Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikat Green Terminal

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Terminal LPG Tanjung Sekong milik PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), menjadi terminal LPG pertama di dunia yang memperoleh Green Terminal Label Certification (GTLC) bintang dua dari Bureau Veritas (BV). Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan internasional atas penerapan standar keberlanjutan pada fasilitas penyimpanan dan distribusi LPG.

Sertifikat diserahkan dalam acara Closing Ceremony Green Terminal Label Certification di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, mengatakan pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi Pertamina dalam mengembangkan infrastruktur energi yang mengedepankan aspek keberlanjutan.

“Sertifikasi ini menjadi kebanggaan bagi Pertamina dan juga Indonesia karena untuk pertama kalinya sebuah terminal LPG memperoleh Green Terminal Label bintang dua. Ini menunjukkan transformasi Pertamina dalam membangun bisnis yang berkelanjutan,” kata Agung.

Read also:  PHR Raih Gold Award EPSA 2026 melalui Inovasi Bioremediasi Ramah Lingkungan

Menurut Agung, sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa Terminal LPG Tanjung Sekong tidak hanya memenuhi aspek keandalan operasional, tetapi juga telah menerapkan pengelolaan energi, lingkungan, digitalisasi, keselamatan kerja, serta upaya pengurangan emisi karbon sesuai standar internasional.

Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu fasilitas strategis Pertamina yang berlokasi di Cilegon, Banten. Terminal ini memiliki kapasitas penyimpanan 98.000 metrik ton atau sekitar 196.000 meter kubik dan memasok sekitar 35-40 persen kebutuhan LPG nasional. Fasilitas tersebut juga dilengkapi dermaga yang mampu melayani kapal berkapasitas 3.500 hingga 65.000 deadweight ton (DWT).

Sebagai bagian dari pengembangan Green Terminal, Pertamina juga menyiapkan integrasi energi terbarukan di Terminal LPG Tanjung Sekong melalui pemanfaatan energi surya dan hidrogen hijau. Hidrogen hijau akan dipasok dari fasilitas produksi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk di Ulubelu, Lampung, yang saat ini tengah dikembangkan dengan kapasitas sekitar 100 kilogram per hari menggunakan teknologi Anion Exchange Membrane (AEM).

Read also:  PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Agung mengatakan konsep Green Terminal selanjutnya akan diterapkan di sejumlah terminal lain di lingkungan Pertamina Group, antara lain Terminal LPG Tuban, Fuel Terminal Baubau, Fuel Terminal Kotabaru, dan Integrated Terminal Tanjung Uban.

Proses sertifikasi Terminal LPG Tanjung Sekong dimulai sejak Februari 2026 melalui tahapan gap assessment, audit awal, hingga audit final pada Juli 2026. Berdasarkan hasil audit independen Bureau Veritas, terminal tersebut memperoleh nilai 78,86 persen sehingga berhak memperoleh Green Terminal Label bintang dua dari maksimum tiga bintang.

Read also:  PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Sementara itu, Southeast Asia Industry Director Bureau Veritas, Joko Prakoso, mengatakan proses sertifikasi dilakukan melalui verifikasi independen berbasis data dan inspeksi lapangan.

“Penilaian dilakukan berdasarkan bukti dan data yang terverifikasi, mencakup aspek lingkungan, efisiensi energi, pengurangan emisi, keselamatan kerja, tata kelola perusahaan, hingga keunggulan operasional. Dengan hasil tersebut, Terminal LPG Tanjung Sekong dinyatakan layak memperoleh Green Terminal Label bintang dua,” ujar Joko.

Menurutnya, pencapaian tersebut menetapkan standar baru bagi operasional terminal LPG berkelanjutan di tingkat global dan diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan terminal energi lainnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...

Pemerintah Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas hingga 2028

Ecobiz.asia -- Pemerintah terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas), dengan target mencapai 1...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (Eni), menjajaki penguatan kerja sama di sektor hulu dan hilir energi,...

TOP STORIES

Bappenas Luncurkan Peta Jalan Karbon Biru 2026–2045, Dorong Investasi dan Perlindungan Ekosistem Pesisir

Ecobiz.asia – Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Peta Jalan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karbon Biru Indonesia 2026–2045 sebagai panduan integrasi pengelolaan ekosistem pesisir dan laut ke...

Menhut Raja Juli Kembali Cabut Izin Lima PBPH Terkait Karhutla, Sebut Perintah Prabowo

Ecobiz.asia — Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni kembali mencabut izin usaha lima perusahaan yang berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah sebagai...

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

Membedah Biang Keladi Bencana Asap

Disclaimer: Artikel ini merupakan opini dan pandangan pribadi penulis. Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili sikap atau pandangan redaksi Ecobiz.asia. Oleh:...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...