Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya perusahaan mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi operasional di seluruh lini jasa pertambangan terintegrasi.

Selain overburden, Perseroan juga membidik target produksi batubara (coal getting) sebesar 4,5 juta ton pada tahun depan. Target tersebut ditopang oleh strategi Work Engagement Organization yang berorientasi pada kinerja, guna memastikan seluruh anak usaha beroperasi secara andal di tengah dinamika industri pertambangan.

Read also:  PHM Perkuat Ekosistem Bank Sampah Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk 43 Unit

Corporate Secretary Samindo Resources Ahmad Zaki Natsir menyampaikan, perusahaan memaksimalkan efisiensi melalui pengendalian biaya dan penerapan standar keselamatan yang ketat, termasuk pada pengelolaan armada alat berat yang telah berusia lama (aging equipment).

“Perseroan berfokus pada optimalisasi armada yang ada dengan tetap mengedepankan efisiensi biaya dan standar keselamatan kerja,” ujar Zaki dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2).

Read also:  PLN EPI dan eFUELS SEA Jajaki Ekspor Hidrogen Hijau Indonesia ke Singapura

Strategi tersebut mulai tercermin pada capaian kinerja Januari 2026 yang melampaui target awal. Volume pemindahan batuan penutup tercatat mencapai 3,1 juta BCM, lebih tinggi dibandingkan target 2,8 juta BCM. Pada segmen coal getting, produksi terealisasi 519 ribu ton, melampaui target 490 ribu ton.

Secara kumulatif, capaian bulan pertama ini telah merepresentasikan sekitar 9–12 persen dari target produksi tahunan, memberikan pijakan awal yang kuat bagi Perseroan untuk mencapai target 2026.

Read also:  Pertamina Bidik Tandan Kosong Sawit Jadi Bioetanol Pengganti BBM Impor

Zaki menilai kinerja awal tahun tersebut menjadi indikator efektivitas sistem kerja berbasis kinerja yang diterapkan perusahaan. Menurutnya, momentum positif sejak awal tahun memperkuat keyakinan manajemen terhadap pencapaian target tahunan sekaligus memperkokoh posisi Samindo Resources sebagai mitra jasa pertambangan yang andal.

“Kinerja operasional yang konsisten menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pendapatan dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melampaui target program dekarbonisasi yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sepanjang semester I 2026, Pertamina...

Didukung APP Group, Persemaian Sriwijaya Kemampo Siap Dukung Gerakan ASRI Presiden Prabowo

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,...

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikat Green Terminal

Ecobiz.asia – Terminal LPG Tanjung Sekong milik PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), menjadi terminal LPG pertama di...

Danantara Buka Lagi Pendaftaran Mitra Proyek PSEL, Bidik Investor Global

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) melalui anak usahanya PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) kembali membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk...

TOP STORIES

Elnusa Perkuat Kapabilitas Geoscience untuk Dukung Eksplorasi Energi

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS)...

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Penyempurnaan PGN Mobile, Catat Meter Mandiri Kini Lebih Akurat

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan GasKita melalui...

VCarboN Eyes Compliance Carbon Markets, Seeks to Expand Indonesian Projects into South Korea

Ecobiz.asia – Indonesian carbon project developer VCarboN is looking beyond the voluntary carbon market (VCM) to tap compliance carbon markets, seeking to expand international...

Indonesia Expands GCF Results-Based Carbon Finance to 34 Provinces

Ecobiz.asia - Indonesia has expanded its Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) program to 34 provinces after adding 10 new provincial governments,...