Genjot Ekspor, Integra Intip Peluang dari Tarif Baru AS

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) melihat peluang besar dari kebijakan tarif baru Amerika Serikat yang menetapkan tarif resiprokal untuk produk Indonesia sebesar 19 persen.

Tarif ini lebih kompetitif dibanding Vietnam, eksportir furnitur kayu terbesar ke AS, yang dikenakan tarif 20 persen. Produk transshipment yang dikirim ulang melalui Vietnam bahkan dikenai tarif 40 persen.

Pernyataan yang dirilis, Senin (4/8/2025) menyatakan, keunggulan tarif tersebut diyakini memperkuat posisi WOOD di pasar ekspor AS.

Read also:  BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Ekspor building component yang termasuk dalam pengecualian tarif Annex II telah menjadi motor pertumbuhan utama Integra, naik 23,2 persen YoY di semester pertama 2025.

Perseroan optimistis momentum ini akan berlanjut di semester kedua, terutama dengan tambahan kontribusi dari diversifikasi produk dan perluasan pasar.

Selain menggarap AS, WOOD menargetkan Eropa dan Timur Tengah sebagai pasar baru. Pada Juni lalu, pengiriman perdana produk flooring ke Eropa senilai 1 juta dolar AS berhasil dilakukan.

Read also:  Elnusa Realisasikan 35% CAPEX Rp602 Miliar hingga Semester I 2026

Perusahaan juga tengah mempersiapkan ekspor ke Timur Tengah dengan nilai pasar potensial 6,8 miliar dolar AS per tahun.

Meski ekspor furnitur tertekan tarif, strategi penjualan langsung ke konsumen di AS mulai menunjukkan hasil positif. WOOD telah meluncurkan dua dari empat brand furnitur yang dirancang khusus untuk e-commerce. Model ini diharapkan meningkatkan marjin sekaligus memperluas penetrasi pasar.

Read also:  PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Dengan arus kas operasional Rp274,4 miliar dan laba bersih yang tumbuh 5,2 persen YoY, Integra menegaskan fokus pada eksekusi strategi diversifikasi, pemanfaatan tarif kompetitif, dan pengembangan produk baru.

Perseroan optimistis kombinasi faktor tersebut akan menopang kinerja yang lebih solid di paruh kedua 2025, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar ekspor global. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Ecobiz.asia — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyiapkan modernisasi armada, digitalisasi hingga penggunaan teknologi rendah emisi untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Langkah tersebut mencakup...

PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memborong 13 penghargaan dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar PT Sucofindo (Persero)...

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...

Karhutla Dekati Sumur ML-12, Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade

Ecobiz.asia — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mendekati fasilitas operasi Sumur ML-12 milik...

BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Ecobiz.asia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat portofolio pembiayaan yang terkait aspek sosial dan lingkungan mencapai Rp842,1 triliun hingga akhir triwulan...

TOP STORIES

PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Ecobiz.asia — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyiapkan modernisasi armada, digitalisasi hingga penggunaan teknologi rendah emisi untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Langkah tersebut mencakup...

Hotspot Karhutla Turun 121 Titik, Chinook Jepang Siap Bantu Pemadaman

Ecobiz.asia – Jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional turun 121 titik dalam sehari menjadi...

Bentuk Tim Khusus dan Libatkan Dua Profesor, Kemenhut Dalami Dugaan Pidana Kebakaran Bromo

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mendalami penyebab kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana. Penelusuran diperkuat...

PGE Borong 13 Penghargaan ENSIA 2026, Inovasi Panas Bumi Menyebar di 5 Wilayah

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memborong 13 penghargaan dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar PT Sucofindo (Persero)...

INALUM Raih Rating BBB- dari S&P, Perkuat Akses Pendanaan Hilirisasi

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat investment grade tersebut...