WWF, HSBC, Tusam Hutani Lestari, Gandeng Enam Universitas Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Enam universitas di Indonesia dan mancanegara sepakat memperkuat kolaborasi riset untuk konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan, Provinsi Aceh.

Kesepakatan ini menjadi bagian dari penguatan Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) yang diinisiasi WWF-Indonesia bersama Kementerian Kehutanan dan PT Tusam Hutani Lestari sejak 2025.

Kolaborasi riset tersebut diarahkan untuk mendukung pembentukan PECI Center sebagai pusat pengembangan ilmu, inovasi, dan kolaborasi multipihak dalam konservasi gajah Sumatra, dengan dukungan antara lain dari HSBC Indonesia.

Read also:  PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Conservation Director WWF-Indonesia Dewi Lestari Yani Rizki mengatakan keterlibatan perguruan tinggi menjadi kunci dalam penguatan pendekatan berbasis sains.

“Keterlibatan universitas menjadi pilar strategis sebagai pusat riset multidisiplin untuk mencari solusi atas tantangan konservasi gajah Sumatra di Aceh,” ujarnya dalam siaran pers di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan kerja sama ini akan mengonsolidasikan para ahli lintas bidang untuk menghasilkan praktik terbaik dalam konservasi.

Read also:  Komitmen Iklim Indonesia Dinilai Lemah Lindungi Kesehatan, Polusi Udara Disorot

Ketua Pusat Riset Kopi dan Kakao Universitas Syiah Kuala Abubakar menyebutkan para kampus telah menyusun rencana aksi bersama, termasuk pengembangan riset koeksistensi manusia dan gajah.

“Fokus riset mencakup penanganan konflik manusia dan gajah, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan di Lansekap Peusangan, termasuk kegiatan pendidikan, pelatihan, dan advokasi kebijakan,” ujarnya.

Dukungan pembiayaan terhadap pengembangan PECI Center juga diberikan oleh sektor swasta. Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia Nuni Sutyoko menyatakan kolaborasi ini bertujuan mendorong model konservasi yang berkelanjutan.

Read also:  Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

“Melalui kolaborasi dengan universitas dan WWF, kami ingin memastikan model konservasi ini dapat ditingkatkan skalanya dan menjadi contoh koeksistensi manusia dan gajah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Program PECI di Lansekap Peusangan juga mendapat dukungan pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris sebagai bagian dari upaya memperkuat konservasi satwa liar berbasis lanskap dan peningkatan ketahanan masyarakat sekitar hutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Komitmen Iklim Indonesia Dinilai Lemah Lindungi Kesehatan, Polusi Udara Disorot

Ecobiz.asia – Komitmen iklim Indonesia dinilai belum memadai dalam melindungi kesehatan masyarakat, terutama karena lemahnya pendanaan, pemantauan, dan pengendalian polusi udara. Dalam Healthy NDC...

Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menguji teknologi PertaPURE untuk mengolah air terproduksi (produced water) dari kegiatan produksi...

PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Ecobiz.asia — Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 menguji kombinasi batch drilling dan dual completion dalam pengembangan Sumur GNK-114 di Gunung Kemala, Prabumulih....

Rampungkan Proyek Strategis SNB AOI 1-3-5, Pertamina Hulu Mahakam Perkuat Pasokan Gas untuk Ketahanan Energi Nasional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), berhasil merampungkan Proyek Pengembangan Sisi Nubi Area of...

PHR Resmikan EPF Libo GS untuk Perkuat Produksi dan Keandalan Operasi Migas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan mengoperasikan Early Production Facility (EPF) baru di Libo Gathering Station (GS), Kabupaten Siak, Riau, untuk...

TOP STORIES

ESDM Bongkar Dugaan Tambang di Kebun Sawit, Sejumlah Perusahaan Asing Didalami

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memeriksa sejumlah kebun kelapa sawit yang diduga menjalankan kegiatan pertambangan di luar izin usaha....

PDC Bersama Pertamina dan PHE Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami, Seperti Apa?

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC), PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengembangkan teknologi geokimia untuk mendukung eksplorasi hidrogen alami...

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...

PT Timah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi, Penggunaan PLTS dan EV Jadi Prioritas

Ecobiz.asia — PT Timah Tbk tengah menyusun peta jalan dekarbonisasi untuk mendukung target emisi nol bersih (net zero emission). Perusahaan menghadapi tantangan dalam mengganti...

Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun 1.019 titik dalam sehari menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Meski penurunan...