PHI Tanam 1.500 Mangrove dan Lamun di Kepulauan Seribu, Libatkan Pekerja dan Kelompok Tani

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menanam 1.000 bibit mangrove dan 500 bibit lamun di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, sebagai upaya memperkuat perlindungan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kapasitas penyerapan karbon biru (blue carbon) dalam mendukung mitigasi perubahan iklim.

Kegiatan itu merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan melibatkan 40 pekerja PHI bersama organisasi lingkungan Lindungi Hutan serta kelompok petani Pulau Pari.

Manager Environment PHI, Kemas Adrian, mengatakan penanaman mangrove dan lamun merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi.

Read also:  Xurya: Industri Makin Selektif Memilih Mitra PLTS di Tengah Percepatan Transisi Energi

“Perusahaan mendukung praktik bisnis yang berkelanjutan. Tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Kemas dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).

Menurut dia, program tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama penanganan perubahan iklim, perlindungan ekosistem, pengentasan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi.

Ekosistem mangrove dan lamun merupakan bagian dari ekosistem karbon biru yang memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Selain berfungsi sebagai penyerap emisi karbon, kedua ekosistem tersebut juga berperan melindungi kawasan pesisir dari abrasi, meredam energi gelombang, menjaga kualitas perairan, serta menjadi habitat berbagai biota laut.

Read also:  Agrinas Palma dan Konsorsium Korea Jajaki Pemanfaatan Limbah Sawit, dari Energi hingga Biochar

PHI menyebut rehabilitasi ekosistem pesisir menjadi semakin penting karena masyarakat Pulau Pari dalam beberapa tahun terakhir menghadapi dampak perubahan iklim berupa meningkatnya abrasi, berkurangnya padang lamun, dan kenaikan muka air laut.

Perwakilan kelompok petani Pulau Pari mengapresiasi dukungan PHI dalam upaya rehabilitasi pesisir. Menurut mereka, penanaman mangrove dan lamun membantu mengurangi laju abrasi sekaligus memulihkan ekosistem yang mengalami degradasi.

Read also:  PLN Nusantara Power Perkuat Konservasi Penyu di Pantai Serang

Melalui program tersebut, PHI berharap kolaborasi antara dunia usaha, masyarakat, dan organisasi lingkungan dapat memperkuat perlindungan ekosistem pesisir Indonesia sekaligus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan,...

PLN Nusantara Power Hasilkan 490,5 GWh Energi Hijau dari Cofiring Biomassa pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat peran biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Sepanjang semester I 2026, implementasi program...

HDI Jajaki Kolaborasi dengan BRIN Kembangkan Teknologi Hidrogen untuk Energi

Ecobiz.asia – PT Hidro Dinamika Internasional (HDI) menjajaki kerja sama riset dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempercepat pengembangan teknologi hidrogen di...

Bio Farma Mulai Gunakan CNG, Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Ecobiz.asia – PT Bio Farma (Persero) resmi bekerja sama dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) untuk memanfaatkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai sumber...

Terapkan Biodiesel B50 pada Lokomotif dan Kereta Pembangkit, KAI Perankan Dua Sisi Transisi Energi

Ecobiz.asia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada sarana diesel sejak 1 Juli 2026. Penerapan tersebut mencakup...

TOP STORIES

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan,...

Indonesia Prepares Hydrogen-Diesel Bus Pilot to Advance Clean Transport

Ecobiz.asia – Indonesia is preparing to pilot a Hydrogen-Diesel Dual Fuel (H2 DDF) bus as part of its efforts to introduce hydrogen into the...

Kebijakan Kehutanan Masih Bertumpu pada Interpretasi Tunggal, Sederhanakan Keragaman Sejarah, Sosial, Budaya

Ecobiz.asia – Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ahmad Maryudi, menilai kebijakan kehutanan di Indonesia masih bertumpu pada interpretasi tunggal mengenai penguasaan...

Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

Ecobiz.asia – Pemerintah mulai menyiapkan uji coba bus berbahan bakar campuran hidrogen dan solar (Hydrogen-Diesel Dual Fuel/H2 DDF) sebagai langkah awal penerapan hidrogen di...

Champion Tidak Dilahirkan tapi Dibentuk, Mengapa Keteladanan Menjadi Investasi Terbesar dalam Membangun Masa Depan Bangsa

Oleh: Diah Y. Suradiredja (Founder of Natural Resources Development Center) Tulisan ini disusun sebagai sebuah Thought Leadership Paper, bukan sebagai artikel populer maupun kajian akademik yang...