalan dengan misi BIRU untuk meningkatkan keterampilan dan menciptakan peluang kerja bagi generasi muda, serta berkontribusi dalam mengurangi pengangguran pemuda Indonesia sebesar 1% pada 2035. Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak mahasiswa berbakat di masa depan,” ungkapnya.
 
Rangkaian seleksi bagi calon penerima beasiswa dilakukan secara ketat, mencakup verifikasi dokumen dan wawancara untuk memastikan kandidat yang terpilih memenuhi kriteria yang ditetapkan. Para penerima beasiswa berasal dari berbagai universitas, di antaranya Politeknik Negeri Malang, Politeknik Manufaktur Bandung, Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Jenderal Achmad Yani.
 
Arman Nurdin, salah satu penerima beasiswa sekaligus alumni BUMA School 2023 dari Universitas Hasanuddin, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh BUMA Internasional Grup, “Beasiswa ini adalah kesempatan berharga bagi saya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan saya, baik secara akademik maupun non-akademik,” ujar Arman. Selain memberikan dukungan finansial, program ini juga membuka peluang bagi dirinya untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial yang memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman.
 
Lebih lanjut, BIRU bersama KSE juga akan memberikan pendampingan serta membekali penerima beasiswa dengan berbagai pelatihan, seminar, dan diskusi untuk mengembangkan keterampilan non-akademis (soft skills). Dengan keterampilan ini, mereka diharapkan semakin siap menghadapi dunia profesional, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi nyata di bidangnya masing-masing. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Transisi Energi Perlu Realistis, DMO Batubara Tetap Krusial bagi Ketahanan Energi

Ecobiz.asia -- Kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batubara dinilai berada di persimpangan antara menjaga ketahanan energi nasional, melindungi tarif listrik, dan menciptakan kepastian bagi...

Elnusa Luncurkan Journalistic Award 2026, Perkuat Literasi Energi Lewat Kolaborasi dengan Media

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi energi nasional dengan meluncurkan Elnusa Journalistic Award (EJA) 2026, sebuah ajang apresiasi...

Menteri LH Pimpin Penanaman Mangrove di Brebes, Dorong Percepatan Target 2 Miliar Pohon

Ecobiz.asia – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat memimpin penanaman mangrove di Pantai Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,...

PHE Raih Dua Penghargaan Tertinggi pada ESG Governance KADIN–GAPPS International Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali menorehkan prestasi di bidang keberlanjutan dengan meraih dua penghargaan tertinggi pada ajang ESG Governance KADIN–GAPPS International...

Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Ecobiz.asia -- Profesional pertambangan sekaligus Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas RI, Edi Permadi, meluncurkan buku berjudul Direktur di Usia 29 Tahun...

TOP STORIES

Aroma Liberika dan Komitmen CSR untuk Kalimantan Barat

Oleh : Gusti Hardiansyah (Guru Besar Universitas Tanjungpura, Ketua ICMI Orwil Kalbar) Ecobiz.asia - Malam itu, Ballroom Hotel Borobudur Jakarta tidak hanya menjadi ruang pertemuan....

Cegah Karhutla, KLH Minta Perusahaan Bantu Restorasi Gambut di Sekitar Konsesi

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meminta perusahaan pemegang konsesi kehutanan, perkebunan kelapa sawit, dan kawasan industri ikut merestorasi ekosistem gambut...

Indonesia Issues Presidential Directive to Protect Sumatran and Bornean Elephants

Ecobiz.asia — Indonesian President Prabowo Subianto has issued a presidential directive mandating a coordinated, cross-government effort to protect the populations and habitats of the...

Indonesia Becomes First Country to Implement Global Carbon Data Standard in National Registry

Ecobiz.asia — Indonesia has become the first country to implement the Climate Data Steering Committee (CDSC)'s Common Carbon Credit Data Model through its newly...

SRUK Resmi Meluncur, Indonesia Jadi yang Pertama Terapkan Standar Data Karbon CDSC

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) di Jakarta, Kamis (9/7/2026), yang sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di...