Pengusaha Kayu Indonesia Bidik Pasar Timteng dan Afrika Lewat Dubai, Potensinya Besar

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Sekjen Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto melakukan kunjungan ke Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Dubai, Uni Emirat Arab untuk memperkuat promosi produk kayu ke pasar Timur Tengah dan Afrika.

“Dubai merupakan hub yang sangat potensial untuk pasar Timur Tengah dan Afrika,” kata Purwadi dalam keterangannya, Sabtu (25/1/2025).

DI ITPC Dubai, Purwadi melakukan pertemuan dengan Kepala ITPC Dubai Widy Haryono yang memfasilitasi pertemuan importir-importir besar produk kayu yaitu Fakih Group, Rahmani Group, dan Tarrab Group.

Baca juga: Puas dengan Kualitas Kayu Indonesia, Importir Inggris Sepakat Tingkatkan Impor

Read also:  Menhut Terbitkan Permenhut 27/2025, Atur Pemanfaatan Energi hingga Karbon di Kawasan Konservasi

“ITPC Dubai menyambut baik dan mendukung rencana perluasan ekspor produk kayu olahan ke Timur Tengah, dengan Dubai sebagai hub-nya,” kata Widy.

Importir-importir dalam pertemuan tersebut mewakili dua kategori pasar di Dubai yaitu Niche Market untuk hotel, apartemen, dan residence kelas atas yang diwakili oleh Fakih Group dan Tarrab Group serta pasar retail yang diwakili oleh Rahmani Group.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-10 sebagai negara eksportir produk kayu olahan ke Dubai. China menjadi negara eksportir yang sangat menguasai pasar Dubai.

Read also:  Kemenperin Siapkan SDM Bersertifikat untuk Optimalkan Potensi Bambu Nasional

Sebagai tindaklanjut dari pertemuan tersebut, Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI), dimana APHI menjadi bagian di dalamnya akan mengirimkan daftar produk-produk dan perkiraan harga, khususnya untuk produk olahan dari kayu rimba campuran. Sampel produk kayu ekspor juga akan dikirimkan.

Baca juga: Produk Flooring Kayu Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp12,46 Miliar di Japan Build Tokyo 2024

FKMPI tentunya akan mengintensifkan komunikasi dengan ITPC Dubai dan perusahaan-perusahaan importir kayu di sana. 

Read also:  Gakkum Kehutanan dan TNI Amankan Tujuh Ekskavator Ilegal di Taman Nasional Kutai

Upaya untuk mempromosikan produk kayu Indonesia juga akan dilakukan dengan mengundang industri pengolahan hasil hutan, untuk menghadiri pameran produk hasil hutan yang akan diselenggarakan pada April 2025 mendatang di Dubai.

Selain itu, dipandang perlu membuka kantor perwakilan di Dubai, dalam bentuk Virtual Office, untuk mengefektifkan komunikasi dengan importir di Dubai.

Purwadi melanjutkan roadshow untuk mempromosikan pengelolaan hutan lestari akan dilanjutkan dengan terbang ke London, Inggris untuk mengikuti Forest Governance Market and Climate (FGMC) Stakeholder Forum 2025. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Kata Menteri LH Soal Gugatan Rp4,84 T Kepada Enam Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Utara

Ecobiz.asia — Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengajukan gugatan perdata terhadap enam perusahaan yang diduga menyebabkan kerusakan lingkungan hidup di...

Soroti Bencana Banjir Sumatra, Refleksi Natal Kemenhut Tekankan Solidaritas Rimbawan dan Kepedulian Pemulihan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar peringatan Natal 2025 bertajuk Refleksi Natal & Solidaritas Rimbawan di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis...

Akademisi UGM Tekankan Pendekatan Sosial dalam Pengelolaan Hutan

Ecobiz.asia — Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) menekankan pentingnya pendekatan sosial dalam pengelolaan hutan untuk memperkuat mitigasi perubahan iklim, ketahanan terhadap bencana, serta kesejahteraan...

Menteri LH Tetapkan Darurat Sampah Nasional, Desak DPRD Perkuat Anggaran dan Pengawasan

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menetapkan status darurat sampah nasional dan meminta DPRD di daerah memperkuat...

Kemenhut-Yayasan Pertamina Jalin Kolaborasi Optimalkan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK)

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Pertamina (Pertamina Foundation) untuk...

TOP STORIES

Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperkuat pengembangan sumber daya manusia dengan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) untuk...

Riset BRIN Ungkap Faktor Emisi Karbon Lamun Indonesia, Jawa–Sumatra Tertinggi

Ecobiz.asia — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa faktor emisi karbon dari ekosistem padang lamun di Indonesia bervariasi secara regional, dengan wilayah...

Kata Menteri LH Soal Gugatan Rp4,84 T Kepada Enam Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Utara

Ecobiz.asia — Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengajukan gugatan perdata terhadap enam perusahaan yang diduga menyebabkan kerusakan lingkungan hidup di...

Soroti Bencana Banjir Sumatra, Refleksi Natal Kemenhut Tekankan Solidaritas Rimbawan dan Kepedulian Pemulihan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggelar peringatan Natal 2025 bertajuk Refleksi Natal & Solidaritas Rimbawan di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis...

SIER Gandeng Panah Perak Terapkan Teknologi Nano Bio untuk Pengolahan Air Limbah Industri

Ecobiz.asia — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menjalin kerja sama dengan PT Panah Perak Megasarana (PPM) untuk pengolahan air limbah industri berbasis teknologi...