Transformasi Layanan kepada Publik, Badan Geologi Hadirkan Aplikasi GeoMap Up-Scale dan Perpustakaan Digital

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Badan Geologi Kementerian ESDM meluncurkan dua inovasi yaitu GeoMap Up-Scale dan Aplikasi Web Perpustakaan. 

Aplikasi GeoMap Up-Scale merupakan layanan berbasis web yang memberikan akses gratis ke peta-peta geologi yang dihasilkan Badan Geologi. 

“Peta-peta ini dapat bermanfaat memberikan pelayanan untuk menunjang dalam menyusun rencana pembangunan nasional, dalam menyusun penataan ruang, pengendalian lingkungan dan infrastruktur, mitigasi bencana, edukasi dan lain sebagainya” jelas Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid pada Peluncuran Aplikasi GeoMap Upscale dan Perpustakaan Geologi di Bandung, Jumat, 4 Oktober 2024.

Baca juga: Survei: Publik Setuju Pemisahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinilai Lebih Fokus

Read also:  LPEM UI: Kontribusi Ekonomi AMMAN Capai Rp173,4 Triliun Selama 2018–2024

GeoMap Up-Scale menghadirkan berbagai fitur terbaru, seperti peningkatan jumlah tema peta dari 12 menjadi 60 dan jumlah koleksi peta dari 4.882 menjadi 6.569 peta. 

Terdapat beberapa tema peta, mulai dari Peta Geologi, Peta Patahan Aktif, Peta Potensi Batubara, Peta Potensi Mineral Bukan Logam, Peta Wilayah Rawan Bencana Gempa Bumi Indonesia, Peta Hidrogeologi, Peta Cekungan Air Tanah, Peta Sebaran Sedimen Dasar Laut, Peta Sumber Daya Mineral Kelautan Indonesia dll.  

Aplikasi ini dapat diakses oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga sektor industri.

Read also:  Pulihkan Habitat Gajah di Lanskap Seblat, Kemenhut Gelar Operasi Gabungan Merah Putih

Sementara itu, aplikasi web perpustakaan memungkinkan pengguna untuk mengakses koleksi geologi dari berbagai satuan kerja di Badan Geologi secara daring selama 24 jam. 

Aplikasi ini merupakan wujud komitmen Badan Geologi untuk mempermudah akses publik terhadap informasi geologi.

Aplikasi web perpustakaan Geologi menyediakan akses ke koleksi yang terintegrasi dari berbagai pusat, seperti Pusat Survei Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, dan Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi. 

Read also:  Krisis Lingkungan, Menteri LH Ingatkan Fatwa Haram Buang Sampah di Sungai dan Laut

Baca juga: Investasi Berkelanjutan di Tanah Air Meningkat, PLN Siap Layani Kebutuhan Energi Bersih

Selain itu, aplikasi ini juga akan terus dikembangkan, termasuk fitur interaktif yang memungkinkan pengguna untuk berkonsultasi langsung dengan pustakawan secara daring. 

Akses pengguna dapat dilaksanakan secara daring melalui tautan https://geologi.esdm.go.id/perpustakaan/.

“Perkembangan teknologi dan informasi menuntut kita untuk melakukan digitalisasi pelayanan publik yang berkualitas dan adapatif. Aplikasi layanan GeoMap dan Perpustakaan Geologi saya harapkan menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik dalam bentuk penyedian berbagai tema peta,” pungkas Wafid. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

KKP Terbitkan Permen KP 6/2026, Ketentuan Ekspor Pasir Laut Dihapus

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan pelaksanaan pengelolaan...

Presiden Siapkan Inpres Penyelamatan Gajah, Intervensi Penyusutan Kantong Habitat

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto menyiapkan dua kebijakan strategis untuk memperkuat konservasi satwa liar dan pengelolaan kawasan konservasi, yakni Instruksi Presiden (Inpres) penyelamatan gajah...

Pertamina Evakuasi 19 Pekerja dari Irak dan Dubai, Perjalanan Pulang Capai 14 Hari

Ecobiz.asia — PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) berhasil mengevakuasi 19 Perwira yang bertugas di kawasan Timur Tengah, terdiri dari 11 pekerja di...

LPEM UI: Kontribusi Ekonomi AMMAN Capai Rp173,4 Triliun Selama 2018–2024

Ecobiz.asia -- Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) merilis kajian bertajuk Analisis Dampak Makroekonomi dan Sosial...

TOP STORIES

Govt Reviews Scheme as Norway Eyes Carbon Credits from Indonesia Floating Solar Projects

Ecobiz.asia — The government is currently reviewing the scheme in greater detail, including assessing long-term price considerations and mechanisms to ensure that potential funding...

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...