Penyempurnaan PGN Mobile, Catat Meter Mandiri Kini Lebih Akurat

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan GasKita melalui penyempurnaan aplikasi PGN Mobile.

Versi terbaru PGN Mobile hadir dengan tampilan antarmuka yang lebih sederhana serta sejumlah fitur baru dan penyempurnaan layanan, termasuk fitur Catat Meter Mandiri (CMM) berbasis teknologi Optical Character Recognition (OCR).

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan pengembangan PGN Mobile merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

“Penyempurnaan PGN Mobile merupakan bagian dari upaya PGN untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Kami berharap aplikasi ini dapat membantu pelanggan, baik rumah tangga maupun UMKM, memperoleh pengalaman layanan digital yang aman, mudah, informatif, dan responsif,” ujar Fajriyah dalam keterangannya Kamis (13/8).

Read also:  PTBA Promosikan Kalium Humat Hasil Hilirisasi Batubara di Inagritech 2026

Menurut dia, penyempurnaan aplikasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempermudah akses informasi, tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dalam mengelola kebutuhan administrasi layanan gas bumi.

Salah satu fitur yang kini semakin diperkuat adalah CMM berbasis OCR. Melalui fitur ini, pelanggan dapat melakukan pencatatan angka meter secara mandiri dengan bantuan teknologi pengenalan karakter dari foto meter.

Penyempurnaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan akurasi pencatatan konsumsi gas sehingga perhitungan tagihan pelanggan menjadi lebih tepat dan transparan.

“Pengembangan fitur pada PGN Mobile kami arahkan untuk memberikan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari pelanggan. Kami juga mendorong pelanggan agar semakin memahami penggunaan dan pencatatan konsumsi gas bumi secara mandiri sehingga proses layanan menjadi lebih informatif dan transparan,” jelas Fajriyah.

Selain CMM, PGN Mobile versi terbaru memungkinkan pelanggan mengintegrasikan hingga lima ID Pelanggan dalam satu akun. Fitur ini memberikan kemudahan bagi pelanggan yang memiliki lebih dari satu properti yang menggunakan layanan gas bumi PGN.

Read also:  Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

PGN juga menyederhanakan proses verifikasi ketika pelanggan menambahkan ID Pelanggan. Jika sebelumnya verifikasi memerlukan proses manual dan unggahan foto KTP, kini pelanggan cukup melakukan validasi sejumlah data, yakni nama, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan kecamatan.

Data tersebut selanjutnya dicocokkan secara real time dengan data yang tercatat dalam sistem PGN melalui mekanisme validasi yang aman.

Panduan penggunaan fitur Tambah ID Pelanggan dapat diakses melalui laman ptm.id/Tutorial_TambahIDPGNMobile. Aplikasi PGN Mobile sendiri tersedia untuk diunduh melalui Google Play dan App Store.

Untuk pelanggan yang ingin melakukan pembaruan data dasar secara mandiri, PGN juga menyediakan kanal khusus melalui laman pgn.id/updatedata.

Read also:  Pilot Bus Hidrogen Diesel (H2 DDF) Mulai Mengaspal, Spek-nya Bertenaga

Sementara itu, pelanggan GasKita dapat memperoleh informasi dan layanan melalui sejumlah kanal digital resmi PGN, termasuk Pertamina Call Center 135 untuk layanan informasi dan keadaan darurat, WhatsApp Official 08151 1500645, email [email protected], serta situs pgas.id. Informasi layanan juga tersedia melalui akun Instagram dan TikTok @pgngaskita.

Fajriyah menambahkan, penguatan kanal digital juga menjadi sarana PGN untuk meningkatkan edukasi pelanggan, terutama terkait keamanan penggunaan gas bumi dan pemahaman terhadap infrastruktur gas bumi.

“Peningkatan layanan digital juga kami manfaatkan untuk memperkuat edukasi kepada pelanggan, termasuk mengenai keamanan penggunaan serta infrastruktur gas bumi. Dengan layanan dan informasi yang semakin mudah diakses melalui PGN Mobile, kami berharap pelanggan semakin memahami layanan PGN sekaligus dapat memenuhi berbagai kebutuhan administrasi secara mandiri dengan lebih mudah,” tutup Fajriyah. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Elnusa Perkuat Kapabilitas Geoscience untuk Dukung Eksplorasi Energi

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS)...

PTBA Promosikan Kalium Humat Hasil Hilirisasi Batubara di Inagritech 2026

Ecobiz.asia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, memperkenalkan produk pembenah tanah berbasis kalium humat hasil hilirisasi batubara...

Pilot Bus Hidrogen Diesel (H2 DDF) Mulai Mengaspal, Spek-nya Bertenaga

Ecobiz.asia – Kementerian ESDM meluncurkan Pilot Bus Hydrogen Diesel Dual Fuel (H2 DDF) sebagai proyek percontohan pemanfaatan hidrogen di sektor transportasi. Bus tersebut menjadi...

Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

Ecobiz.asia – Pemerintah mulai menyiapkan uji coba bus berbahan bakar campuran hidrogen dan solar (Hydrogen-Diesel Dual Fuel/H2 DDF) sebagai langkah awal penerapan hidrogen di...

Hutan Gambut Berperan Jaga Pola Hujan, Riset BRIN Ungkap Faktanya

Ecobiz.asia – Penelitian terbaru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa hutan rawa gambut tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan karbon, tetapi juga berperan...

TOP STORIES

Elnusa Perkuat Kapabilitas Geoscience untuk Dukung Eksplorasi Energi

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS)...

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

VCarboN Eyes Compliance Carbon Markets, Seeks to Expand Indonesian Projects into South Korea

Ecobiz.asia – Indonesian carbon project developer VCarboN is looking beyond the voluntary carbon market (VCM) to tap compliance carbon markets, seeking to expand international...

Indonesia Expands GCF Results-Based Carbon Finance to 34 Provinces

Ecobiz.asia - Indonesia has expanded its Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) program to 34 provinces after adding 10 new provincial governments,...

RBP dan Voluntary Carbon Market Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon Kehutanan Indonesia

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan mekanisme Results-Based Payment (RBP) dan pasar karbon sukarela (voluntary carbon market) menjadi instrumen yang saling melengkapi...