Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan program “Kemenhut Ramah Hewan” dengan menyediakan 10 titik “Tempat Traktir Kucing” di lingkungan kompleks Kemenhut Manggala Wanabakti Jakarta, sebagai bagian dari upaya pengelolaan kucing liar yang lebih tertib sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan satwa.

Program tersebut diresmikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni didampingi Sekretaris Jenderal Kemenhut Mahfudz, Kamis (12/3/2026). Peluncuran program juga dirangkaikan dengan kegiatan sterilisasi, trap–neuter–release (TNR), serta vaksinasi rabies bagi kucing liar di lingkungan kantor Kemenhut.

Raja Juli mengatakan kepedulian terhadap satwa dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan kerja.

Read also:  IIGCE 2026 Digelar Agustus, Dorong Panas Bumi sebagai Baseload Transisi Energi

“Jika kita ingin berbicara tentang melindungi satwa dan lingkungan, maka kita bisa memulainya dari tempat kita sendiri, termasuk di lingkungan Kementerian Kehutanan,” ujarnya.

Sebanyak 10 titik tempat pemberian pakan telah dipetakan di beberapa area yang menjadi lokasi berkumpulnya kucing di kompleks perkantoran Kemenhut. Fasilitas tersebut disiapkan untuk menata aktivitas pemberian pakan agar lebih terarah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan layanan sterilisasi gratis untuk 100 kucing jantan serta vaksinasi rabies bagi 100 kucing. Program ini bertujuan mengendalikan populasi kucing liar secara bertanggung jawab sekaligus menjaga kesehatan satwa dan lingkungan sekitar.

Read also:  Situasi Global Bergejolak, Pemerintah Perlu Hitungan Presisi Jaga Ketahanan BBM

Raja Juli menambahkan program “Kemenhut Ramah Hewan” diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, sekaligus ramah terhadap satwa.

Ia juga akan mendorong unit pelaksana teknis Kemenhut di berbagai daerah untuk mengadopsi langkah serupa dalam mengelola keberadaan satwa liar di lingkungan kantor secara lebih bertanggung jawab.

Read also:  BIRU Resmikan Training Center dan Test Center, Targetkan Perluas Akses Kerja Internasional

Pelaksanaan program dilakukan bekerja sama dengan anggota DPRD DKI Jakarta Francine Widjaja, komunitas pecinta hewan, tenaga medis hewan, serta pegawai Kementerian Kehutanan.

Francine mengapresiasi inisiatif Kemenhut yang dinilai sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan hewan.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan sterilisasi sekitar 22.000 kucing di Jakarta pada tahun ini. DPRD juga mendorong penambahan puskesmas hewan serta pembangunan rumah sakit hewan yang direncanakan beroperasi di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

BIRU Resmikan Training Center dan Test Center, Targetkan Perluas Akses Kerja Internasional

Ecobiz.asia – PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk (IDX: DOID), meresmikan pusat pelatihan (training center) di Depok, Jawa...

Situasi Global Bergejolak, Pemerintah Perlu Hitungan Presisi Jaga Ketahanan BBM

Ecobiz.asia -- Pemerintah perlu mengedepankan kehati-hatian dan perhitungan yang presisi dalam menetapkan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, di tengah...

IIGCE 2026 Digelar Agustus, Dorong Panas Bumi sebagai Baseload Transisi Energi

Ecobiz.asia — Indonesian Geothermal Association (INAGA) akan menggelar The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 pada 19–21 Agustus 2026 di Jakarta...

AMMAN Raih PROPER Hijau 2025, Dorong Inovasi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

Ecobiz.asia -- PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) meraih predikat PROPER Hijau dalam Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), menegaskan...

PHM Gelar Safari Ramadan di Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) PHM menggelar kegiatan Safari Ramadan di Balikpapan pada akhir pekan lalu sebagai...

TOP STORIES

BEL Valves Secures Multi-Million-Pound Contract for Indonesia’s First CCUS Project

Ecobiz.asia — UK-based valve manufacturer BEL Valves has secured a multi-million-pound contract to supply equipment for Indonesia’s first carbon capture, utilisation and storage (CCUS)...

Penghentian Open Dumping Tak Bisa Ditawar, KLH Dorong Percepatan Pemilahan Sampah

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bersama Pemerintah Provinsi Bali memperkuat komitmen penghentian praktik open dumping. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi...

Indonesia Hosts International Peat Fire Suppression Training with Global Partners

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry has organized an international training program on forest and land fire suppression in peatland ecosystems, involving global partners...

Kemenhut Gelar Pelatihan Internasional Pemadaman Gambut, Libatkan Korea hingga Prancis

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan menggelar pelatihan internasional pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ekosistem gambut dengan melibatkan sejumlah mitra global, termasuk Asian Forest...

PHM Evakuasi Nelayan di Kutai Kartanegara, Bukti Implementasi ESG di Lapangan

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil mengevakuasi tujuh nelayan yang terombang-ambing di tengah perairan Selat Makassar selama dua hari karena kapal mereka...