Data Emisi Jadi Kunci Aksi Iklim, KLH Dorong Penguatan Inventarisasi GRK di Bali

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan agenda pengendalian perubahan iklim nasional sangat bergantung pada kualitas data emisi gas rumah kaca (GRK) di tingkat daerah. Tanpa inventarisasi yang kredibel, kebijakan mitigasi dan adaptasi berisiko tidak tepat sasaran.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Inventarisasi GRK dan Monitoring, Pelaporan, Verifikasi (MPV) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mitta Ratna Juwita, dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) inventarisasi GRK dan MPV yang digelar di Kabupaten Badung, Bali.

“Inventarisasi gas rumah kaca bukan sekadar kewajiban administratif. Ini adalah fondasi pengambilan keputusan untuk memastikan apakah kita benar-benar bergerak menuju pembangunan rendah karbon,” ujar Mitta dalam pernyataannya yang dikutip Rabu (25/2/2026).

Read also:  Permenhut 6/2026 Buka Peluang Masyarakat Terlibat Perdagangan Kredit Karbon Kehutanan

Bimtek yang diselenggarakan pada 18–19 Februari 2026 itu diikuti operator Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional (SIGNSMART) dari dinas lingkungan hidup provinsi dan kabupaten/kota di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta perwakilan sektor kehutanan, pertanian, energi, industri, dan limbah.

Menurut Mitta, data inventarisasi GRK menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan iklim, baik di tingkat daerah maupun nasional, termasuk untuk memenuhi komitmen penurunan emisi dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

“Jika fondasi datanya rapuh, maka kebijakan mitigasi di atasnya juga akan goyah,” tegasnya.

Selain penguatan data, KLH/BPLH juga menyoroti peran strategis pengelolaan sampah dalam pengendalian emisi, khususnya dari sektor limbah. Transisi pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) dari praktik open dumping menuju controlled landfill, pengelolaan lindi, serta pengendalian dan pemanfaatan gas metana dinilai krusial untuk menekan emisi GRK.

Read also:  Fairatmos Soroti Tantangan Proyek Karbon Biru, Kembangkan Solusi Digital

KLH/BPLH berharap melalui penguatan kapasitas dan bimbingan teknis ini, seluruh pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan laporan inventarisasi GRK, sehingga mendukung pelaporan iklim nasional yang akurat dan memperkuat kredibilitas komitmen Indonesia di tingkat global.

“Intinya adalah dari data menuju kebijakan, dari kebijakan menuju aksi, dan dari aksi menuju dampak yang terukur,” kata Mitta.

Penguatan inventarisasi GRK di Bali turut didukung kolaborasi antara Direktorat IGRK MPV KLH/BPLH dengan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Wilayah Bali–Nusa Tenggara. Dukungan ini mencakup pendampingan penyusunan laporan inventarisasi GRK dan MPV Provinsi Bali tahun 2024 dan 2025, serta koordinasi implementasi kebijakan transparansi iklim di tingkat subnasional.

Read also:  Dukung Capaian NDC, KLH/BPLH Jalin Kerja Sama dengan Hanns Seidel Foundation

Di tingkat daerah, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali mencatat kemajuan pelaporan. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup DKLH Bali, Ida Bagus Kadek Wiranegara, menyebut hingga 2025, lima dari sembilan kabupaten/kota di Bali telah menyampaikan laporan inventarisasi GRK.

“Lima daerah yang sudah melapor adalah Kota Denpasar, Kabupaten Buleleng, Gianyar, Jembrana, dan Tabanan. Empat kabupaten/kota lainnya masih dalam proses,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

KKP Jelaskan Mekanisme Perdagangan Karbon Biru, Wajib PKKPRL dan Teregistrasi di SRUK

Ecobiz.asia – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan mekanisme perdagangan karbon biru mensyaratkan integrasi antara kepastian tenurial ruang laut, sistem registrasi karbon,...

Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) Segera Diluncurkan, KLH Ajak Pengembang Proyek Ikut Uji Coba

Ecobiz.asia – Pemerintah segera meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai infrastruktur utama perdagangan karbon di Indonesia. Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan...

Siapkan Investasi Awal Rp420 M, Eco Power Nusantara Kembangkan Proyek Biochar hingga Kredit Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia — PT Eco Power Nusantara menyiapkan investasi awal sekitar US$25 juta atau setara Rp420 miliar untuk pengembangan proyek biochar dan kredit karbon berbasis...

Permenhut 6/2026 Buka Peluang Masyarakat Terlibat Perdagangan Kredit Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam perdagangan karbon sektor kehutanan melalui penerbitan Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut)...

Menhut Terbitkan Permenhut No 6 Tahun 2026, Atur Tata Cara Perdagangan Karbon Kehutanan

Ecobiz.asia - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni secara resmi menetapkan Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengatur tata cara perdagangan karbon...

TOP STORIES

Chinese National Named Suspect in Smuggling Protected Indonesian Birds Hidden in PVC Pipes

Ecobiz.asia — Indonesia’s Forestry Law Enforcement Agency for the Java, Bali, and Nusa Tenggara region (Jabalnusra) has named a Chinese national, identified as YJ...

BRIN, Japan’s CAST Sign MoU to Develop Sensor Technology for Energy and Manufacturing

Ecobiz.asia — Indonesia’s National Research and Innovation Agency (BRIN) has signed a memorandum of understanding (MoU) with Japan-based technology firm CAST Inc. to develop...

PDC Perkuat Program CSR Disabilitas, Dorong Kemandirian dan Akses Kerja

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi penyandang disabilitas dengan fokus pada pemberdayaan, inklusivitas, dan kemandirian...

WN Tiongkok Jadi Tersangka Penyelundupan Burung Dilindungi, Modus Paralon dalam Koper

Ecobiz.asia — Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) menetapkan warga negara Tiongkok berinisial YJ (51) sebagai tersangka kasus penyelundupan...

BRIN–CAST Jepang Teken MoU, Kembangkan Teknologi Sensor untuk Industri Energi dan Manufaktur

Ecobiz.asia — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang CAST Inc. untuk pengembangan teknologi sensor di sektor...