Ceria Corp Perkuat Komitmen ESG Lewat Program Green Legacy

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Ceria Corp mempertegas komitmennya terhadap keberlanjutan dengan menggelar program penanaman pohon Green Legacy di area revegetasi Emerald Puncak, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Selasa 9 Juni 2026 dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Program bertema “Satu Pohon, Satu Warisan, Satu Komitmen” tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat pemulihan lingkungan, meningkatkan fungsi ekologis kawasan pascatambang, serta menanamkan budaya keberlanjutan di lingkungan kerja.

Read also:  Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Kegiatan ini digelar tidak lama setelah Ceria meraih PROPER Hijau periode 2024-2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai pengakuan atas kinerja pengelolaan lingkungan yang melampaui standar kepatuhan (beyond compliance).

Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama, Abdul Haris Tatang, mengatakan Green Legacy dirancang untuk menghubungkan setiap individu dengan upaya pemulihan lingkungan yang berkelanjutan.

“Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol kontribusi terhadap masa depan yang lebih hijau sekaligus bagian dari perjalanan transformasi keberlanjutan perusahaan,” ujarnya.

Read also:  HDI Jajaki Kolaborasi dengan BRIN Kembangkan Teknologi Hidrogen untuk Energi

Sebagai inovasi, seluruh pohon yang ditanam didokumentasikan secara digital, mencakup identitas penanam, jenis tanaman, lokasi, dan tanggal penanaman. Data tersebut terintegrasi dalam sistem perusahaan sehingga pertumbuhan tanaman dapat dipantau secara berkelanjutan.

Head of Sustainability & Corporate Management System Ceria Corp, Krishna Ismaputa, mengatakan program tersebut sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya aksi iklim, perlindungan ekosistem, dan pemulihan keanekaragaman hayati.

Read also:  Pertamina dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia

Hingga saat ini, Ceria telah merevegetasi lahan seluas 199,64 hektare, melampaui kewajiban minimum yang ditetapkan regulator. Capaian tersebut menjadi bagian dari implementasi prinsip Good Mining Practice dan penguatan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan.

Melalui Green Legacy, Ceria berharap dapat memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan nilai keberlanjutan jangka panjang bagi generasi mendatang. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan,...

PLN Nusantara Power Hasilkan 490,5 GWh Energi Hijau dari Cofiring Biomassa pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat peran biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Sepanjang semester I 2026, implementasi program...

HDI Jajaki Kolaborasi dengan BRIN Kembangkan Teknologi Hidrogen untuk Energi

Ecobiz.asia – PT Hidro Dinamika Internasional (HDI) menjajaki kerja sama riset dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempercepat pengembangan teknologi hidrogen di...

Bio Farma Mulai Gunakan CNG, Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Ecobiz.asia – PT Bio Farma (Persero) resmi bekerja sama dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) untuk memanfaatkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai sumber...

Terapkan Biodiesel B50 pada Lokomotif dan Kereta Pembangkit, KAI Perankan Dua Sisi Transisi Energi

Ecobiz.asia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada sarana diesel sejak 1 Juli 2026. Penerapan tersebut mencakup...

TOP STORIES

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan,...

Indonesia Prepares Hydrogen-Diesel Bus Pilot to Advance Clean Transport

Ecobiz.asia – Indonesia is preparing to pilot a Hydrogen-Diesel Dual Fuel (H2 DDF) bus as part of its efforts to introduce hydrogen into the...

Kebijakan Kehutanan Masih Bertumpu pada Interpretasi Tunggal, Sederhanakan Keragaman Sejarah, Sosial, Budaya

Ecobiz.asia – Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ahmad Maryudi, menilai kebijakan kehutanan di Indonesia masih bertumpu pada interpretasi tunggal mengenai penguasaan...

Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

Ecobiz.asia – Pemerintah mulai menyiapkan uji coba bus berbahan bakar campuran hidrogen dan solar (Hydrogen-Diesel Dual Fuel/H2 DDF) sebagai langkah awal penerapan hidrogen di...

Champion Tidak Dilahirkan tapi Dibentuk, Mengapa Keteladanan Menjadi Investasi Terbesar dalam Membangun Masa Depan Bangsa

Oleh: Diah Y. Suradiredja (Founder of Natural Resources Development Center) Tulisan ini disusun sebagai sebuah Thought Leadership Paper, bukan sebagai artikel populer maupun kajian akademik yang...