PTBA Bicara Gasifikasi Batu Bara Jadi DME untuk Perkuat Ketahanan Energi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mendorong pengembangan hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global.

Dalam keterangannya di Tanjung Enim, Selasa (5/5/2026), PTBA menyatakan proyek tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus mengurangi ketergantungan impor energi.

Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, mengatakan hilirisasi batu bara menjadi DME tidak hanya merupakan proyek industri, tetapi juga bagian dari upaya menjawab tantangan ketahanan energi nasional.

Read also:  Ceria Raih PROPER Hijau Perdana 2024–2025, Bukti Kinerja Lingkungan Beyond Compliance

“Proyek ini sejalan dengan upaya memperkuat kedaulatan energi, mendorong industrialisasi, serta menciptakan lapangan kerja yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto, menambahkan pengembangan DME merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan sekaligus Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Pengembangan DME menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor LPG, menghemat devisa, serta memperkuat industri domestik,” kata Turino.

Saat ini, Indonesia masih bergantung pada impor LPG untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan sektor produktif, yang turut menekan neraca perdagangan dan subsidi energi.

Read also:  Beyond Technology, Trust Becomes Critical for Indonesia’s Nuclear Program

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, saat acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II, Kamis (29/04/2026) menyebut proyek DME di Tanjung Enim menjadi bagian dari percepatan hilirisasi nasional.

“Pengembangan DME menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor LPG yang saat ini masih sekitar 80% dari kebutuhan nasional,” ujarnya.

Komisaris Utama MIND ID, Fuad Bawazier, menilai proyek hilirisasi batu bara menjadi DME memberikan manfaat besar bagi negara, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Read also:  Rincian Proyek PLTS PLN 1,225 GW Lewat Skema GIGA ONE, Target COD 2029

“Banyak manfaat proyek ini yang tidak seluruhnya tercermin dalam laporan keuangan korporasi, sehingga perlu dukungan semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan pihaknya akan terus mendorong sinergi antaranggota grup dan mitra strategis agar proyek hilirisasi berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pengembangan DME diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan industri pendukung. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ESG-IN, IDCTA Sign MoU to Advance Digitalization and Integrity of Indonesia’s Carbon Market

Ecobiz.asia — ESG-IN and the Indonesia Carbon Trade Association have signed a memorandum of understanding (MoU) to accelerate the development of a verified data-driven...

PHE Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Stabilitas Pasokan Energi di Tengah Tekanan Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam menjaga stabilitas pasokan energi...

ESG-IN dan IDCTA Teken MoU, Dorong Digitalisasi dan Integritas Pasar Karbon Indonesia

Ecobiz.asia – ESG-IN dan Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mempercepat pengembangan ekosistem kredit karbon berbasis data terverifikasi di Indonesia. Penandatanganan...

ADB Launches Initiative to Build Asia’s Critical Minerals Supply Chains for Clean Energy and Batteries

Ecobiz.asia — The Asian Development Bank (ADB) has launched a new financing initiative aimed at developing critical minerals supply chains across Asia and the...

Singapore, Philippines Sign First Carbon Credit Deal Under Paris Agreement Article 6

Ecobiz.asia — Singapore and the Philippines have signed an implementation agreement on carbon credit collaboration under Article 6 of the Paris Agreement, marking the...

TOP STORIES

ESG-IN, IDCTA Sign MoU to Advance Digitalization and Integrity of Indonesia’s Carbon Market

Ecobiz.asia — ESG-IN and the Indonesia Carbon Trade Association have signed a memorandum of understanding (MoU) to accelerate the development of a verified data-driven...

PHE Perkuat Budaya HSSE untuk Jaga Stabilitas Pasokan Energi di Tengah Tekanan Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam menjaga stabilitas pasokan energi...

ESG-IN dan IDCTA Teken MoU, Dorong Digitalisasi dan Integritas Pasar Karbon Indonesia

Ecobiz.asia – ESG-IN dan Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mempercepat pengembangan ekosistem kredit karbon berbasis data terverifikasi di Indonesia. Penandatanganan...

ADB Launches Initiative to Build Asia’s Critical Minerals Supply Chains for Clean Energy and Batteries

Ecobiz.asia — The Asian Development Bank (ADB) has launched a new financing initiative aimed at developing critical minerals supply chains across Asia and the...

Singapore, Philippines Sign First Carbon Credit Deal Under Paris Agreement Article 6

Ecobiz.asia — Singapore and the Philippines have signed an implementation agreement on carbon credit collaboration under Article 6 of the Paris Agreement, marking the...