Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Keberhasilan industri pertambangan tidak lagi hanya diukur dari besarnya produksi maupun kontribusi terhadap penerimaan negara, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan di sekitar wilayah operasinya.

Gagasan tersebut menjadi pesan utama dalam peluncuran buku Some References About Community Development karya tokoh pertambangan nasional Jeffrey Mulyono, yang menyoroti pentingnya program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagai fondasi keberlanjutan wilayah tambang.

Hal tersebut disampaikan dalam peluncuran buku Some References About Community Development karya Jeffrey Mulyono, salah satu tokoh pertambangan nasional, yang digelar di Aula Pertemuan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Selasa (19/5).

Melalui buku tersebut, Jeffrey menekankan pentingnya program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Community Development sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan tambang terhadap masyarakat lokal.

Read also:  Gerak Hijau 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat, ANTAM Pamerkan Capaian Dekarbonisasi

“Melalui program Community Development, perusahaan-perusahaan pertambangan ikut mengantarkan masyarakat sekitar untuk dapat hidup lebih sejahtera, mandiri dan berkelanjutan,” ujar Jeffrey Mulyono, Direktur DVK Resources Pte. Ltd sekaligus Komisaris PT Manoor Bulatn Lestari.

Menurut Jeffrey, masyarakat di sekitar area tambang memiliki hak untuk memperoleh manfaat dari pemanfaatan sumber daya alam di wilayah mereka. Karena itu, program PPM tidak boleh hanya bersifat formalitas, melainkan harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa penciptaan lapangan kerja di sektor pertambangan tidak semata-mata berarti menjadikan masyarakat sebagai pekerja tambang, tetapi juga mendorong lahirnya masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan tidak bergantung pada keberadaan perusahaan tambang.

Read also:  Agincourt Resources Pertahankan Investasi Pendidikan Rp5,29 Miliar di Tengah Pemulihan Operasi

Rangkaian peluncuran buku turut diisi dengan diskusi panel yang dimoderatori Ketua Komite Bidang Pertambangan APINDO, Hendra Sinadia. Sejumlah panelis hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Dr. Eng. Ir. Fadhila Achmadi Rosyid dari Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr. Ir. Abrar Saleng dari Universitas Hasanuddin, pegiat sosial dan CSR Dra. Sarwat Fardaniyah, serta pakar pertambangan Simon Sembiring.

Dalam buku tersebut, Jeffrey membagikan sejumlah referensi program Community Development yang pernah dijalankan di berbagai perusahaan tambang. Empat pilar utama yang menjadi fokus program meliputi kesehatan dan gizi, pendidikan dan pengetahuan, kontribusi sosial, serta kebudayaan dan lingkungan.

Read also:  Ahmad Yani Terpilih sebagai Ketua API, Fokus Dorong Pengembangan Panas Bumi

Ia menilai pendekatan tersebut penting mengingat sumber daya tambang seperti batubara, nikel, dan bauksit merupakan sumber daya tak terbarukan yang pada akhirnya akan habis sehingga aktivitas pertambangan di suatu wilayah akan berakhir.

Karena itu, menurut Jeffrey, perusahaan tambang perlu mengambil peran dalam menyiapkan masyarakat agar mampu melanjutkan kehidupan ekonomi secara mandiri dan berkelanjutan setelah aktivitas tambang berhenti.

Untuk mencapai tujuan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perusahaan tambang, masyarakat hingga kalangan akademisi, dalam menjalankan program-program PPM di sektor pertambangan.***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Ahmad Yani Terpilih sebagai Ketua API, Fokus Dorong Pengembangan Panas Bumi

Ecobiz.asia — Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), Ahmad Yani, terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API)/Indonesian Geothermal Association (INAGA)...

MedcoEnergi Salurkan Bantuan Logistik bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7...

Agincourt Resources Pertahankan Investasi Pendidikan Rp5,29 Miliar di Tengah Pemulihan Operasi

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources (PTAR) tetap mempertahankan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Martabe Prestasi 2026, meski perusahaan masih berada...

Gerak Hijau 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat, ANTAM Pamerkan Capaian Dekarbonisasi

Ecobiz.asia -- Upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Pesan tersebut mengemuka dalam penyelenggaraan Gerak Hijau 2026 di kawasan Car Free Day...

Batik Karya UMKM Disabilitas Binaan Pertamina EP Tarakan Tampil di Forum Nasional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field membawa Batik Kalimantan Utara karya Kelompok Usaha Bersama Disabilitas Batik (Kubedistik) ke panggung nasional melalui ajang...

TOP STORIES

Menteri LH Teken Aturan Perdagangan Karbon Sektor Limbah, Link Download PermenLH No 11 Tahun 2026

Ecobiz.asia – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat menetapkan aturan baru perdagangan karbon sektor limbah melalui Peraturan Menteri Lingkungan...

Indonesia Looks to Climate Finance to Unlock 100 GW Solar Ambition

Ecobiz.asia – Indonesia is looking to international climate finance and private capital to help turn its 100 GW solar ambition into investment projects, as...

GIZ: Indonesia Faces 3.8 GW Annual Renewable Buildout Gap as Procurement Stalls

Ecobiz.asia – Indonesia needs to accelerate annual renewable power additions by around 3.8 GW to stay on track with its latest electricity supply plan,...

Indonesia’s Cheap Gas Recipients Still Lag on Energy Efficiency

Ecobiz.asia – Only 41 of 164 Indonesian companies receiving special natural gas prices and consuming more than 4,000 tonnes of oil equivalent (TOE) a...

Presiden Prabowo Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan, Perkuat Operasi Pemadaman

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan di tengah kondisi cuaca yang sangat kering akibat fenomena...