Vanda RE Gandeng CATL Pasok Baterai untuk Proyek Energi Surya di Kepulauan Riau

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Vanda RE Pte Ltd menandatangani kesepakatan pasokan dengan perusahaan baterai terkemuka dunia, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), untuk mendukung pengembangan proyek energi surya dan penyimpanan energi di Kepulauan Riau, Indonesia.

Melalui perjanjian ini, Vanda RE akan memperoleh hingga 2,2 gigawatt hour (GWh) sistem penyimpanan energi baterai (battery energy storage system/BESS) dari lini produk EnerX milik CATL. 

Sistem tersebut akan digunakan untuk proyek Vanda Solar & Battery yang menggabungkan kapasitas panel surya sebesar 2 gigawatt peak (GWp) dan penyimpanan baterai sebesar 4,4 GWh.

Read also:  Magnifina Bawa PHR Berjaya di ENSIA 2026, Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Hasilkan Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Baca juga: Vanda RE Gandeng Black & Veatch untuk Proyek Surya-Baterai di Kepulauan Riau

Pabrik CATL di Karawang, Jawa Barat, akan memproduksi baterai tersebut, sekaligus membantu proyek ini memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). 

Pabrik dengan kapasitas produksi 15 GWh ini mulai dibangun pada akhir Juni 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan koridor ekonomi hijau antara Indonesia dan Singapura. 

Proyek-proyek seperti Vanda Solar & Battery dinilai mampu mendorong investasi fasilitas manufaktur berskala besar di Indonesia, mempercepat pengembangan rantai pasok teknologi bersih, dan menurunkan biaya energi terbarukan domestik.

Read also:  PGN Solution, Nusantara Regas Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Pipa Bawah Laut

“Pengumuman ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan proyek Vanda Solar & Battery,” kata Enda Ginting, Country Manager Indonesia Gurīn Energy, salah satu pemilik Vanda RE, dalam pernyataannya, Kamis (17/7/2025), 

Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan CATL memastikan penggunaan teknologi baterai terbaik dalam proyek ini.

Baca juga: Ekspor Listrik Hijau Indonesia, Vanda RE Kantongi Lisensi dari EMA Singapura

Read also:  Dua Bulan Beroperasi, DSI Petakan Ekspor Komoditas Strategis Senilai US$14 Miliar

Sebelumnya, Vanda RE juga telah menandatangani kesepakatan penyediaan panel surya sebesar 1 GW dan menunjuk konsultan teknik utama proyek. 

Ginting menyebutkan bahwa capaian ini mencerminkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap visi koridor hijau Indonesia–Singapura.

Proyek ini dikembangkan oleh Vanda RE, perusahaan patungan Gurīn Energy dan Gentari melalui Gentari International Renewables Pte Ltd. 

Kedua perusahaan berkomitmen mengembangkan energi terbarukan di Asia, khususnya melalui pemanfaatan tenaga surya dan sistem penyimpanan energi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

Pangkas Penggunaan BBM, PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyiapkan jaringan logistik Liquefied Natural Gas (LNG) untuk memasok gas ke pembangkit berkapasitas total 477...

MNK Rokan Jadi Pijakan Awal Pertamina Kembangkan Ekosistem Migas Non-Konvensional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadikan pengembangan Migas Non Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan sebagai pijakan awal untuk membangun kapabilitas dan...

Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai fasilitas percontohan untuk mengembangkan...

ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

Ecobiz.asia – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) bersama peserta Women On The Move 2026 melakukan aksi konservasi laut di Medana Bay, Lombok, dengan melepasliarkan...

TOP STORIES

Verra Launches Scope 3 Standard Program to Certify Value Chain Climate Action

Ecobiz.asia – Verra has launched its Scope 3 Standard (S3S) Program, a framework designed to quantify, verify and certify the climate outcomes of projects...

Pantauan Karhutla Kemenhut: Hotspot Kalteng dan Kalbar Turun Tajam, Sumsel Malah Naik

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional turun 400 titik menjadi 1.037 titik hingga Selasa (15/9/2026) malam....

B50 Sudah Mengalir di 94% SPBU, Pemerintah Kejar Deadline Transisi 1 Oktober

Ecobiz.asia — Implementasi biodiesel 50% atau B50 telah menjangkau 6.050 dari 6.412 SPBU di seluruh Indonesia atau sekitar 94%. Pemerintah kini mengejar penyelesaian transisi...

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

WWF Indonesia dan DIPI Dorong Transformasi Ritel untuk Perkuat Pangan Sehat dan Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Transformasi sistem pangan di Indonesia perlu didorong dari hulu hingga hilir dengan melibatkan peritel sebagai penghubung utama antara produsen dan konsumen. Penguatan...