Transformasi Eceng Gondok: Inisiatif Hijau PLN UP Cirata untuk Lingkungan dan Ekonomi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power UP Cirata terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kinerja sekaligus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat secara luas, khususnya terkait lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Program Lentera Hijau, sebuah inisiatif berbasis kolaborasi yang mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi berkelanjutan.

Program Lentera Hijau merupakan bentuk sinergi antara PT PLN Nusantara Power UP Cirata dengan masyarakat sekitar Waduk Cirata, Kelompok CIECRA dan ECI, serta tokoh lokal Duduy Abdullah yang dikenal sebagai local hero dalam pemanfaatan gulma eceng gondok. Melalui program ini, eceng gondok yang semula dianggap sebagai pengganggu ekosistem perairan, berhasil diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan sumber pendapatan masyarakat.

Read also:  Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

Baca juga: PLN Nusantara Power dan Menteri LH/Ka. BPLH Tanam 1.500 Pohon dan Tebar Benih Ikan di Telaga Madirda

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmanyah turut menyampaikan arah fokus perusahaan yang tidak saja menyediakan listrik berkualitas, namun juga memerhatikan aspek social dan lingkungan. 

“Kami percaya bahwa energi tidak hanya tentang listrik—tetapi tentang kehidupan. Melalui program-program seperti Lentera Hijau, kami berupaya menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Inovasi hijau dan pemberdayaan masyarakat adalah dua sisi dari komitmen kami untuk menghadirkan pembangkit yang tak hanya andal secara teknis, tapi juga relevan secara sosial dan ekologis,”ujar Ruly.

Read also:  Dua Kapal Berhasil Keluar dari Area Konflik Timur Tengah, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Normal

Dalam pelaksanaannya, Program Lentera Hijau tidak hanya berfokus pada pengendalian gulma secara konvensional, tetapi juga mengadopsi pendekatan eco-inovasi yang mengintegrasikan teknologi pemantauan berbasis citra satelit. Teknologi ini memungkinkan proses deteksi dan pengendalian eceng gondok dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan efisien dibandingkan metode manual.

Baca juga: Hijaukan Sungai Maron, PLN NP Satukan Energi dan Alam

Selain itu, program ini juga memanfaatkan energi terbarukan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung proses produksi pakan ternak dari hasil olahan eceng gondok. Langkah ini menjadi wujud nyata pemanfaatan energi ramah lingkungan yang sejalan dengan operasional PLTA Cirata dan komitmen perusahaan terhadap transisi energi bersih.

Read also:  Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Program Lentera Hijau tak hanya memberi dampak positif dari sisi lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah secara sosial dan ekonomi. Dengan melibatkan kelompok rentan dan masyarakat marginal secara aktif, program ini menjadi contoh pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Indonesia May Expand Palm Oil-based Biodiesel if Oil Supply Tightens, Minister Says

Ecobiz.asia — Indonesia may increase the use of crude palm oil (CPO) to produce biodiesel if global oil supplies become difficult to secure amid...

Indonesia, Singapore Advance Clean Power Export Plan, Explore CCS Cooperation

Ecobiz.asia — Indonesia and Singapore are advancing plans for cross-border clean electricity exports while exploring new collaboration on low-carbon technologies, including Carbon Capture and...

Sudah Kantongi Izin Lingkungan dan Hutan, INPEX Tegaskan Komitmen Percepat Proyek Masela

Ecobiz.asia — INPEX Corporation menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan Proyek Abadi Masela setelah proyek gas raksasa tersebut mengantongi sejumlah perizinan kunci dari pemerintah Indonesia,...

RI–Jepang Teken Kerja Sama Mineral Kritis dan Pengembangan Energi Nuklir

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia dan Jepang menandatangani nota kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir untuk memperkuat ketahanan energi serta mendukung pengembangan...

Bahlil: Jika Pasokan Minyak Tak Aman, RI Akan Perbesar Biodiesel dari CPO

Ecobiz.asia — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan Indonesia siap meningkatkan pemanfaatan minyak sawit menjadi biodiesel jika pasokan minyak dunia tidak...