KAI Group Luncurkan Pengelolaan Sampah Terintegrasi, Stasiun Gambir Jadi Percontohan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – KAI Group meluncurkan program Waste Management Terintegrasi dengan Stasiun Gambir sebagai proyek percontohan pengelolaan sampah modern di kawasan transportasi publik. Kementerian Lingkungan Hidup meminta program tersebut segera diperluas ke seluruh stasiun kereta api di Indonesia.

Peluncuran program dilakukan di Hall Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (21/5/2026), dan dihadiri Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI I Gede Darmayusa serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono.

Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI, I Gede Darmayusa, mengatakan meningkatnya mobilitas penumpang kereta api turut memicu meningkatnya timbulan sampah di kawasan stasiun dan operasional perkeretaapian.

“Mobilitas pelanggan kereta api terus meningkat setiap harinya. Di balik pertumbuhan tersebut, terdapat tantangan besar yang harus dikelola bersama, termasuk pengelolaan sampah di area pelayanan publik,” ujar Gede.

Read also:  Agrinas Palma-Pertamina Power Jalin Kerjasama, Reaktivasi Pabrik Biodiesel dan Kembangkan Bioetanol Singkong

Menurut dia, pengelolaan sampah harus dilakukan secara terintegrasi mulai dari pemilahan, pengangkutan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali guna mengurangi dampak lingkungan.

KAI mencatat total timbulan sampah di lingkungan KAI Group mencapai sekitar 1.854 ton per tahun atau lebih dari 4,3 ton per hari. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan terukur untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA).

Melalui program tersebut, KAI Group bersama KAI Services akan membangun sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui fasilitas TPS3R modern, penguatan pemilahan sampah, pengolahan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan biodigester, hingga pengembangan konversi sampah menjadi energi ramah lingkungan.

Stasiun Gambir dipilih sebagai lokasi pilot project karena menjadi salah satu simpul transportasi utama dengan volume mobilitas penumpang yang tinggi.

Read also:  Pertamina Siap Jalankan Mandatori B50, Masa Transisi Berlangsung hingga September

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, mengapresiasi langkah KAI dan meminta program pengelolaan sampah segera diterapkan di seluruh stasiun kereta api di Indonesia.

“Saya sangat apresiasi yang dilakukan KAI, termasuk membangun dan mengaktifkan TPS3R di DKI dan luar DKI. Ini sejalan dengan visi misi KLH, jadi KAI sangat membantu dalam menyelesaikan permasalahan sampah sesuai yang kita inginkan,” ujar Diaz.

Ia mengatakan PT KAI memiliki sekitar 600 stasiun dan 7.000 kilometer jalur rel dengan potensi timbulan sampah yang besar, termasuk persoalan sampah di sekitar jalur kereta.

“Saya harap ini bisa diimplementasi di seluruh stasiun di Indonesia,” katanya.

Diaz juga meminta KAI tidak hanya membangun fasilitas pengelolaan sampah, tetapi aktif melakukan edukasi kepada penumpang, pekerja, dan masyarakat sekitar rel kereta api untuk membangun budaya memilah sampah.

Read also:  Blackout Bukti Ketergantungan Indonesia Pada Batubara, IEEFA Desak Percepatan PLTS Atap

“Saya dengar tadi PT KAI memiliki 600 stasiun dan 7.000 kilometer rel kereta dan itu sampahnya tidak sedikit. Di bagian-bagian tertentu juga masih ada yang buang sampah ke rel. Makanya itu bukan hanya menyediakan fasilitasnya tapi juga bagaimana membangun kesadaran tentang pemilahan,” tegas Diaz.

Menurut dia, Kementerian Lingkungan Hidup siap berkolaborasi dengan KAI melalui pendampingan edukasi pemilahan sampah, reaktivasi TPS3R dan bank sampah, hingga pencarian offtaker untuk pengelolaan sampah berkelanjutan.

KAI Group menargetkan implementasi program pengelolaan sampah terintegrasi dilakukan bertahap sepanjang 2026–2029 di stasiun besar dan wilayah operasional strategis lainnya.

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi menjaga keandalan operasional di tengah pertumbuhan bisnis dan meningkatnya...

Serahkan CLoA PSEL Tahap II, Danantara Alihkan Proyek Medan Raya ke Mitra Cadangan

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) mengganti mitra terpilih untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Medan Raya setelah konsorsium yang sebelumnya...

Pertamina Drilling dan ANP Timor Leste Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM Migas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menjalin kerja sama dengan Autoridade Nacional do Petróleo (ANP) Timor Leste untuk meningkatkan kapasitas sumber...

Pertamina Bidik Tandan Kosong Sawit Jadi Bioetanol Pengganti BBM Impor

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) memperkuat strategi pengurangan impor bahan bakar minyak (BBM) dengan mengoptimalkan pemanfaatan minyak sawit beserta limbahnya sebagai sumber bioenergi untuk...

PLN EPI dan eFUELS SEA Jajaki Ekspor Hidrogen Hijau Indonesia ke Singapura

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan perusahaan asal Singapura, eFUELS SEA Pte. Ltd., menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki pengembangan...

TOP STORIES

Pertamina Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Keandalan Operasi dan Ketahanan Energi

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi menjaga keandalan operasional di tengah pertumbuhan bisnis dan meningkatnya...

Indonesia Links Transport Decarbonization to Energy Security, Rolls Out Zero ODOL Roadmap

Ecobiz.asia - Indonesia is positioning transport decarbonization as a key pillar of its energy security strategy while rolling out a nine-point roadmap to eliminate...

PLN Expands EV Charging Network as Home Chargers Surpass 92,000

Ecobiz.asia – Indonesia's state-owned electricity company PT PLN (Persero) has significantly expanded the country's electric vehicle (EV) charging infrastructure, with the number of home...

Danantara Issues Conditional Letters of Award to Eight Partners for Indonesia’s Second-Phase WTE Projects

Ecobiz.asia - PT Danantara Investment Management (DIM) has officially issued Conditional Letters of Award (CLoA) to eight selected consortiums for the second phase of...

Indonesia Looks to Universities to Unlock White Hydrogen Potential

Ecobiz.asia – Indonesia's Deputy Minister of Higher Education, Science and Technology, Stella Christie, has called on universities to take a leading role in developing...