Patroli Gabungan Indonesia–Malaysia Amankan Ratusan Tanaman Dilindungi di Perbatasan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Tim patroli gabungan Indonesia–Malaysia berhasil mengamankan ratusan tanaman dilindungi dalam operasi lintas batas di kawasan Jagoi Babang–Pasar Serikin, perbatasan Kalimantan Barat dan Sarawak, pada 4–8 November 2025.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL) serta mempererat kerja sama penegakan hukum kehutanan di wilayah perbatasan kedua negara.

Dari hasil pemeriksaan terhadap lebih dari 250 kendaraan selama operasi berlangsung, tim gabungan menemukan 257 batang tanaman tanduk rusa (Platycerium sp) yang dibawa dari Indonesia dan akan dikirim ke Sarawak, Malaysia.

Read also:  Indonesia-Korsel Perkuat Pengendalian Karhutla melalui Pengembangan Forest and Land Fire Management Center

Spesies ini masuk dalam daftar tanaman dilindungi di Malaysia. Selain itu, pada 7 November tim juga menyita 18 batang cemara laut (Casuarina equisetifolia) dan 38 batang beringin (Ficus sp) yang juga termasuk jenis tanaman dilindungi.

Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan Leonardo Gultom menyebut patroli gabungan ini sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi dua negara dalam mencegah perdagangan ilegal spesies dilindungi.

“Patroli bersama ini memperkuat kerja sama bilateral dalam menjaga keanekaragaman hayati, mencegah perdagangan ilegal, dan menegakkan hukum konservasi di kawasan perbatasan,” kata Leonardo, Selasa (11/11/2025).

Read also:  Laba Melonjak 4,5 Kali Lipat, Samator Indo Gas Awali 2026 dengan Momentum Kuat

Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah menekan peredaran ilegal tumbuhan dan satwa liar di perbatasan.

“Kerja sama Indonesia dan Malaysia mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat pengendalian perdagangan ilegal, meningkatkan efektivitas penegakan hukum, serta membangun sinergi regional dalam menjaga ekosistem perbatasan yang rentan terhadap eksploitasi,” ujarnya.

Read also:  Gamer Kampanyekan Aksi Iklim dan Gaya Hidup Berkelanjutan, Dorong Penggunaan Perangkat Hemat Energi

Selain melakukan penegakan hukum, tim juga menggelar sosialisasi kepada warga dan pelintas batas mengenai larangan memperjualbelikan tumbuhan dan satwa dilindungi.

Operasi gabungan ini melibatkan berbagai instansi, antara lain Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Sarawak Forestry Corporation (SFC), Pasukan Gerakan Am Batalion 11 dan Polis Marin PDRM, Kodam XII/Tanjungpura, Satgas Pamtas Arhanud 1 Kostrad, Dinas LHK Kalimantan Barat, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, PSDKP Pontianak, serta Yayasan IAR Indonesia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Gamer Kampanyekan Aksi Iklim dan Gaya Hidup Berkelanjutan, Dorong Penggunaan Perangkat Hemat Energi

Ecobiz.asia – Komunitas gamer, streamer, dan e-sports bersama WWF-Indonesia mengampanyekan aksi iklim dan gaya hidup berkelanjutan dengan mendorong penggunaan perangkat listrik hemat energi serta...

Operasi Gabungan Kemenhut Tertibkan 5 Industri Kayu di Sumut, Ribuan Kayu Diduga Ilegal Diamankan

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan melalui tim operasi gabungan menertibkan lima industri pengolahan kayu atau sawmill di Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Dalam...

Lindungi Ekosistem dan Karbon, KKP dan PLN Sinergikan Penataan Ruang Laut untuk Infrastruktur Ketenagalistrikan

Ecobiz.asia - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT PLN (Persero) resmi menandatangani kerja sama penyelenggaraan penataan ruang laut untuk mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan...

Ekspor Produk Kayu ke AS Tembus US$1,94 Miliar, RI Andalkan Sertifikasi dan Produk Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Amerika Serikat masih menjadi pasar strategis bagi produk kehutanan Indonesia. Nilai ekspor produk kayu olahan Indonesia ke Negeri Paman Sam pada 2025...

Penuhi Kebutuhan Pasar, Menhut Jamin Produk Kayu Indonesia ke AS Legal dan Bersertifikat

Ecobiz.asia – Di tengah tuntutan global akan produk kayu berkelanjutan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjamin produk kayu Indonesia yang masuk ke pasar Amerika...

TOP STORIES

Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Ecobiz.asia – Keberhasilan industri pertambangan tidak lagi hanya diukur dari besarnya produksi maupun kontribusi terhadap penerimaan negara, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu...

Riau Tawari Proyek Karbon Hutan Masuk Skema Nesting, Ada Tiga Skenario

Ecobiz.asia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mempercepat proses nesting atau integrasi proyek karbon berbasis yurisdiksi sebagai bagian dari pengembangan ekonomi karbon nasional yang tengah...

Pasar Serap 5.202 Ton Kredit Karbon PalmCo, Pembeli Individu Meningkat

Ecobiz.asia – Partisipasi masyarakat dalam perdagangan karbon menunjukkan tren meningkat sepanjang 2025. Melalui platform IDX Carbon dan PTPN Carbon Hub, publik tercatat membeli 5.202...

PLN EPI Gandeng Sorbu Agro Energi Kembangkan Bioenergi Sorgum di Gorontalo

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menjajaki pengembangan bioenergi berbasis sorgum melalui kerja sama dengan PT Sorbu Agro Energi sebagai bagian...

Gamer Kampanyekan Aksi Iklim dan Gaya Hidup Berkelanjutan, Dorong Penggunaan Perangkat Hemat Energi

Ecobiz.asia – Komunitas gamer, streamer, dan e-sports bersama WWF-Indonesia mengampanyekan aksi iklim dan gaya hidup berkelanjutan dengan mendorong penggunaan perangkat listrik hemat energi serta...