Hadir di IPFEST 2025, PHR Dukung Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Perminyakan Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatra mendukung terciptanya generasi kerja yang berkompeten dan memiliki keahlian sesuai dengan dunia kerja dengan turut serta dalam agenda tahunan Integrated of Petroleum Festival (IPFEST) 2025.
 
Acara yang bertemakan “Enhancing the Role of Petroleum Engineering in Sustainable Energy Transition” merupakan sarana bagi pemangku kepentingan yang terlibat dalam industri migas untuk berkolaborasi, berinovasi dalam ketahanan energi guna menghadapi tantangan masa depan.
 
Dalam acara ini, Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan, mengisi sesi presentasi mengenai “Innovation and Technology for a Sustainable Oil & Gas Industry” yang banyak berbicara mengenai pentingnya industri migas bagi dunia, kebutuhan akan migas yang masih tinggi, serta peran PHR sebagai Perusahaan hulu migas dalam transisi dan ketahanan energi nasional. 

Baca juga: HPSN 2025: Ribuan Relawan Gelar Aksi Bersih Pantai di Seluruh Indonesia

Read also:  Situasi Global Bergejolak, Pemerintah Perlu Hitungan Presisi Jaga Ketahanan BBM
 
“Kebutuhan akan energi masih sangat besar baik domestik maupun global. Energi fosil yang sangat besar demi menjaga ketersediaan energi di masa transisi. Untuk itulah Pertamina Hulu Rokan tetap mengedepankan fokus pada pencapaian target pengeboran, eksplorasi pada Migas Non-Konvensional, hingga pengembangan energi terbarukan melalui PLTS,” ujar Ruby.
 
 
IPFEST 2025 merupakan kegiatan gabungan dari SPE ITB, IATMI ITB dan Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan Patra ITB. Sepanjang kegiatan, terdapat lebih dari 270 tim atau sekitar 1.000 peserta yang turut berkompetisi dalam ajang IPFEST dari seluruh Indonesia dan internasional. 

Baca juga: PGN Gandeng TNI AD, Perketat Keamanan Penyaluran Gas Bumi Nasional

Read also:  AMMAN Raih PROPER Hijau 2025, Dorong Inovasi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat
 
“IPFEST 2025 berupaya menjadi ajang yang dapat memberikan eksposur dan informasi yang dibutuhkan para mahasiswa khususnya di Teknik Perminyakan yang erat dengan industri migas untuk memitigasi kendala yang dihadapi ketika para mahasiswa memasuki dunia kerja,” ucap Executive Director IPFEST 2025 Rhazan Alifasa Adeandra dalam sambutannya.
 
IPFEST 2025 sebagai rangkaian acara internasional juga menyelenggarakan berbagai   kompetisi yang terkait dengan industri migas, kuliah umum, pameran, dan seminar keilmuan. Tahun ini, IPFEST 2025 menghadirkan rangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia.  ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Situasi Global Bergejolak, Pemerintah Perlu Hitungan Presisi Jaga Ketahanan BBM

Ecobiz.asia -- Pemerintah perlu mengedepankan kehati-hatian dan perhitungan yang presisi dalam menetapkan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, di tengah...

IIGCE 2026 Digelar Agustus, Dorong Panas Bumi sebagai Baseload Transisi Energi

Ecobiz.asia — Indonesian Geothermal Association (INAGA) akan menggelar The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 pada 19–21 Agustus 2026 di Jakarta...

AMMAN Raih PROPER Hijau 2025, Dorong Inovasi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat

Ecobiz.asia -- PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) meraih predikat PROPER Hijau dalam Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), menegaskan...

Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan program “Kemenhut Ramah Hewan” dengan menyediakan 10 titik “Tempat Traktir Kucing” di lingkungan kompleks Kemenhut Manggala Wanabakti Jakarta,...

PHM Gelar Safari Ramadan di Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) PHM menggelar kegiatan Safari Ramadan di Balikpapan pada akhir pekan lalu sebagai...

TOP STORIES

Indonesia to Launch Carbon Registry System in July, Invites Developers for Trial Phase

Ecobiz.asia — Indonesia is set to launch its Carbon Unit Registry System (SRUK) in July 2026 as a key infrastructure to support the country’s...

Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) Segera Diluncurkan, KLH Ajak Pengembang Proyek Ikut Uji Coba

Ecobiz.asia – Pemerintah segera meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai infrastruktur utama perdagangan karbon di Indonesia. Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan...

Dapat Pendanaan Rendah Karbon, Venambak Eksekusi Proyek Tambak Udang Ramah Lingkungan di Sumbawa

Ecobiz.asia – PT Venambak Kail Dipantara mulai mengeksekusi proyek budidaya udang ramah lingkungan di Kabupaten Sumbawa setelah memperoleh pendanaan dari skema Low Carbon Development...

PIS–PGN Siapkan Ekosistem Maritim Energi Rendah Karbon, Dari LNG hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menjalin kerja sama untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan ekosistem...

Siapkan Investasi Awal Rp420 M, Eco Power Nusantara Kembangkan Proyek Biochar hingga Kredit Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia — PT Eco Power Nusantara menyiapkan investasi awal sekitar US$25 juta atau setara Rp420 miliar untuk pengembangan proyek biochar dan kredit karbon berbasis...