Kemenhut dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Jalin Kerja Sama Kelola Hutan Pendidikan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Dr. Mahfudz dan Rektor UMB Dr. Susiyanto di Gedung Hassan Dien, Kampus UMB, Bengkulu, Senin (4/8/2025).

Nota kesepahaman tersebut mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, alih teknologi, pertukaran data, serta pemanfaatan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagai laboratorium alam bagi sivitas akademika UMB.

Read also:  ESDM Bongkar Dugaan Tambang di Kebun Sawit, Sejumlah Perusahaan Asing Didalami

Menteri Kehutanan Raja Antoni menyerahkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan tentang Pengelolaan KHDTK kepada UMB, sebagai dukungan terhadap peran kampus dalam konservasi dan riset kehutanan.

“Kemenhut membuka partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan melalui KHDTK dan perhutanan sosial,” ujarnya.

Rektor UMB menyatakan kerja sama ini akan dilanjutkan dengan perjanjian bersama 10 desa sekitar KHDTK, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kepahiang.

Read also:  Kemenhut Tanggapi Kritik Greenpeace Soal Karhutla, Beberkan Operasi Pemadaman hingga Sanksi ke Perusahaan

Gubernur Bengkulu menambahkan bahwa pemerintah daerah fokus mencegah perambahan hutan dengan mendorong pengembangan kopi bagi masyarakat sekitar hutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Kelahiran Baru di Ujung Kulon dan Jejak Perburuan Sepuluh Badak Jawa

Ecobiz.asia - Seekor anak Badak Jawa kembali lahir di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Banten. Kehadirannya terekam kamera jebak pada 10 Oktober 2026, ketika...

WWF-Indonesia Dorong Pembiayaan Berbasis Lanskap untuk Perkebunan Berkelanjutan, Butuh Kolaborasi

Ecobiz.asia – WWF-Indonesia mendorong pembiayaan berbasis lanskap (Landscape Finance Approach) untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus melindungi hutan, sumber air, dan keanekaragaman hayati. Pendekatan ini dinilai...

Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Perkuat Aksi Perlindungan Keanekaragaman Hayati Pasca COP17

Ecobiz.asia – Sejumlah organisasi masyarakat sipil mendesak pemerintah Indonesia menerjemahkan kesepakatan Konferensi Para Pihak ke-17 Konvensi Keanekaragaman Hayati PBB (COP17 CBD) menjadi aksi nyata...

Pertambangan Ramah Lingkungan, WRI: Patuh Aturan Nasional Belum Cukup

Ecobiz.asia – Perusahaan tambang yang telah memenuhi regulasi nasional masih berpotensi diminta melakukan perbaikan saat mengikuti penilaian lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) internasional....

Reklamasi Tambang Jadi Ujian ESG, ESDM Minta Hasilnya Bisa Diukur

Ecobiz.asia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menekankan bahwa kepatuhan terhadap prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) di sektor pertambangan harus...

TOP STORIES

LiuGong Sebut Alat Berat Listrik Hemat Energi hingga 70%, Infrastruktur Tambang Jadi Tantangan

Ecobiz.asia – Penggunaan alat berat listrik di sektor pertambangan berpotensi menekan biaya energi hingga 50–70 persen dibandingkan alat berbahan bakar diesel. Namun, penerapannya masih...

SESNA Targetkan PLTS 262 MWp di Morowali Beroperasi Awal 2027, Pasok Listrik Hijau Industri Nikel

Ecobiz.asia – PT Sumber Energi Surya Nusantara (SESNA) menargetkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 262 megawatt-peak (MWp) di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah,...

Freeport Operasikan 189 Alat Tambang Bawah Tanah dari Jarak Jauh, Tekan Risiko Kecelakaan

Ecobiz.asia – PT Freeport Indonesia (PTFI) mengoperasikan 189 peralatan tambang bawah tanah dengan sistem kendali jarak jauh untuk mengurangi paparan pekerja terhadap area berbahaya....

Jelang 100 Tahun Panas Bumi Indonesia, PGE Pacu Pengembangan Kapasitas Menuju 1 GW

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mempercepat pengembangan proyek panas bumi untuk meningkatkan kapasitas terpasang yang dikelola secara mandiri (own operation) menjadi...

PLN Explores Australian Financing to Strengthen East Java and Bali Power Grids

Ecobiz.asia – Indonesia's state-owned electricity company PT PLN (Persero) is exploring financing support from the Australian government for a project to strengthen power grid...