PGN Mulai Salurkan Gas Bumi ke Wisma Atlet, Akses Energi Bersih di Kawasan Rusun Jakarta Makin Luas

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, meresmikan penyaluran perdana (gas-in) jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) di Wisma Atlet, Jakarta Utara.

Program ini menjadi langkah strategis PGN dalam memperluas pemanfaatan energi bersih di kawasan permukiman perkotaan, khususnya rumah susun.

Peresmian penyaluran gas di Wisma Atlet yang kini direvitalisasi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri dihadiri oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro, Sekretaris Jenderal PKP Didyk Choiroel, Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama, serta jajaran PPK Kemayoran.

Read also:  PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Wamen Setneg Juri Ardiantoro menyebut revitalisasi Wisma Atlet sebagai bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian layak dan berkelanjutan. “Wisma Atlet kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk jaringan gas bumi dari PGN yang menghadirkan energi bersih dan efisien bagi penghuni,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto mengatakan penugasan penyediaan jargas ini berasal dari Holding Migas Pertamina. Program tersebut, katanya, tidak hanya memenuhi kebutuhan energi penghuni Wisma Atlet tetapi juga memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor perumahan perkotaan.

Read also:  PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

“Melalui program jargas ini, penghuni Wisma Atlet dapat menikmati pasokan energi yang praktis, aman, dan ramah lingkungan. Ini juga menjadi momentum penting perluasan layanan PGN di kawasan rusun dan dukungan terhadap kualitas hidup perkotaan,” kata Arief.

Penyaluran gas dilakukan bertahap, dengan 1.932 sambungan rumah (SR) di Unit C Pademangan pada tahap pertama, dan 4.608 SR di Unit D Kemayoran pada tahap kedua. Total jargas di Wisma Atlet akan mencapai 6.540 SR, menjadikannya salah satu kawasan rusun dengan pengguna jargas terbanyak di DKI Jakarta.

Read also:  PLN Nusantara Power Teken JDSA dengan Geo Dipa untuk Retrofit PLTP Dieng 1 dan Green Hydrogen

PGN saat ini telah menyalurkan gas bumi ke 13 rumah susun di Jakarta dengan total 7.170 sambungan rumah, meliputi Rusun Cengkareng, Tanah Abang, Klender, Pulogadung, Seruni Pulo Gebang, Cilincing, hingga Marunda. Dari jumlah itu, Jakarta Pusat memiliki pelanggan terbanyak dengan 2.732 SR, disusul Jakarta Timur (1.771 SR) dan Jakarta Barat (1.737 SR).

“Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN berkomitmen menjalankan mandat pemerintah untuk menghadirkan energi bersih yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Jargas adalah bagian penting dari transisi energi nasional yang berkelanjutan,” tutup Arief. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...

KKP Terbitkan Permen KP 6/2026, Ketentuan Ekspor Pasir Laut Dihapus

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan pelaksanaan pengelolaan...