Wamen LH Minta Pemudik Pilah Sampah Saat Mudik, Kurangi Beban TPA

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Diaz Hendropriyono mengingatkan potensi lonjakan sampah selama arus mudik Lebaran seiring meningkatnya jumlah penumpang di berbagai simpul transportasi. Pemerintah meminta pemudik dan pengelola transportasi bekerja sama menjaga kebersihan dengan memilah sampah sejak dari sumbernya.

Hal tersebut disampaikan Diaz saat meninjau fasilitas pengelolaan sampah di sejumlah simpul transportasi, yakni Terminal Klari, Stasiun Cirebon, Stasiun Tegal, dan Stasiun Semarang Tawang pada Sabtu (14/3).

Read also:  Pemilahan Sampah Jadi Penentu Keberhasilan Teknologi PSEL (Waste to Energy)

“Kami mendapat informasi jumlah pemudik di Stasiun Tegal saja bisa meningkat sekitar 20%. Artinya, volume sampah yang dihasilkan juga akan naik. Karena itu kami mengajak pemudik dan pengelola transportasi bersama-sama menjaga fasilitas umum agar tetap bersih dari sampah,” kata Diaz.

Dalam kunjungan tersebut, Diaz mengapresiasi pengelola transportasi yang telah menyediakan fasilitas pengelolaan sampah terpilah, termasuk tempat sampah yang memisahkan sampah organik, anorganik, dan B3 di sejumlah stasiun yang dikelola PT Kereta Api Indonesia.

Read also:  Menteri LH Kebut PSEL Jawa Barat, Jawab Krisis Sampah untuk Jadi Energi

Ia meminta pemudik ikut menjaga sistem pemilahan yang sudah tersedia dengan tidak mencampur kembali sampah yang telah dipisahkan. Menurutnya, pemilahan dari sumber akan mempermudah proses pengolahan sampah di tahap hilir.

Selain berdialog dengan pemerintah daerah dan pengelola transportasi, Diaz juga menyapa para pemudik di lokasi peninjauan. Dalam kesempatan itu, ia membagikan tempat makan, tumbler, serta perlengkapan P3K untuk mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

“Kami membagikan tumbler agar pemudik bisa memanfaatkan dispenser air minum yang tersedia tanpa harus membeli air kemasan plastik sekali pakai,” ujarnya.

Read also:  BPDLH Gandeng Perusahaan Global, Perkuat Pembiayaan Petani Agroforestri

Diaz juga mendorong pengelola simpul transportasi bekerja sama dengan bank sampah atau fasilitas pengolahan sampah berbasis masyarakat seperti TPS3R untuk mengurangi beban sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Kerja sama dengan bank sampah terdekat bisa dilakukan untuk mengambil sampah bernilai ekonomi, sementara sampah residu yang tidak memiliki nilai dapat dibawa ke TPA,” katanya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Laba Melonjak 4,5 Kali Lipat, Samator Indo Gas Awali 2026 dengan Momentum Kuat

Ecobiz.asia -- PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) membuka tahun 2026 dengan performa yang mengesankan. Di tengah dinamika dunia usaha dan kebutuhan sektor...

Volume Naik, Fondasi Menguat: Samindo Jaga Ritme di Awal 2026

Ecobiz.asia -- Awal tahun menjadi panggung konsistensi bagi PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Di tengah dinamika industri pertambangan batubara, Perseroan membuka 2026 dengan ritme...

Menteri Jumhur Resmi Nahkodai KLH, Tekankan Environmental Ethics sebagai Kunci Perlindungan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan serah terima jabatan Menteri LH/Kepala BPLH dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Moh. Jumhur Hidayat...

Cegah Korupsi, KPK Siapkan Kajian Tata Niaga Kayu dan Pelepasan Hutan

Ecobiz.asia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan dua kajian strategis di sektor kehutanan guna mencegah kebocoran penerimaan negara dan tindak pidana korupsi, khususnya pada...

Kemenhut Pilih 13 Taman Nasional Jadi Lokasi Pilot Inovasi Pembiayaan untuk Pemulihan Ekosistem

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan 13 taman nasional sebagai lokasi percontohan (pilot project) inovasi pembiayaan untuk mendukung pemulihan ekosistem dan penguatan pengelolaan kawasan...

TOP STORIES

Laba Melonjak 4,5 Kali Lipat, Samator Indo Gas Awali 2026 dengan Momentum Kuat

Ecobiz.asia -- PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) membuka tahun 2026 dengan performa yang mengesankan. Di tengah dinamika dunia usaha dan kebutuhan sektor...

Volume Naik, Fondasi Menguat: Samindo Jaga Ritme di Awal 2026

Ecobiz.asia -- Awal tahun menjadi panggung konsistensi bagi PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Di tengah dinamika industri pertambangan batubara, Perseroan membuka 2026 dengan ritme...

OJK to Revise Carbon Trading Rule, Targets June Completion

Ecobiz.asia — Indonesia’s financial regulator, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), is preparing to revise its carbon trading regulation and develop a supporting carbon registry system...

Menteri Jumhur Resmi Nahkodai KLH, Tekankan Environmental Ethics sebagai Kunci Perlindungan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan serah terima jabatan Menteri LH/Kepala BPLH dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Moh. Jumhur Hidayat...

Cegah Korupsi, KPK Siapkan Kajian Tata Niaga Kayu dan Pelepasan Hutan

Ecobiz.asia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan dua kajian strategis di sektor kehutanan guna mencegah kebocoran penerimaan negara dan tindak pidana korupsi, khususnya pada...