Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan serta penguatan program keberlanjutan.

Dalam Laporan Keberlanjutan 2025 dan Laporan Tahunan 2025 yang telah disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan, perseroan mencatat kenaikan investasi lingkungan sebesar 54,3% menjadi US$43,79 juta.

Peningkatan investasi tersebut mendorong perbaikan kinerja energi, termasuk penurunan intensitas energi sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi dan transisi menuju operasi rendah karbon.

Read also:  APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Di sisi lingkungan, PT Vale merehabilitasi 156,67 hektare lahan pascatambang di Sorowako serta melakukan pemulihan daerah aliran sungai seluas 2.988 hektare di lima provinsi.

Pada aspek sosial, perseroan mengalokasikan investasi pengembangan masyarakat sebesar US$4,73 juta atau meningkat 18,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Program difokuskan pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Read also:  PDC Buka Dapur Rig ke Media, Kualitas dan Keamanan Pangan Jadi Pendukung Operasi Pengeboran

Perseroan juga mencatat 83,3% tenaga kerja berasal dari masyarakat lokal, dengan peningkatan representasi perempuan menjadi 12,1% di seluruh organisasi.

Kinerja tata kelola turut menguat, ditandai dengan perbaikan peringkat risiko ESG dari Sustainalytics menjadi 23,7, atau penurunan eksposur risiko sebesar 19,4%. Selain itu, skor ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) mencapai 99,53.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan ESG telah menjadi fondasi dalam setiap keputusan bisnis perusahaan.

Read also:  PGN Solution, Nusantara Regas Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Pipa Bawah Laut

“ESG tertanam dalam setiap keputusan yang kami ambil, membentuk cara kami beroperasi dan menciptakan nilai jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Jumat (1/5/2026).

Dia menyatakan Ke depan, Vale akan memperkuat integrasi ESG dalam proyek strategis di Sorowako, Pomalaa, dan Morowali guna mendukung agenda hilirisasi nasional serta transisi energi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Ecobiz.asia — APP Group menjadi perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan RE100, inisiatif global yang mendorong perusahaan menggunakan 100% listrik terbarukan dalam kegiatan operasionalnya...

PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Operasi Migas dengan Digital Twin dan AI

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Upstream Energy Transformation Award dalam Dataiku Summit 2026 atas penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI)...

Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas pembiayaan skala mikro bagi usaha masyarakat sekitar hutan dengan menggandeng PT Jebe Trading Indonesia (JB...

Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiapkan infrastruktur gas untuk menyalurkan biomethane yang diproduksi dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan...

Manfaatkan Energi Air Dunia, Low Carbon Aluminium INALUM Bidik Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat pemasaran aluminium rendah karbon dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium (Green Aluminium) kepada pelanggan...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...