INPEX Kembali Salurkan Beasiswa untuk Dosen dan Mahasiswa UNLESA di Maluku, Dukung Peningkatan SDM

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — INPEX Masela, LTD., operator Proyek Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Maluku, kembali menyalurkan program beasiswa bagi dosen dan mahasiswa Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Program ini akan mendukung dua dosen melanjutkan studi doktoral (S3) dan 30 mahasiswa untuk jenjang sarjana (S1) pada tahun akademik 2025/2026.

Penyaluran beasiswa ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara daring antara Sr. Manager Communication & Relations INPEX Masela, Puri Minari, dan Rektor UNLESA Ferly Agustina Sairmaly.

Read also:  Susun Biennial Transparency Report, Indonesia Laporkan Capaian Pengurangan Emisi

Puri menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen INPEX mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku, khususnya di Kepulauan Tanimbar.

“Program Beasiswa INPEX diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak Tanimbar untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas SDM daerah secara berkelanjutan,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima Rabu (30/7/2025).

Ia juga menekankan pentingnya dukungan kepada dosen untuk memperkuat akreditasi UNLESA sebagai satu-satunya perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Read also:  ESGIN, KPCI dan KKDC Bangun Ekosistem Green Economy

“Kami berharap dukungan ini dapat mendorong UNLESA bersaing dengan universitas lain di Indonesia,” tambahnya.

Rektor UNLESA, Ferly Agustina Sairmaly, mengapresiasi kontribusi INPEX yang konsisten mendukung pengembangan SDM lokal sejak masa transisi kampus dari STIESA menjadi UNLESA. “Beasiswa ini sangat membantu mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kapasitas akademik, sejalan dengan upaya kami menuju akreditasi unggul,” katanya.

Read also:  Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Sejak diluncurkan pada 2014, program beasiswa INPEX di UNLESA telah mendukung lebih dari 550 mahasiswa sarjana, enam dosen studi magister (S2), dan tiga dosen studi doktoral (S3), mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pengembangan SDM lokal bahkan sebelum beroperasi penuh di wilayah tersebut.

Tahapan berikutnya adalah proses seleksi penerima beasiswa yang akan dilakukan bersama antara tim INPEX dan UNLESA. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

NCI dan Infini Asia Luncurkan FIST 1.0 untuk Perkuat Pengelolaan Data Proyek Nature-based Solutions

Ecobiz.asia — Nusantara Climate Initiative (NCI) bersama PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia) meluncurkan Forest Integrated System for Transparency (FIST) Version 1.0, platform digital...

BP BUMN Arahkan Perhutani Kembangkan Bisnis Karbon, Incar Pendapatan Rp1-2 Triliun

Ecobiz.asia – Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mengarahkan Perum Perhutani mengembangkan perdagangan karbon sebagai sumber pendapatan baru sekaligus bagian dari transformasi bisnis perusahaan. Dalam jangka...

Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (Eni), menjajaki penguatan kerja sama di sektor hulu dan hilir energi,...

TOP STORIES

Isometric Enters Avoided Deforestation. A New Protocol Takes Aim at Carbon Credit Integrity

Ecobiz.asia – Carbon credit certifier Isometric has expanded into avoided deforestation, introducing a new protocol designed to address concerns over the credibility of avoided...

Pemerintah Kebut PLTS 100 GW, Investasi Dibutuhkan Capai US$73 Miliar

Ecobiz.asia — Pemerintah mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun. Program tersebut diperkirakan membutuhkan...

Jababeka-Pertamina Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau, Siapkan Biometana hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Jababeka Tbk (KIJA) dan PT Pertamina (Persero) memperluas kerja sama transisi energi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, dengan menyiapkan pasokan dan...

Industri Tambang Kejar Ekspansi dan Hilirisasi, Kebutuhan Listrik Andal Ikut Melonjak

Ecobiz.asia — Kebutuhan energi industri pertambangan meningkat seiring ekspansi produksi dan hilirisasi, tetapi pelaku usaha menghadapi tantangan menjaga keandalan listrik sekaligus menekan emisi dari...

Elektrifikasi Industri Didorong untuk Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Ecobiz.asia — Elektrifikasi mulai didorong sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi industri berat yang masih banyak menggunakan bahan bakar...