Ecobiz.asia – Perusahaan energi terbarukan asal Malaysia, Agrotech Bioenergy Sdn Bhd, menggandeng pengembang proyek karbon Monsoon Carbon untuk menjajaki pengembangan proyek kredit karbon berbasis biogas dan biomethane di Malaysia dan Indonesia.
Kolaborasi tersebut difokuskan pada identifikasi peluang menghasilkan Verified Emission Reductions (VER) dari proyek energi terbarukan yang mampu mengurangi emisi gas metana sekaligus menggantikan penggunaan bahan bakar fosil.
Dalam pernyataannya yang dipublikasikan di laman Sosial Medianya, Agrotech Bioenergy menyebutkan kredit karbon akan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kelayakan ekonomi proyek energi terbarukan sekaligus mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca di tengah meningkatnya komitmen dekarbonisasi berbagai sektor industri.
Kedua perusahaan berencana menerapkan berbagai metodologi penghitungan karbon guna menghasilkan kredit karbon berintegritas tinggi dari proyek-proyek biogas dan biomethane.
Kerja sama tersebut juga akan melibatkan pemilik proyek, kelompok perkebunan, pabrik kelapa sawit, investor, serta pelaku pasar karbon untuk mempercepat pengembangan proyek karbon di Malaysia dan Indonesia.
Menurut Agrotech Bioenergy, inisiatif tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengembang proyek energi terbarukan melalui pendapatan dari perdagangan karbon sekaligus membantu perusahaan memenuhi target keberlanjutan dan net zero emission.
Agrotech Bioenergy merupakan perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Malaysia dan berfokus pada pengembangan proyek biogas, biomethane, serta waste-to-energy, khususnya di sektor pertanian dan industri kelapa sawit. Perusahaan mengembangkan teknologi pemanfaatan limbah organik menjadi energi terbarukan dan produk ramah lingkungan.
Sementara itu, Monsoon Carbon merupakan perusahaan pengembang dan konsultan proyek karbon yang bergerak di pasar karbon sukarela. Perusahaan tersebut mendukung pengembangan, sertifikasi, hingga komersialisasi kredit karbon dari berbagai proyek, termasuk energi terbarukan, pengurangan emisi metana, dan Nature Based Solution. ***



