Kebakaran Padam, Kemenhut Jelaskan Kapan Wisata Gunung Bromo Dibuka

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, telah padam. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan seluruh area aman dari potensi munculnya api.

Berdasarkan pemantauan Manggala Agni bersama tim gabungan hingga pukul 15.00 WIB, Jumat (14/8/2026), tidak ditemukan lagi nyala api aktif di lokasi kebakaran. Namun, petugas masih menemukan bara di sejumlah titik sehingga proses penyisiran, pendinginan, dan pemantauan terus dilakukan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi mengatakan pembukaan kembali kawasan wisata TNBTS baru dapat dipertimbangkan setelah proses penanganan kebakaran selesai dan kondisi kawasan dinyatakan aman.

Read also:  Bahlil Assures No Increase in Subsidized Fuel Prices through End-2026

“Pembukaan kembali kawasan harus didasarkan pada hasil evaluasi lapangan yang menyeluruh. Pendinginan perlu dituntaskan, kondisi kawasan harus dipastikan aman, dan fasilitas wisata harus diperiksa terlebih dahulu. Keselamatan pengunjung, masyarakat, dan petugas tetap menjadi pertimbangan utama,” ujar Ristianto, dalam keterangannya Jumat (14/8/2026).

Menurut dia, bara yang masih tersimpan di antara vegetasi, tanah, maupun material bekas terbakar berpotensi kembali memicu api, terutama ketika kondisi cuaca kering dan angin kencang. Karena itu, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) bersama Satgas Penanganan Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jawa Timur masih melakukan penyisiran dan pendinginan hingga tidak terdapat lagi potensi kebakaran.

Read also:  Transisi Energi Global Jadi Magnet Investasi, Indonesia Bidik 28 Komoditas untuk Hilirisasi Hijau

Ristianto mengatakan kondisi kebakaran yang kini relatif terkendali merupakan hasil kerja bersama BBTNBTS, Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, berdasarkan pemantauan sementara, tidak lagi terpantau nyala api aktif dan situasi saat ini relatif terkendali. Namun, kami tetap berhati-hati karena masih terdapat bara dan selalu ada kemungkinan munculnya api kembali. Fokus saat ini adalah menuntaskan pendinginan dan memperketat pemantauan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah mengecek langsung lokasi kebakaran di kawasan Bromo. Menhut menginstruksikan penutupan sementara kawasan TNBTS agar seluruh unsur dapat berkonsentrasi pada pemadaman, pendinginan, dan pencegahan munculnya titik api baru.

Read also:  Indonesia Luncurkan SOIFO 2026 di Markas FAO Roma: 95,5 Juta Hektare Hutan Jadi Modal Ketahanan Pangan dan Iklim

Setelah pendinginan selesai, Satgas akan memeriksa fasilitas umum dan sarana pelayanan wisata di kawasan terdampak. Pemeriksaan tersebut mencakup aspek keamanan, kelayakan fasilitas, serta kesiapan kawasan untuk menerima kembali kunjungan wisatawan.

Kemenhut mengimbau masyarakat dan wisatawan menunggu pengumuman resmi mengenai pembukaan kembali TNBTS melalui kanal resmi BBTNBTS. Bagi pengunjung yang telah membeli tiket untuk periode penutupan, pengajuan pengembalian dana atau penjadwalan ulang dapat dilakukan sesuai ketentuan yang disampaikan pengelola.

Kemenhut juga mengapresiasi seluruh personel, relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan kebakaran serta mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di dalam maupun sekitar kawasan TNBTS. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Lulus Diklat, 586 Polisi Kehutanan Langsung Terjun ke Tapak Dukung Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia — Sebanyak 586 personel Polisi Kehutanan (Polhut) menyelesaikan pendidikan dan pelatihan selama 60 hari dan disiapkan untuk memperkuat perlindungan hutan, penegakan hukum, serta...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Bali Butuh Rp623,28 Triliun untuk Capai Emisi Nol Bersih 2045, Kesiapan Proyek Jadi Tantangan

Ecobiz.asia – Provinsi Bali membutuhkan investasi hijau sebesar Rp623,28 triliun hingga 2045 untuk mencapai target emisi nol bersih. Namun, keterbatasan fiskal daerah dan kesiapan...

Negosiasi INC on Plastic Pollution Alot, Indonesia Tak Tinggal Diam Tangani Sampah Plastik

Ecobiz.asia – Negosiasi perjanjian internasional untuk mengatasi polusi plastik, Intergovernmental Negotiating Committee (INC) on Plastic Pollution* masih menemui jalan buntu meski telah berlangsung sejak...

BPGMN Perkuat Pengelolaan Gambut dan Pemantauan Permukaan Air untuk Tekan Karhutla, 40 Cm Jadi Warning

Ecobiz.asia — Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) akan memperkuat pengelolaan gambut melalui pemetaan risiko kebakaran, pemodelan kondisi kekeringan, dan pemantauan tinggi muka...

TOP STORIES

Lulus Diklat, 586 Polisi Kehutanan Langsung Terjun ke Tapak Dukung Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia — Sebanyak 586 personel Polisi Kehutanan (Polhut) menyelesaikan pendidikan dan pelatihan selama 60 hari dan disiapkan untuk memperkuat perlindungan hutan, penegakan hukum, serta...

Sukses Ubah Emisi Karbon Jadi Soda Ash Bernilai Ekonomi, Kemenperin Dorong Teknologi CCU

Ecobiz.asia – Kementerian Perindustrian mendorong perluasan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) untuk menekan emisi sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi dari pemanfaatan kembali...

Sang Hyang Seri dan Legasi Alam Kembangkan Biochar, Bidik Peluang Perdagangan Karbon

Ecobiz.asia – PT Sang Hyang Seri (Persero) menjajaki pengembangan teknologi biochar untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang perdagangan karbon melalui penyimpanan karbon jangka...

NHM-Perhapi Maluku Utara Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri Tambang

Ecobiz.asia – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggandeng Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...