Dua Kapal Berhasil Keluar dari Area Konflik Timur Tengah, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Normal

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina International Shipping (PIS) melaporkan, dua kapalnya berhasil keluar dari kawasan konflik di Timur Tengah, sementara dua kapal lainnya masih berada di Teluk Arab dan menunggu kondisi aman untuk melintas keluar melalui Selat Hormuz.

Dari empat kapal PIS yang beroperasi di kawasan tersebut, kapal PIS Rinjani dan PIS Paragon tercatat telah meninggalkan area konflik. Sementara itu, dua kapal lainnya yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di Teluk Arab dan menunggu perkembangan situasi keamanan sebelum melanjutkan pelayaran.

Read also:  Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

“Kedua kapal tersebut dilaporkan dalam kondisi aman,” kata Vega Pita, Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping dalam pernyataannya, Selasa (10/3/2026).

Kapal Gamsunoro mengangkut kargo milik konsumen pihak ketiga, sedangkan VLCC Pertamina Pride tengah menjalankan misi pengangkutan minyak mentah jenis light crude oil untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

PIS menegaskan bahwa rantai pasok energi nasional tetap berjalan normal di tengah dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Distribusi energi didukung oleh sekitar 345 armada kapal yang dikelola berbagai entitas dalam PT Pertamina (Persero) Group.

Read also:  PLTS Terapung Gajah Mungkur Ditarget Beroperasi 2027, Kapasitas 218 GWh

Perusahaan juga menyatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam menentukan skema distribusi energi paling aman dan efektif melalui pendekatan Regular, Alternative, dan Emergency untuk menjaga kelancaran pasokan energi bagi masyarakat.

Selain itu, PIS melakukan pemantauan intensif secara 24 jam penuh terhadap seluruh armada, kru, serta aktivitas operasional kapal melalui sistem pemantauan real-time.

Read also:  MedcoEnergi Catat Kinerja Produksi 1H26 Naik 19%, Pertahankan Panduan 2026

Perusahaan juga menjalin koordinasi dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat guna memastikan keselamatan kru dan keamanan muatan kapal di tengah situasi kawasan yang dinamis. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...

Karhutla Dekati Sumur ML-12, Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade

Ecobiz.asia — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mendekati fasilitas operasi Sumur ML-12 milik...

BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Ecobiz.asia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat portofolio pembiayaan yang terkait aspek sosial dan lingkungan mencapai Rp842,1 triliun hingga akhir triwulan...

ESGIN, KPCI dan KKDC Bangun Ekosistem Green Economy

Ecobiz.asia – PT ESGIN Global Partners (ESGIN), Koperasi Pangan Cendekia Indonesia (KPCI), dan Koperasi Kencana Darma Cendekia (KKDC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan...

Ascenso Bidik Industri Tambang Indonesia dengan Ban Radial OTR hingga 49 Inci

Eciobiz.asia -- Produsen ban asal India, Ascenso Tyres, memperluas bisnisnya ke sektor pertambangan Indonesia melalui peluncuran portofolio All-Steel Radial Off-The-Road (R-OTR), termasuk ban berukuran...

TOP STORIES

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...

Karhutla Dekati Sumur ML-12, Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade

Ecobiz.asia — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mendekati fasilitas operasi Sumur ML-12 milik...

BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Ecobiz.asia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat portofolio pembiayaan yang terkait aspek sosial dan lingkungan mencapai Rp842,1 triliun hingga akhir triwulan...

Hotspot Kalbar Turun Tajam hingga 71%, Kemenhut Terus Perkuat Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia – Hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat turun tajam dalam sehari, dari 134 menjadi 39 titik high confidence. Meski demikian,...

Kemenhut Upayakan Pemulangan Lima Bayi Orangutan dari India, Lakukan Cek DNA

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkoordinasi dengan otoritas India untuk memastikan penanganan dan mengupayakan pemulangan lima bayi orangutan yang ditemukan di kawasan hutan Distrik...