Siapkan STO, EDENA Kembangkan Bursa Aset Digital Karbon di Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Edena Capital Nusantara, anak usaha EDENA Group akan meluncurkan Security Token Offering (STO) pada kuartal IV 2025 sebagai platform bursa aset keuangan digital dengan fokus utama pada tokenisasi dan perdagangan kredit karbon terverifikasi.

Melalui platform ini masyarakat dunia dapat berinvestasi pada kredit karbon dengan harga receh mulai dari 10 dolar AS.

CEO EDENA Group, Wook Lee, menegaskan misi perusahaan adalah membuka akses terhadap aset premium, termasuk kredit karbon, bagi investor ritel.

Read also:  SRUK Development Hits 90%, Indonesia Prepares Interoperable Carbon Registry with Global Linkages

“EDENA telah menjadi unicorn global dan salah satu perusahaan fintech dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN. Misi kami adalah membuka akses ke aset-aset premium seperti kredit karbon melalui STO,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Senin (8/9/2025).

Sebagai langkah awal, EDENA Token telah tercatat di Indodax, bursa kripto terbesar di Indonesia, pada 5 September 2025.

Pencatatan ini memberi kesempatan bagi lebih dari 2,7 juta investor Indodax untuk ikut serta dalam ekosistem STO EDENA.

Read also:  SESMO Commences Construction of 262 MWp Solar Project at IMIP with BNI-Led Financing

Indodax sendiri mencatat volume perdagangan harian lebih dari 50 juta dolar AS dengan lebih dari 150 aset kripto yang aktif diperdagangkan.

EDENA juga tengah menyiapkan pencatatan di Tokocrypto, mitra resmi Binance di Indonesia, sekaligus menjajaki kerja sama dengan sejumlah bursa global lain.

Perusahaan menargetkan bisa terdaftar di lebih dari 10 bursa internasional pada 2026.

Read also:  ASEAN Steps Up Fight Against Invasive Species, Komodo National Park Proposed as Pilot

Selain menghadirkan akses investasi yang lebih luas, EDENA mengklaim keunggulan platformnya terletak pada biaya transaksi yang 90 persen lebih rendah dibanding sistem tradisional, transparansi catatan berbasis blockchain, serta kepatuhan penuh pada regulasi pemerintah.

EDENA Group, yang berkantor pusat di Singapura, merupakan perusahaan fintech ASEAN yang mengoperasikan bursa sekuritas digital berizin pemerintah di Korea, Kamboja, Malaysia, dan Indonesia. ****

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina NRE, CRecTech Explore Biogas-to-Biomethanol Project in Sei Mangkei

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) has signed a memorandum of understanding (MoU) with CRecTech Pte. Ltd. to explore the...

PLN EPI Develops Biomass Gasification, Karimun Set as Pilot for Diesel-to-Gas Conversion

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) is advancing biomass gasification as part of efforts to accelerate Indonesia’s diesel-to-gas conversion program, particularly...

SESMO Commences Construction of 262 MWp Solar Project at IMIP with BNI-Led Financing

Ecobiz.asia — PT Sumber Energi Surya Nusantara (SESMO) has commenced construction of a 262 MWp solar power plant at the Indonesia Morowali Industrial Park...

ASEAN Steps Up Fight Against Invasive Species, Komodo National Park Proposed as Pilot

Ecobiz.asia — ASEAN member states have agreed to accelerate efforts to control invasive alien species (IAS) through a new regional initiative aimed at curbing...

Indonesia, South Korea Sign Forestry Deals to Boost Fire Management, Climate Cooperation

Ecobiz.asia — Indonesia and South Korea have signed two strategic forestry cooperation agreements aimed at strengthening collaboration on sustainable forest management and forest fire...

TOP STORIES

Satgas PKH Serahkan Rp11,42 Triliun dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan ke Negara

Ecobiz.asia — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana Rp11,42 triliun ke kas negara serta melaporkan penguasaan kembali ratusan ribu hektare kawasan...

Percepat PSEL, Menteri LH Ingatkan Pemda Tetap Wajib Kelola Sampah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan pemerintah daerah memiliki kewajiban menjalankan pengelolaan sampah selama masa transisi...

PLN Nusantara Power, VOGO-ARSTROMA Explore Membrane-Based CCUS Development

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power has signed a memorandum of understanding (MoU) with VOGO-ARSTROMA to explore the development of carbon capture technology as...

BPDLH Gandeng Perusahaan Global, Perkuat Pembiayaan Petani Agroforestri

Ecobiz.asia – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) menggandeng perusahaan pemasok global dan offtaker untuk memperkuat pembiayaan sektor kehutanan berbasis agroforestri. Kolaborasi dilakukan dengan...

Situasi Global Bergejolak, Pemerintah Perlu Hitungan Presisi Jaga Ketahanan BBM

Ecobiz.asia -- Pemerintah perlu mengedepankan kehati-hatian dan perhitungan yang presisi dalam menetapkan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, di tengah...