Dorong Peningkatan Pendapatan UMKM, Rumah BUMN Balikpapan Raih Penghargaan Internasional ESG Business Awards 2024 

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Program Rumah BUMN Balikpapan yang dikelola PT Pertamina (Persero) mendapat pengakuan di kancah internasional. 

Program Rumah BUMN Balikpapan diakui sebagai program unggulan yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sehingga diganjar penghargaan ESG Business Awards 2024 dari Charlton Media Group. 

Rumah BUMN Balikpapan mendapat penghargaan untuk kategori Entrepreneurship Development Programme Award. Penghargaan diterima langsung oleh CEO Rumah BUMN Balikpapan, Hitler Sijabat dari Direktorat Eksplorasi Pertamina Hulu Energi dan dihadiri juga oleh CFO Rumah BUMN Balikpapan, Rachmat Wahid dari Direktorat Keuangan Pertamina Hulu Energi.

Read also:  PEP Bunyu Field dan FSPPB Tanam Pohon untuk Dukung Keberlanjutan Lingkungan

Baca juga: Sebut Peran Penting Indonesia dalam Pasokan Nikel Global, Bos Eramet Bicara Pentingnya Praktik ESG pada Pertambangan

“Rumah BUMN Balikpapan yang dikelola oleh Pertamina berhasil mengoptimalkan perannya dalam pengembangan usaha UMKM. Melalui strategi yang aktif, masif dan tepat sasaran serta melakukan integrasi dan kolaborasi pemerintah, swasta dan akademik mampu membantu total pelaku UMKM mendapatkan revenue yang signifikan,” ujar Hitler Sijabat dikutip Jumat, 27 September 2024.

Read also:  PLN EPI Gandeng Sorbu Agro Energi Kembangkan Bioenergi Sorgum di Gorontalo

Program Rumah BUMN Balikpapan berhasil mendorong usaha pelaku UMKM untuk lebih aktif, masif, tepat sasaran melalui integrasi dan kolaborasi pemerintah, swasta dan akademik. Dengan berbagai dukungan ini pelaku UMKM berhasil mendapatkan revenue yang signifikan pada pertengahan tahun ini, yakni sekitar Rp58,7 miliar.

Proses penjurian ESG Business Award 2024 dilakukan selama satu hingga dua bulan. Panel juri yang menilai merupakan para praktisi dan profesional dari lintas sektor. 

Baca juga: Kementerian ESDM: Implementasi GMP dan ESG Hilangkan Stigma Negatif Kegiatan Pertambangan

Read also:  Pertamina Drilling-Halliburton Perkuat Kerja Sama, Bidik Proyek Migas hingga Geothermal Global

Mereka adalah Dr Niven Huang, Managing Director KPMG Sustainability Consulting Co, Ltd; Sammie Leung, Partner Regional ESG Service Asia Pacific PwC; Arina Kok, Partner EY APAC Decarbonization Leader and Malaysia Climate Change and Sustainability Services (CCaSS) Leader, Ernst & Young Consulting Sdn Bhd; Kate Hart, Asia Pacific Co-Lead, Sustainability Partner, Kearney Asia-Pacific; dan Michelle Gunawan, Partner, Energy and Climate & Sustainability Practice, Boston Consulting Group. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Carbon Digital Conference 2026 returns as Indonesia’s carbon market gains momentum under new forestry regulation

The Carbon Digital Conference (CDC) 2026 will return on 8-9 December 2026, bringing together carbon project developers, technology providers, policymakers, financiers, corporate buyers, investors,...

PLN EPI Ajak Pabrik Sawit Kembangkan BioCNG, Limbah POME Diolah Jadi Energi Bersih

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengajak pabrik kelapa sawit (PKS) berkolaborasi mengembangkan Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbasis limbah cair...

PGE Kantongi Pendanaan Global US$477 Juta untuk Tiga Proyek Panas Bumi

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperoleh dukungan pendanaan internasional senilai total 477,87 juta dollar AS untuk tiga proyek panas bumi setelah...

PLN EPI Gandeng ITERA dan PLN Puslitbang Kembangkan Kaliandra dan Sorgum untuk Biomassa dan Hidrogen Hijau

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) untuk...

Pertamina Bongkar Strategi Hadapi Krisis Energi dan Iklim, Biofuel hingga CCS Jadi Andalan

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat transformasi bisnis rendah karbon melalui pengembangan biofuel, panas bumi, hingga teknologi carbon capture and storage (CCS/CCUS) sebagai strategi...

TOP STORIES

Carbon Digital Conference 2026 returns as Indonesia’s carbon market gains momentum under new forestry regulation

The Carbon Digital Conference (CDC) 2026 will return on 8-9 December 2026, bringing together carbon project developers, technology providers, policymakers, financiers, corporate buyers, investors,...

PLN EPI Ajak Pabrik Sawit Kembangkan BioCNG, Limbah POME Diolah Jadi Energi Bersih

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengajak pabrik kelapa sawit (PKS) berkolaborasi mengembangkan Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbasis limbah cair...

PGE Kantongi Pendanaan Global US$477 Juta untuk Tiga Proyek Panas Bumi

Ecobiz.asia – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperoleh dukungan pendanaan internasional senilai total 477,87 juta dollar AS untuk tiga proyek panas bumi setelah...

Indonesia-GGGI Partnership Targets US$2 Billion in Green Investment by 2030

Ecobiz.asia — Indonesia and the Global Green Growth Institute (GGGI) have launched the Green Indonesia Future Initiative (GIFT), a strategic partnership targeting the mobilization...

Kemenhut Tetapkan 10 Hutan Adat dan Luncurkan Roadmap Percepatan Hutan Adat

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan meluncurkan Peta Jalan (Roadmap) Percepatan Penanganan dan Penetapan Status Hutan Adat 2025-2029 sekaligus menyerahkan 10 Surat Keputusan (SK) penetapan Hutan...