Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Ceria Corp menyatakan dukungan terhadap percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Dukungan ini diwujudkan melalui sinergi lintas pemangku kepentingan guna memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekitar tambang.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan Komandan Distrik Militer (Dandim) 1412 Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Kolaka serta Pemerintah Kecamatan Wolo ke area operasional Ceria. Kunjungan ini difokuskan pada koordinasi kesiapan pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih di tingkat desa.

Dalam pertemuan tersebut, Ceria menyatakan kesiapan untuk mendukung koperasi sebagai wadah ekonomi produktif masyarakat, terutama dalam mengelola peluang usaha yang tumbuh seiring aktivitas pertambangan. Dukungan perusahaan diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan, akses usaha, serta integrasi koperasi dengan rantai pasok lokal.

Read also:  Rayakan 25 Tahun Kolaborasi, Chakra Jawara–IVECO Konsisten Hadirkan Truk Berkualitas untuk Keberlanjutan Bisnis

Dandim 1412 Kolaka Letkol Inf Choky Gunawan menegaskan peran TNI dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi. Menurutnya, Koperasi Merah Putih menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah lingkar tambang.

“Koperasi harus menjadi wadah yang sehat, transparan, dan benar-benar dikelola oleh masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan TNI penting untuk memastikan koperasi berjalan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (25/2/2026).

Pemerintah Kabupaten Kolaka menilai keberadaan Koperasi Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha kecil, petani, dan masyarakat desa di sekitar wilayah tambang. Koperasi diharapkan mampu menangkap peluang penyediaan barang dan jasa pendukung operasional, sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi di daerah.

Read also:  PHE ONWJ Raih Tujuh Penghargaan Indonesia Green Awards 2026 untuk Inovasi Lingkungan dan Sosial

Sementara itu, Ceria menegaskan pengembangan koperasi sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dan inklusif. Pendekatan ini diarahkan untuk memastikan manfaat ekonomi pertambangan tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

“Insha Allah kami siap mendukung program strategis nasional ini. Koperasi Merah Putih sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dalam penguatan ekonomi desa. Dukungan akan kami sinergikan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) maupun CSR perusahaan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, tata ruang, serta kepatuhan terhadap dokumen lingkungan,” ungkap Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Ceria Nugraha Indotama, Alpi Cekdin.

Read also:  PLN Klaim Program TJSL Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat, Gunakan Pendekatan CSV

Alpi juga menambahkan bahwa partisipasi aktif Ceria dalam pengembangan Koperasi Merah Putih turut mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ke-5 terkait hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta poin ke-6 yaitu membangun dari desa dan dari bawah guna mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

“Penguatan koperasi desa di wilayah tambang merupakan bagian dari ekosistem hilirisasi yang inklusif. Ketika industri berkembang, masyarakat sekitar juga harus tumbuh dan mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, terutama dalam membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi,” jelasnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya...

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

Indocement Manfaatkan RDF dari Sampah Perkotaan Kabupaten Paser sebagai Bahan Bakar Alternatif

Ecobiz.asia — PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Paser untuk memanfaatkan refuse-derived fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan...

Top! PGN Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik Versi TIME

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) masuk dalam daftar 500 perusahaan terbaik Asia-Pasifik versi Majalah TIME. Dalam pemeringkatan yang dirilis pada 11 Februari...

PalmCo Siap Bangun 16 Pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG), Olah Limbah 17 PKS Sawit

Ecobiz.asia – PTPN IV PalmCo bersiap membangun 16 unit pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG) secara serentak untuk mengolah limbah cair dari 17 Pabrik Kelapa...

TOP STORIES

Perusahaan Batubara dan Nikel yang Dibekukan KLH Capai 80 Unit, Masih akan Bertambah

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) membekukan izin lingkungan 80 unit usaha pertambangan batu bara dan nikel setelah menemukan pelanggaran serius...

Agincourt Resources in Talks Over Environmental Fine Worth Hundreds of Billions of Rupiah

Ecobiz.asia — PT Agincourt Resources, the operator of the Martabe gold mine, is negotiating with Indonesia’s Ministry of Environment/Environmental Control Agency (BPLH) over the...

Agincourt Resources Nego Pembayaran Denda Lingkungan Hidup, Nilainya Ratusan Miliar Rupiah

Ecobiz.asia — Pengelola tambang emas Martabe, PT Agincourt Resources, tengah bernegosiasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup terkait pembayaran denda lingkungan hidup bernilai...

Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya...

Percepat Transformasi Tata Kelola Sampah Nasional, Paradigma Kumpul–Angkut–Buang Harus Ditinggalkan

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa persoalan sampah telah berada pada tahap darurat dan memerlukan perubahan...