Pertamina Drilling dan ANP Timor Leste Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM Migas

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menjalin kerja sama dengan Autoridade Nacional do Petróleo (ANP) Timor Leste untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pengeboran minyak dan gas melalui program pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor Pusat Pertamina Drilling, Jakarta, Senin (20/7/2026), yang dilanjutkan dengan penandatanganan Services Agreement untuk pelaksanaan Drilling & Well Engineering Secondment Program.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Timor Leste di sektor energi sekaligus mendukung pengembangan kapasitas tenaga kerja migas.

“Kerja sama ini lebih dari sekadar perjanjian institusi. Ini mencerminkan hubungan erat Indonesia dan Timor Leste serta aspirasi bersama untuk membangun sektor energi yang kapabel, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar Avep.

Read also:  Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Melalui program tersebut, peserta dari ANP Timor Leste akan mengikuti pelatihan terstruktur, pendampingan oleh tenaga ahli, serta memperoleh pengalaman langsung dalam operasi pengeboran migas.

Materi pelatihan mencakup drilling engineering, perencanaan sumur (well planning), operasi pengeboran, well control, operasi rig, aspek kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (HSE), serta praktik terbaik di industri pengeboran. Program juga meliputi kunjungan lapangan ke fasilitas pengeboran untuk mempelajari penerapan standar operasional.

Avep mengatakan pengalaman Pertamina Drilling dalam menyediakan layanan pengeboran terintegrasi diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi profesional di Timor Leste, khususnya pada bidang rekayasa pengeboran, operasi rig, dan jasa penunjang migas.

Read also:  Grup PHI Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah Operasi Kalimantan

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai mitra bisnis, tetapi juga sebagai mitra pembangunan jangka panjang yang berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas lokal, pengetahuan, dan penguatan institusi di Timor Leste,” katanya.

President of ANP Timor Leste Gualdino do Carmo da Silva mengatakan negaranya tengah mempersiapkan fase baru pengembangan sektor hulu migas setelah kegiatan produksi berhenti pada 2025 karena alasan ekonomi.

Menurutnya, pemerintah Timor Leste menargetkan dimulainya kembali kegiatan eksplorasi dan produksi migas dalam beberapa tahun mendatang sehingga membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Read also:  Menteri LH Teken Aturan Perdagangan Karbon Sektor Limbah, Link Download PermenLH No 11 Tahun 2026

“Ada banyak pilihan bagi Timor Leste untuk bekerja sama, tetapi kami selalu percaya kepada Indonesia sebagai kakak kami. Karena itu kami datang ke Indonesia untuk belajar dari pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki Indonesia,” ujar Gualdino.

Ia menambahkan Pertamina telah menjadi mitra strategis Timor Leste dalam mendukung sektor energi dan berharap kerja sama dapat diperluas ke bidang eksplorasi dan pengembangan lapangan migas.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Vice President Business Development International Market Pertamina Muhammad Agus Iqbal Mutaqien mengatakan pengembangan kompetensi SDM menjadi bagian dari strategi Pertamina dalam memperluas kolaborasi internasional sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste di sektor energi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ESGIN, KPCI dan KKDC Bangun Ekosistem Green Economy

Ecobiz.asia – PT ESGIN Global Partners (ESGIN), Koperasi Pangan Cendekia Indonesia (KPCI), dan Koperasi Kencana Darma Cendekia (KKDC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan...

Ascenso Bidik Industri Tambang Indonesia dengan Ban Radial OTR hingga 49 Inci

Eciobiz.asia -- Produsen ban asal India, Ascenso Tyres, memperluas bisnisnya ke sektor pertambangan Indonesia melalui peluncuran portofolio All-Steel Radial Off-The-Road (R-OTR), termasuk ban berukuran...

PGN Solution, Nusantara Regas Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Pipa Bawah Laut

Ecobiz.asia -- PT Nusantara Regas (NR) dan PT PGAS Solution (PGN Solution) memperkuat ketahanan infrastruktur gas melalui kerja sama kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat pada...

MedcoEnergi Catat Kinerja Produksi 1H26 Naik 19%, Pertahankan Panduan 2026

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mencatat kinerja operasional yang kuat pada semester pertama 2026 dengan produksi minyak dan gas mencapai 170...

Elnusa Realisasikan 35% CAPEX Rp602 Miliar hingga Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi dan migas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, telah merealisasikan sekitar 35% dari anggaran belanja...

TOP STORIES

Hotspot Kalbar Turun Tajam hingga 71%, Kemenhut Terus Perkuat Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia – Hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat turun tajam dalam sehari, dari 134 menjadi 39 titik high confidence. Meski demikian,...

Kemenhut Upayakan Pemulangan Lima Bayi Orangutan dari India, Lakukan Cek DNA

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkoordinasi dengan otoritas India untuk memastikan penanganan dan mengupayakan pemulangan lima bayi orangutan yang ditemukan di kawasan hutan Distrik...

Metalogika Plans 20 MW Thin-Film Solar Factory in Indonesia With Midsummer Technology

Ecobiz.asia — Indonesian technology company PT Metalogika Rekayasa Sistem plans to establish a thin-film flexible solar panel manufacturing facility in Indonesia with an initial...

Chandra Asri Raises S&P Global CSA Score to 66, Citing Stronger ESG Transparency

Ecobiz.asia - PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) raised its score in the 2026 S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) to 66...

ESGIN, KPCI dan KKDC Bangun Ekosistem Green Economy

Ecobiz.asia – PT ESGIN Global Partners (ESGIN), Koperasi Pangan Cendekia Indonesia (KPCI), dan Koperasi Kencana Darma Cendekia (KKDC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan...