Ecobiz.asia – PT Venambak Kail Dipantara mulai mengeksekusi proyek budidaya udang ramah lingkungan di Kabupaten Sumbawa setelah memperoleh pendanaan dari skema Low Carbon Development Initiative–Innovation and Technology Fund (LCDI-ITF).
Program LCDI-ITF merupakan kolaborasi Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas dan BPDLH bersama Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) untuk mendorong inovasi teknologi rendah karbon.
Dikutip dari siaran pers Venambak, Jumat (17/4/2026), proyek yang dikembangkan mengusung konsep budidaya udang “cerdas iklim” berbasis tambak tradisional yang ditingkatkan melalui intervensi teknologi.
Model ini mengintegrasikan penggunaan energi surya dengan fasilitas nursery pond untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menekan emisi dan biaya operasional.
Implementasi proyek di Sumbawa diarahkan untuk menjawab tantangan utama petambak tradisional, yakni peningkatan produktivitas tanpa meningkatkan jejak karbon. Pendekatan ini juga ditujukan untuk memperkuat keberlanjutan usaha budidaya di tingkat tapak.
Melalui pendanaan ini, Venambak menargetkan penguatan model akuakultur berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir dan efisiensi produksi berbasis teknologi. ***



