Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menanam 512 fragmen terumbu karang di perairan Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem laut dan memperkuat komitmen keberlanjutan perusahaan di sektor maritim.
Penanaman terumbu karang dilakukan di Pantai Pulisan, Kabupaten Minahasa Utara, dan Selat Lembeh, Kota Bitung, yang merupakan bagian dari kawasan Coral Triangle. Kegiatan tersebut digelar menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dengan melibatkan entitas Pertamina Group, pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan komunitas lingkungan.
Plt Direktur Utama PTK Eko Cahyadi mengatakan kelestarian ekosistem laut menjadi bagian penting dari keberlanjutan perusahaan yang bergerak di sektor maritim.
“Laut bukan hanya menjadi ruang bagi aktivitas bisnis PTK, tetapi juga bagian dari kehidupan yang harus kita jaga bersama,” ujar Eko dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan transplantasi terumbu karang melibatkan 26 penyelam dari Pertamina dan 10 penyelam lokal. PTK juga menggandeng PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina International Shipping, serta anak usaha PTK yakni PT Pertamina Port & Logistic, PT Pertamina Marine Engineering, PT Pertamina Marine Solutions, dan PT Trans Yeong Marine.
Kolaborasi juga dilakukan bersama lembaga swadaya masyarakat lingkungan SeaSoldier, komunitas lingkungan, masyarakat lokal, dan pemerintah daerah setempat.
Eko mengatakan sinergi tersebut tidak hanya ditujukan untuk memulihkan ekosistem laut, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir.
“Kami percaya, laut yang sehat akan memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi yang akan datang,” katanya.
Vice President Legal & Relation PTK Amran Reza mengatakan penanaman terumbu karang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
Menurut dia, terumbu karang memiliki fungsi ekologis penting sebagai habitat berbagai biota laut, menjaga keanekaragaman hayati, serta melindungi kawasan pesisir dari abrasi. Ekosistem tersebut juga berpotensi mendukung sumber penghidupan masyarakat melalui peningkatan produktivitas perairan.
“Melalui langkah ini, PTK terus memperkuat perannya sebagai perusahaan maritim dengan layanan andal untuk mendukung industri maritim Indonesia, sekaligus merawat laut sebagai bagian dari masa depan Indonesia,” ujar Amran.
Program tersebut menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) PTK, terutama dalam konservasi ekosistem laut, pengendalian dampak perubahan iklim, dan penguatan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. ***



