Telkom–PGN Kerja Sama Pengembangan Green Data Center, Ada Lima Wilayah Potensial

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menjalin kerja sama strategis untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon guna mendukung pengembangan green data center di Indonesia.

Melalui kerja sama ini, Telkom akan mengembangkan ekosistem digital dan pusat data yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi, sementara PGN memasok energi tersebut melalui pemanfaatan biomethane yang berasal dari limbah kelapa sawit, khususnya di wilayah Sumatra.

Ruang lingkup kerja sama mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau pada ekosistem data center Telkom Group, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan energi bersih yang andal untuk mendukung operasional pusat data generasi baru yang efisien dan berkelanjutan.

Read also:  Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi memperkuat infrastruktur digital nasional berbasis energi bersih.

“Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Kamis (16/4/2026).

Kolaborasi Telkom-PGN ditandai ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto di Jakarta, pada 10 April 2026.

Read also:  Pertamina dan LanzaTech Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Rendah Karbon

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menegaskan pengembangan biomethane menjadi bagian dari transformasi PGN sebagai penyedia energi rendah karbon.

“PGN tidak hanya menyediakan gas bumi konvensional, tetapi juga energi bersih yang menjadi fondasi infrastruktur masa depan,” kata Arief.

Secara operasional, terdapat lima wilayah strategis pengembangan data center Telkom Group yang berpotensi memanfaatkan pasokan energi PGN, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Wilayah tersebut telah terhubung dengan jaringan pipa gas eksisting PGN sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur.

Read also:  ASPEBINDO Dorong Penyesuaian UU Energi untuk Perkuat Transisi Energi

Selain memperkuat sinergi domestik, Telkom Group juga memperluas kolaborasi global dalam pengembangan green digital infrastructure, antara lain melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd melalui entitas pusat data NeutraDC.

Kolaborasi ini mencakup pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung operasional pusat data serta kebutuhan pelanggan industri.

Integrasi antara infrastruktur digital dan energi bersih tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan AI-ready green data center, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital regional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pangkas Emisi Karbon, PLN Gandeng MRT Jakarta dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) bersama PT MRT Jakarta dan PT Transportasi Jakarta meluncurkan kampanye “Green Future Powered Today” untuk mendorong penggunaan transportasi publik...

PGE Hemat Energi 90.502 MWh pada 2025, Perkuat Kontribusi Dekarbonisasi Nasional

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat penghematan energi sebesar 90.502,28 MWh sepanjang 2025 sebagai bagian dari upaya mendukung target Net Zero...

DEN Apresiasi Pengembangan Pembangkit Hybrid PLN NP di Cirata

Ecobiz.asia – Dewan Energi Nasional (DEN) mengapresiasi pengembangan kawasan pembangkit energi hybrid yang dioperasikan PT PLN Nusantara Power (PLN NP) di Waduk Cirata, Jawa...

PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional lewat Diversifikasi Pasokan dan LNG

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat perannya sebagai tulang punggung infrastruktur gas bumi nasional melalui penguatan...

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang di Lombok Barat

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menanam 2.500 pohon cemara udang di kawasan Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Lombok Barat, Nusa Tenggara...

TOP STORIES

Indonesia Bets on Certified Sustainable Timber to Expand U.S. Market Access

Ecobiz.asia — United States remains a strategic export market for Indonesia’s forestry products, with exports of Indonesian processed wood products to the U.S. reaching...

Pangkas Emisi Karbon, PLN Gandeng MRT Jakarta dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) bersama PT MRT Jakarta dan PT Transportasi Jakarta meluncurkan kampanye “Green Future Powered Today” untuk mendorong penggunaan transportasi publik...

Ekspor Produk Kayu ke AS Tembus US$1,94 Miliar, RI Andalkan Sertifikasi dan Produk Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Amerika Serikat masih menjadi pasar strategis bagi produk kehutanan Indonesia. Nilai ekspor produk kayu olahan Indonesia ke Negeri Paman Sam pada 2025...

Penuhi Kebutuhan Pasar, Menhut Jamin Produk Kayu Indonesia ke AS Legal dan Bersertifikat

Ecobiz.asia – Di tengah tuntutan global akan produk kayu berkelanjutan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjamin produk kayu Indonesia yang masuk ke pasar Amerika...

ASEAN Must Not Become Global Waste Dumping Ground, Circular Economy Must Advance

Ecobiz.asia — Indonesia has called for stronger regional cooperation in ASEAN to address increasingly complex challenges in chemical and waste management, including the growing...