Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melampaui target program dekarbonisasi yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sepanjang semester I 2026, Pertamina Group mencatat capaian pengurangan emisi karbon sebesar 118 persen di atas target yang telah ditetapkan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan di seluruh lini bisnis perusahaan sekaligus mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Sebagai perusahaan energi kelas dunia, Pertamina berkomitmen menjalankan ESG sesuai dengan standar dunia. Dekarbonisasi Pertamina juga merupakan komitmen perusahaan menjalankan target Pemerintah mencapai NZE pada tahun 2060,” ujar Baron dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Read also:  PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Selain dekarbonisasi, Pertamina juga mencatat kinerja positif pada pengembangan bisnis rendah karbon (low carbon business). Hingga Juni 2026, capaian bisnis rendah karbon mencapai 101 persen atau melampaui target RKAP 2026.

Menurut Baron, pencapaian tersebut didorong oleh sejumlah program utama, antara lain pengembangan bioetanol, biofuel, dan efisiensi energi.

“Pencapaian ini didukung oleh beberapa program utama seperti bioethanol, biofuel, dan efisiensi energi yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan,” katanya.

Read also:  PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Pada aspek tata kelola keberlanjutan, Pertamina juga mencatat kinerja di atas target. Program seperti sustainable procurement, sustainability budget tagging, dan pemberdayaan masyarakat membukukan capaian sebesar 102 persen dari target yang ditetapkan.

“Keberhasilan ini mencerminkan pelaksanaan program yang efektif terutama pada aspek tata kelola, sosial, dan sistem pendukung keberlanjutan,” ujar Baron.

Ia menambahkan, implementasi ESG secara terintegrasi tersebut kembali menempatkan Pertamina sebagai perusahaan dengan peringkat ESG nomor satu dunia pada sub-industri Integrated Oil and Gas.

Read also:  Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Peluang Bisnis Geothermal dan Migas

Komitmen keberlanjutan Pertamina juga mendapat perhatian internasional. Pada 24 Juni 2026, perusahaan menerima kunjungan Telekom Berhad Malaysia yang mempelajari implementasi strategi keberlanjutan Pertamina, termasuk pendekatan dekarbonisasi, transisi energi, serta program pemberdayaan masyarakat melalui Desa Energi Berdikari (DEB).

Di tingkat global, Pertamina juga terus berpartisipasi dalam Oil & Gas Decarbonization Charter (OGDC) 2026 sebagai bagian dari komitmen mendukung implementasi hasil COP28, termasuk mengikuti evaluasi tahunan terhadap kinerja penurunan emisi karbon. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Ecobiz.asia -- Transformasi bisnis PT PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis inti pembangkitan mendapat pengakuan melalui dua...

Gelar City Gas Tour 2026, PGN Tunjukkan Efisiensi Gas Bumi dari Transportasi hingga Usaha

Ecobiz.asia — Pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar kendaraan dan kegiatan usaha dinilai mampu menekan biaya energi. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding...

WKS Jadi Contoh Penanganan Karhutla Gambut, Wamen LH Minta Perusahaan di Jambi Ikut Bangun Sekat Kanal

Ecobiz.asia — Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Diaz Hendropriyono menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut...

PHE Raih Impact Masters Awards 2026, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Masyarakat

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, meraih Impact Masters Awards 2026 dalam ajang Investortrust CSR Awards 2026 sebagai apresiasi atas...

PHR Raih Gold Award EPSA 2026 melalui Inovasi Bioremediasi Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil meraih Gold Award pada ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2026 yang diselenggarakan di Semarang...

TOP STORIES

UNEP: World Set to Cross 1.5°C Warming, Return Below Threshold Still Possible

Ecobiz.asia — Global temperatures are likely to exceed the 1.5°C warming threshold within the next few years, increasing climate risks and impacts, but the...

PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Ecobiz.asia -- Transformasi bisnis PT PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis inti pembangkitan mendapat pengakuan melalui dua...

Pemerintah Siapkan Panduan ESG untuk Perkuat Daya Saing Industri Mineral Kritis

Ecobiz.asia -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan World Resources Institute (WRI) Indonesia menindaklanjuti hasil...

TBS Receives Indonesia’s First Green Equity Transition Designation

Ecobiz.asia — PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) has become the first company to receive the Green Equity Transition designation from the Indonesia Stock...

Gelar City Gas Tour 2026, PGN Tunjukkan Efisiensi Gas Bumi dari Transportasi hingga Usaha

Ecobiz.asia — Pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar kendaraan dan kegiatan usaha dinilai mampu menekan biaya energi. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding...