Pangkas Emisi Karbon, PLN Gandeng MRT Jakarta dan Transjakarta Kampanyekan Transportasi Publik Listrik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) bersama PT MRT Jakarta dan PT Transportasi Jakarta meluncurkan kampanye “Green Future Powered Today” untuk mendorong penggunaan transportasi publik berbasis listrik sekaligus mengurangi emisi karbon di Jakarta.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi dan penggunaan energi yang lebih bersih dalam mobilitas masyarakat sehari-hari. Melalui kampanye itu, pengguna MRT Jakarta dan bus listrik Transjakarta dapat mengumpulkan Eco Journey Points yang dapat ditukar menjadi voucher listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengatakan pilihan moda transportasi publik modern di Jakarta dan sekitarnya terus berkembang sehingga mempermudah masyarakat menjalankan mobilitas harian secara efisien.

Read also:  Pertamina Siap Jalankan Mandatori B50, Masa Transisi Berlangsung hingga September

“Melalui kampanye Green Future Powered Today, PLN ingin mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik berbasis listrik sebagai bagian dari gaya hidup mobilitas yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Adi dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Menurut Adi, kampanye tersebut juga ditujukan untuk membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan melalui aktivitas sederhana sehari-hari.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perubahan menuju gaya hidup berkelanjutan dapat dimulai dari aktivitas sederhana sehari-hari, salah satunya dengan menggunakan transportasi publik berbasis listrik,” katanya.

PLN menargetkan lebih dari 160 ribu masyarakat di Jakarta dan sekitarnya dapat berpartisipasi selama periode kampanye berlangsung. Program tersebut diperkirakan mampu membantu menurunkan emisi hingga sekitar 23.500 ton CO2.

Read also:  PTBA dan Pertamina NRE Jajaki Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

Sekretaris Perusahaan PLN, Yuliandra Syahrial Nurdin, mengatakan kampanye tersebut menghadirkan pengalaman interaktif melalui branding di MRT Jakarta dan bus listrik Transjakarta, serta mekanisme pengumpulan poin melalui pemindaian QR code.

QR code tersedia di tiga gerbong MRT Jakarta dan 15 unit bus listrik Transjakarta yang melayani sejumlah koridor, antara lain Pondok Labu–Blok M, Manggarai–Universitas Indonesia, Ragunan–Balai Kota, Kampung Rambutan–Lebak Bulus, serta Universitas Indonesia–Lebak Bulus.

“Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memindai QR code yang tersedia pada transportasi publik listrik berlabel Green Future Powered Today untuk mengumpulkan Eco Journey Point,” ujar Yuliandra.

Read also:  PHI Tanam 1.500 Mangrove dan Lamun di Kepulauan Seribu, Libatkan Pekerja dan Kelompok Tani

Ia menjelaskan satu kali pemindaian akan memberikan dua poin kepada pelanggan. Poin tersebut dapat ditukarkan menjadi voucher listrik melalui PLN Mobile mulai dari 100 poin senilai Rp100 ribu hingga 500 poin senilai Rp500 ribu sampai September 2026.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan menilai kampanye itu dapat memperkuat budaya mobilitas berkelanjutan di Jakarta.

“Kolaborasi ini menjadi langkah positif untuk semakin mendekatkan transportasi publik berbasis listrik dengan masyarakat,” kata Rendy.

Ia berharap kampanye tersebut dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum dan kendaraan listrik sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Danantara Tetapkan Delapan Mitra Pengembang PSEL Tahap II, Nilai Investasi Capai Rp25 Triliun

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan delapan mitra usaha terpilih untuk mengembangkan dan mengelola proyek...

PT Pertamina Trans Kontinental Raih Penghargaan TJSL di IDEAS 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) meraih penghargaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada ajang Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS)...

Pertamina Siap Jalankan Mandatori B50, Masa Transisi Berlangsung hingga September

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) menyatakan siap menjalankan Program Mandatori Biodiesel 50% (B50) yang resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (9/7). Saat ini...

Pertamina Borong Enam Penghargaan di Asian Excellence Award 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) meraih enam penghargaan pada ajang 16th Asian Excellence Award 2026 yang diselenggarakan Corporate Governance Asia di Hong Kong. Penghargaan...

Danantara dan Latitude Energy Jajaki Proyek Gasifikasi Batu Bara Pertama di Indonesia

Ecobiz.asia – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menjajaki pengembangan proyek gasifikasi batu bara pertama di Indonesia bersama perusahaan teknologi asal Amerika...

TOP STORIES

Penjelasan POJK 10 Tahun 2026 Tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon, Link Download

Ecobiz.asia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Perubahan atas POJK Nomor 14 Tahun...

Danantara Selects Eight Waste-to-Energy Partners, Two Chinese-Led Consortia Make the Cut

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) and PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) have selected eight consortium partners to develop the second phase...

Danantara Tetapkan Delapan Mitra Pengembang PSEL Tahap II, Nilai Investasi Capai Rp25 Triliun

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan delapan mitra usaha terpilih untuk mengembangkan dan mengelola proyek...

Menteri LH Siapkan Aturan PRO, Produsen Wajib Tanggung Biaya Pengelolaan Sampah Kemasan

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) akan mewajibkan produsen menanggung biaya pengelolaan sampah kemasan melalui skema Packaging Recovery Organization (PRO) sebagai...

SRUK Meluncur, INDEF Ingatkan Perluasan ETS Jadi Kunci Meningkatkan Permintaan Kredit Karbon

Ecobiz.asia – Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Green Transition Initiative (GTI) menilai tantangan terbesar pengembangan pasar karbon Indonesia saat ini bukan...