JDS Buka Drilling Academy Batch 7, Siapkan Generasi Unggul Energi Berkelanjutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Jakarta Drilling Society (JDS) resmi membuka Drilling Academy Program Batch 7 Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor energi, khususnya pengeboran minyak, gas bumi, dan panas bumi.

Program ini diluncurkan dalam Grand Opening Ceremony di Jakarta pada 18 April 2026, yang dihadiri perwakilan pemerintah, regulator, dan pelaku industri energi.

Ketua Umum JDS, Yudi Hartono, menegaskan kesiapan SDM menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan sektor energi di tengah tekanan produksi dan transisi energi.

Read also:  Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

“Industri energi saat ini menghadapi tekanan besar, baik dari sisi produksi maupun transisi energi. Karena itu, kita membutuhkan talenta yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga adaptif terhadap perubahan,” ujarnya.

Program ini menarik lebih dari 1.000 pendaftar, namun hanya 140 peserta yang lolos seleksi dan berhak mengikuti Drilling Academy Batch 7.

Sekretaris Jenderal JDS, Redha Bhawika Putra, mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kurikulum dan kolaborasi dengan industri untuk meningkatkan kualitas program. Ia juga mengungkapkan bahwa JDS telah memiliki Dana Abadi guna menjamin keberlanjutan pengembangan SDM energi.

Read also:  Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

“Dana Abadi ini menjadi langkah strategis agar program pengembangan SDM energi dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan,” katanya.

Sejak berdiri pada 2019, JDS telah meluluskan ratusan alumni yang kini bekerja di berbagai perusahaan energi. Minat terhadap program ini juga terus meningkat setiap tahun.

Pada penyelenggaraan tahun ini, JDS mengangkat tema “Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menempatkan generasi muda sebagai kunci dalam mendorong swasembada energi dan hilirisasi sumber daya alam.

Read also:  Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Perwakilan industri dan pemerintah turut menyoroti pentingnya kolaborasi dalam memperkuat ekosistem energi nasional. Perwakilan Pertamina, Wenny Ipmawan, menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, sementara perwakilan Kementerian ESDM menyampaikan komitmen pemerintah dalam mendukung target kapasitas energi nasional hingga 52 gigawatt pada 2034. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Ecobiz.asia -- Profesional pertambangan sekaligus Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas RI, Edi Permadi, meluncurkan buku berjudul Direktur di Usia 29 Tahun...

Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Ecobiz.asia – Keberhasilan industri pertambangan tidak lagi hanya diukur dari besarnya produksi maupun kontribusi terhadap penerimaan negara, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu...

PHI Lampaui Target Produksi Migas di Kuartal I, Luncurkan APEKA 2026 untuk Perkuat Sinergi Media

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target pada triwulan (TW) I 2026, dengan realisasi produksi minyak mencapai lebih...

Kartini 2026: MedcoEnergi Dorong Kesetaraan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Ecobiz.asia — MedcoEnergi menggelar peringatan Hari Kartini 2026 melalui konser tematik bertajuk “Cita-cita, Harapan, Aspirasi” di Soehanna Hall, The Energy Building Jumat (24/4). Kegiatan...

Peringati Hari Bumi 2026, Pertamina EP Sangatta Field Gelar Penanaman Pohon Penyerap Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman pohon dan kampanye pengurangan sampah plastik di Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam rangka...

TOP STORIES

Menteri Jumhur Targetkan Persoalan Sampah Beres 2028, Waste To energy Berkontribusi 12%

Ecobiz.asia - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, menargetkan persoalan sampah nasional dapat diselesaikan pada tahun 2028 dengan dukungan...

Pertamina dan SLB Perkuat Kolaborasi dalam Teknologi Hulu dan Solusi Rendah Karbon

Ecobiz.asia - PT Pertamina (Persero) dan SLB telah sepakat untuk menjajaki peluang penguatan kolaborasi dalam teknologi minyak dan gas bumi hulu, digitalisasi, dan solusi...

Carbon Digital Conference 2026 returns as Indonesia’s carbon market gains momentum under new forestry regulation

The Carbon Digital Conference (CDC) 2026 will return on 8-9 December 2026, bringing together carbon project developers, technology providers, policymakers, financiers, corporate buyers, investors,...

PLN EPI Ajak Pabrik Sawit Kembangkan BioCNG, Limbah POME Diolah Jadi Energi Bersih

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengajak pabrik kelapa sawit (PKS) berkolaborasi mengembangkan Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbasis limbah cair...

PGE Kantongi Pendanaan Global US$477 Juta untuk Tiga Proyek Panas Bumi

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperoleh dukungan pendanaan internasional senilai total 477,87 juta dollar AS untuk tiga proyek panas bumi setelah...