Sinar Mas dan EDC Filipina Jalin Kemitraan Strategis Kembangkan Energi Panas Bumi di Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT DSSR Daya Mas Sakti, anak usaha tidak langsung PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang merupakan bagian dari grup Sinar Mas, menandatangani kesepakatan strategis dengan PT FirstGen Geothermal Indonesia, anak usaha Energy Development Corporation (EDC) dari Filipina.

Kerja sama ini akan diwujudkan dalam bentuk ventura bersama yang bertujuan mempercepat pengembangan energi panas bumi di Indonesia, sekaligus memperkuat transisi energi menuju target emisi nol bersih pada 2060.

Read also:  Menteri LH Teken Aturan Perdagangan Karbon Sektor Limbah, Link Download PermenLH No 11 Tahun 2026

Melalui kolaborasi ini, DSSR dan FirstGen Geothermal menargetkan pengembangan potensi hingga 440 megawatt di enam lokasi strategis di Jawa Barat, Flores, Jambi, Sumatra Barat, dan Sulawesi Tengah.

“Kesepakatan ini bukan sekadar investasi, melainkan kolaborasi strategis dengan EDC untuk menghadirkan pengetahuan kelas dunia dalam pengembangan panas bumi di Indonesia. Tujuan kami adalah memperkuat kapasitas nasional dan menghadirkan energi bersih yang berkelanjutan,” ujar Lokita Prasetya, Direktur Utama PT DSSR Daya Mas Sakti sekaligus Wakil Presiden Direktur DSSA, dalam keterangannya Rabu (27/8/2025).

Read also:  PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

EDC, yang dikenal sebagai produsen energi terbarukan terbesar di Filipina dan perusahaan panas bumi terintegrasi vertikal terbesar di dunia, menekankan pentingnya kemitraan ini untuk memperluas transisi energi di Indonesia.

“EDC memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengembangkan energi panas bumi di Filipina, dan kami bangga bisa berbagi keahlian ini melalui kemitraan dengan DSSR. Kolaborasi ini akan memperkuat kapasitas energi terbarukan Indonesia sekaligus memberikan dampak jangka panjang,” kata Francis Giles B. Puno, CEO EDC sekaligus Presiden & COO First Gen.

Read also:  BP BUMN Arahkan Perhutani Kembangkan Bisnis Karbon, Incar Pendapatan Rp1-2 Triliun

Untuk diketahui, Indonesia memiliki cadangan panas bumi sekitar 24 gigawatt atau 40 persen dari total dunia, namun baru sekitar 10 persen yang dikembangkan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Jababeka-Pertamina Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau, Siapkan Biometana hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Jababeka Tbk (KIJA) dan PT Pertamina (Persero) memperluas kerja sama transisi energi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, dengan menyiapkan pasokan dan...

Pakai Gas Bumi, RSUP Sardjito Pangkas Biaya Energi hingga 75%

Ecobiz.asia — RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menghemat biaya energi hingga 75% setelah beralih menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk sejumlah...

Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengelola armada pengeboran besar. Dengan 58 rig yang...

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (”MedcoEnergi” atau ”Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan untuk semester pertama tahun 2026 yang telah diaudit pada hari ini....

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

TOP STORIES

Isometric Enters Avoided Deforestation. A New Protocol Takes Aim at Carbon Credit Integrity

Ecobiz.asia – Carbon credit certifier Isometric has expanded into avoided deforestation, introducing a new protocol designed to address concerns over the credibility of avoided...

Pemerintah Kebut PLTS 100 GW, Investasi Dibutuhkan Capai US$73 Miliar

Ecobiz.asia — Pemerintah mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun. Program tersebut diperkirakan membutuhkan...

Jababeka-Pertamina Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau, Siapkan Biometana hingga Hidrogen

Ecobiz.asia — PT Jababeka Tbk (KIJA) dan PT Pertamina (Persero) memperluas kerja sama transisi energi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, dengan menyiapkan pasokan dan...

Industri Tambang Kejar Ekspansi dan Hilirisasi, Kebutuhan Listrik Andal Ikut Melonjak

Ecobiz.asia — Kebutuhan energi industri pertambangan meningkat seiring ekspansi produksi dan hilirisasi, tetapi pelaku usaha menghadapi tantangan menjaga keandalan listrik sekaligus menekan emisi dari...

Elektrifikasi Industri Didorong untuk Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Ecobiz.asia — Elektrifikasi mulai didorong sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi industri berat yang masih banyak menggunakan bahan bakar...