PLN Nusantara Power Andalkan Energi Domestik dan Digitalisasi Jaga Keandalan Listrik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan listrik nasional di tengah tekanan geopolitik global dengan mengoptimalkan energi domestik dan mempercepat digitalisasi pembangkit.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi Indonesia Energy Outlook in the Midst of Global Political Dynamics yang diselenggarakan Listrik Indonesia Forum di Jakarta.

Sebagai subholding pembangkitan, PLN Nusantara Power saat ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 18,3 gigawatt (GW) yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan dominasi sumber energi domestik.

Read also:  Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan kondisi geopolitik global menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

“Di tengah tekanan global, kami memastikan pasokan listrik tetap andal melalui optimalisasi energi domestik dan percepatan digitalisasi pembangkit,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Selasa (14/4/2026).

PLN NP mengandalkan batu bara dan gas sebagai tulang punggung pembangkitan untuk menekan ketergantungan pada energi impor. Efisiensi juga ditingkatkan melalui pengendalian specific fuel consumption (SFC) dan optimalisasi heat rate guna menjaga biaya produksi listrik tetap kompetitif.

Read also:  PLN Akan Luncurkan T-REC, Mudahkan Pelanggan Pantau Konsumsi Listrik Hijau Secara Rinci

Di sisi operasional, perusahaan menerapkan predictive maintenance dan pemantauan digital secara real-time melalui pengembangan smart power plant dan Nusantara Control Center untuk menekan downtime dan meningkatkan respons terhadap gangguan.

PLN NP juga memperkuat pengelolaan energi primer melalui integrasi sistem manajemen energi korporat serta koordinasi dengan pemasok bahan bakar.

Dalam mendukung transisi energi, perusahaan telah menerapkan cofiring biomassa di 25 unit PLTU serta mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan sistem hybrid berbasis battery energy storage system (BESS).

Read also:  Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Selain itu, PLN NP menyiapkan sistem kelistrikan untuk mengantisipasi pertumbuhan konsumsi listrik, termasuk dari kendaraan listrik.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi PLN Nusantara Power menuju perusahaan pembangkitan yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Sukses Ubah Emisi Karbon Jadi Soda Ash Bernilai Ekonomi, Kemenperin Dorong Teknologi CCU

Ecobiz.asia – Kementerian Perindustrian mendorong perluasan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) untuk menekan emisi sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi dari pemanfaatan kembali...

NHM-Perhapi Maluku Utara Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri Tambang

Ecobiz.asia – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggandeng Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi...

PGN Pangkas Emisi 29.575 Ton CO₂eq, Andalkan Dekarbonisasi untuk Efisiensi Biaya

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat penurunan emisi sebesar 29.574,87 ton karbon dioksida ekuivalen (tCO₂eq) hingga Agustus...

Xurya Soroti Kesiapan Teknologi dan SDM untuk Kejar Target PLTS 100 GWp

Ecobiz.asia — Target pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun ke depan tidak hanya membutuhkan percepatan konstruksi,...

Agrinas Palma, Fauji Foundation Jajaki Investasi Sawit Terintegrasi 200.000 Hektare

Ecobiz.asia -- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjajaki kerja sama dengan Fauji Foundation dari Pakistan untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit terintegrasi seluas 200.000 hektare...

TOP STORIES

Sukses Ubah Emisi Karbon Jadi Soda Ash Bernilai Ekonomi, Kemenperin Dorong Teknologi CCU

Ecobiz.asia – Kementerian Perindustrian mendorong perluasan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) untuk menekan emisi sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi dari pemanfaatan kembali...

Sang Hyang Seri dan Legasi Alam Kembangkan Biochar, Bidik Peluang Perdagangan Karbon

Ecobiz.asia – PT Sang Hyang Seri (Persero) menjajaki pengembangan teknologi biochar untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang perdagangan karbon melalui penyimpanan karbon jangka...

NHM-Perhapi Maluku Utara Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri Tambang

Ecobiz.asia – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggandeng Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menguji teknologi PertaPURE untuk mengolah air terproduksi (produced water) dari kegiatan produksi...