PTBA Bicara Gasifikasi Batu Bara Jadi DME untuk Perkuat Ketahanan Energi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mendorong pengembangan hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.

Dalam keterangannya di Tanjung Enim, Selasa (5/5/2026), PTBA menyatakan proyek tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus mengurangi ketergantungan impor energi.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, mengatakan hilirisasi batu bara menjadi DME tidak hanya merupakan proyek industri, tetapi juga bagian dari upaya menjawab tantangan ketahanan energi nasional.

Read also:  Pertamina Drilling Luncurkan Smart Bin Berbasis AI untuk Perkuat Program Green Drilling

“Proyek ini sejalan dengan upaya memperkuat kedaulatan energi, mendorong industrialisasi, serta menciptakan lapangan kerja yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto, menambahkan pengembangan DME merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan sekaligus Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Pengembangan DME menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor LPG, menghemat devisa, serta memperkuat industri domestik,” kata Turino.

Saat ini, Indonesia masih bergantung pada impor LPG untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan sektor produktif, yang turut menekan neraca perdagangan dan subsidi energi.

Read also:  Pertamina Siap Jalankan Mandatori B50, Masa Transisi Berlangsung hingga September

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, saat acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II, Kamis (29/04/2026) menyebut proyek DME di Tanjung Enim menjadi bagian dari percepatan hilirisasi nasional.

“Pengembangan DME menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor LPG yang saat ini masih sekitar 80% dari kebutuhan nasional,” ujarnya.

Komisaris Utama MIND ID, Fuad Bawazier, menilai proyek hilirisasi batu bara menjadi DME memberikan manfaat besar bagi negara, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Read also:  PHM Dorong Konservasi Pesisir dan Dekarbonisasi Lewat Penanaman Mangrove di Lamaru

“Banyak manfaat proyek ini yang tidak seluruhnya tercermin dalam laporan keuangan korporasi, sehingga perlu dukungan semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan pihaknya akan terus mendorong sinergi antaranggota grup dan mitra strategis agar proyek hilirisasi berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pengembangan DME diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan industri pendukung. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan,...

PLN Nusantara Power Hasilkan 490,5 GWh Energi Hijau dari Cofiring Biomassa pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat peran biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Sepanjang semester I 2026, implementasi program...

HDI Jajaki Kolaborasi dengan BRIN Kembangkan Teknologi Hidrogen untuk Energi

Ecobiz.asia – PT Hidro Dinamika Internasional (HDI) menjajaki kerja sama riset dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempercepat pengembangan teknologi hidrogen di...

Bio Farma Mulai Gunakan CNG, Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Ecobiz.asia – PT Bio Farma (Persero) resmi bekerja sama dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) untuk memanfaatkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai sumber...

Terapkan Biodiesel B50 pada Lokomotif dan Kereta Pembangkit, KAI Perankan Dua Sisi Transisi Energi

Ecobiz.asia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada sarana diesel sejak 1 Juli 2026. Penerapan tersebut mencakup...

TOP STORIES

Pertamina EP Bunyu Tanam 1.000 Mangrove dan Durian, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menanam 1.000 bibit pohon yang terdiri atas 900 mangrove dan 100 durian di Desa Bunyu Selatan,...

Indonesia Prepares Hydrogen-Diesel Bus Pilot to Advance Clean Transport

Ecobiz.asia – Indonesia is preparing to pilot a Hydrogen-Diesel Dual Fuel (H2 DDF) bus as part of its efforts to introduce hydrogen into the...

Kebijakan Kehutanan Masih Bertumpu pada Interpretasi Tunggal, Sederhanakan Keragaman Sejarah, Sosial, Budaya

Ecobiz.asia – Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ahmad Maryudi, menilai kebijakan kehutanan di Indonesia masih bertumpu pada interpretasi tunggal mengenai penguasaan...

Pemerintah Siapkan Uji Coba Bus Hidrogen-Diesel, Target Diluncurkan di GHES 2026

Ecobiz.asia – Pemerintah mulai menyiapkan uji coba bus berbahan bakar campuran hidrogen dan solar (Hydrogen-Diesel Dual Fuel/H2 DDF) sebagai langkah awal penerapan hidrogen di...

Champion Tidak Dilahirkan tapi Dibentuk, Mengapa Keteladanan Menjadi Investasi Terbesar dalam Membangun Masa Depan Bangsa

Oleh: Diah Y. Suradiredja (Founder of Natural Resources Development Center) Tulisan ini disusun sebagai sebuah Thought Leadership Paper, bukan sebagai artikel populer maupun kajian akademik yang...