AMMAN Raih PROPER Hijau 2025, Dorong Inovasi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) meraih predikat PROPER Hijau dalam Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), menegaskan kinerja perusahaan yang melampaui standar kepatuhan dalam pengelolaan lingkungan dan sosial.

Penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi AMMAN dalam mengintegrasikan praktik keberlanjutan ke dalam operasional bisnis, mulai dari efisiensi energi hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menekankan bahwa PROPER menjadi instrumen penting dalam mendorong industri nasional bertransformasi menuju praktik yang lebih hijau.

“PROPER bukan sekadar penilaian teknis, tetapi bentuk kepercayaan yang harus dijaga untuk mendorong kinerja industri yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.

Read also:  Kartini 2026: MedcoEnergi Dorong Kesetaraan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan.

“Keberlanjutan adalah investasi strategis. Kami tidak hanya memenuhi kepatuhan, tetapi terus mendorong inovasi untuk menciptakan dampak positif yang terukur bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Salah satu pendorong utama capaian tersebut adalah inisiatif efisiensi energi, termasuk pengoperasian pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 26,8 MWp yang menjadi salah satu yang terbesar untuk sektor pertambangan di Indonesia. Upaya ini diperkuat dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) berkapasitas 450 MW sebagai bagian dari strategi transisi energi untuk menekan intensitas emisi.

Read also:  PHI Lampaui Target Produksi Migas di Kuartal I, Luncurkan APEKA 2026 untuk Perkuat Sinergi Media

Di sisi operasional, AMMAN juga melakukan inovasi melalui optimalisasi proses pengolahan bijih, termasuk penggantian liner SAG Mill untuk meningkatkan efisiensi energi. Selain itu, perusahaan mengembangkan pendekatan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah non-B3, seperti kardus bekas yang diolah menjadi mulsa organik untuk kebutuhan reklamasi.

Pada aspek lingkungan dan sosial, AMMAN menjalankan program konservasi di kawasan Gili Balu, Nusa Tenggara Barat, yang mencakup restorasi terumbu karang, konservasi penyu, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Read also:  Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Program pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian penting strategi perusahaan. Di Kabupaten Sumbawa Barat, lebih dari 125 keluarga terlibat dalam pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi. Sementara itu, inisiatif persemaian berbasis masyarakat turut mendukung kegiatan reklamasi sekaligus membuka peluang pendapatan bagi warga lokal.

Ke depan, AMMAN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat praktik keberlanjutan sebagai bagian integral dari strategi bisnis, seiring dengan upaya menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Ecobiz.asia – Keberhasilan industri pertambangan tidak lagi hanya diukur dari besarnya produksi maupun kontribusi terhadap penerimaan negara, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu...

PHI Lampaui Target Produksi Migas di Kuartal I, Luncurkan APEKA 2026 untuk Perkuat Sinergi Media

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target pada triwulan (TW) I 2026, dengan realisasi produksi minyak mencapai lebih...

Kartini 2026: MedcoEnergi Dorong Kesetaraan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Ecobiz.asia — MedcoEnergi menggelar peringatan Hari Kartini 2026 melalui konser tematik bertajuk “Cita-cita, Harapan, Aspirasi” di Soehanna Hall, The Energy Building Jumat (24/4). Kegiatan...

Peringati Hari Bumi 2026, Pertamina EP Sangatta Field Gelar Penanaman Pohon Penyerap Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman pohon dan kampanye pengurangan sampah plastik di Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam rangka...

JDS Buka Drilling Academy Batch 7, Siapkan Generasi Unggul Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Jakarta Drilling Society (JDS) resmi membuka Drilling Academy Program Batch 7 Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di...

TOP STORIES

Indonesia Prepares Energy Sector Carbon Trading Rules, Targets Up to US$7.7 Billion in Green Financing

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) is preparing new regulations for carbon trading in the energy sector as part of...

TuK Indonesia Soroti Minimnya Partisipasi Publik dalam Revisi POJK Keuangan Berkelanjutan, Desak Pencegahan Greenwashing

Ecobiz.asia — Transformasi untuk Keadilan Indonesia (TuK Indonesia) mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan pengawasan praktik greenwashing dalam...

Penguasaan Kehutanan yang Kedodoran

Oleh: Pramono Dwi Susetyo (Pernah Bekerja di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Penulis Buku Seputar Hutan dan Kehutanan, dan Membangun Hutan Menjaga Lingkungan) Ecobiz.asia...

Siapkan Generasi Energi Bersih, Pertamina NRE Kenalkan Perdagangan Karbon di PGTC 2026

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkenalkan konsep perdagangan karbon kepada mahasiswa dalam ajang Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 di...

Kementerian ESDM Siapkan Regulasi Perdagangan Karbon Sektor Energi, Incar Pendanaan Potensial US$7,7 Miliar

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan regulasi perdagangan karbon sektor energi melalui penyusunan Rancangan Peraturan Menteri (RPermen) ESDM tentang...