CEO of Petrofund Namibia Impressed by Pertamina’s Drilling Training Center in Indonesia

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Nillian Mulemi, CEO of the Petroleum Training and Education Fund (Petrofund) from Namibia, expressed admiration during her visit to the Indonesia Drilling Training Center (IDTC) operated by Pertamina, located in Kaplongan Village, Indramayu, West Java.

Mulemi described IDTC as an exceptional training facility that prepares drilling crews in various aspects, including Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

“This is an outstanding training center. The training offered provides integrated solutions, which are exactly what we need to train our drilling crews. IDTC offers remarkable program solutions. We are considering sending crews for advanced training, with hopes that all participants successfully complete the program,” Mulemi stated in a press release on Wednesday, September 25, 2024.

Read also:  PLTS Terapung Gajah Mungkur Ditarget Beroperasi 2027, Kapasitas 218 GWh

Baca juga: ASPEBINDO Highlights Coal’s Key Role and Urges LNG Optimization for Energy Transition Under New Leadership

Currently, a team of ten from Petrofund is undergoing training at IDTC. The delegation is focusing on intensive roughneck drilling training.

This training initiative is part of a Memorandum of Understanding (MoU) between Pertamina and Petrofund to collaborate on human resource training. This partnership is motivated by the discovery of offshore oil resources in Namibia in February 2022.

Read also:  Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Peluang Bisnis Geothermal dan Migas

IDTC is owned by PT Pertamina Drilling Services Indonesia, a subsidiary of PT Pertamina Hulu Energi, which serves as Pertamina’s upstream subholding.

Komara Media, Vice President of Rig Services Operation at Pertamina Drilling, noted that IDTC has over ten years of experience in drilling training, with instructors who possess more than 30 years of industry experience.

Read also:  Lewat MALIKA 2.0, PDC Ubah Limbah Jelantah Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat

“IDTC has accredited assessors and experienced instructors with backgrounds in the oil and gas sector. We emphasize practical training, equipped with a RIG unit and a well control simulator. We hope that CEO Petrofund’s visit to IDTC will showcase how PTC and PDSI effectively deliver training, paving the way for further collaboration,” Media added. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat tingkat kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,46 pada 2026,...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Pertamina dan IBC Jajaki Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan PT Industri Baterai Indonesia (IBC) menjajaki pengembangan ekosistem industri baterai terintegrasi, termasuk Battery Energy Storage System (BESS), daur...

Perkuat Pasokan Gas Bumi, PGN Dapat Tambahan 5,45 BBTUD dari WK Tungkal

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat pasokan gas bumi domestik melalui kerja sama dengan Mont D’Or Oil...

PDC Perkuat Tata Kelola AI untuk Mitigasi Risiko Data dan Hukum

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperkuat tata kelola penggunaan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan perusahaan untuk mengantisipasi risiko keamanan data, aspek hukum,...

TOP STORIES

Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat tingkat kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,46 pada 2026,...

Karhutla, Kemenhut Kembali Sanksi Administratif Lima Perusahaan PBPH

Ecobiz.asia - – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali menjatuhkan sanksi administratif kepada lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kalimantan Barat setelah ditemukan...

KLH Bangun Ekosistem Pengelolaan Limbah Baterai Mobil Listrik, Timbulan Diproyeksi Memuncak 2040

Ecobiz.asia — Ledakan penggunaan kendaraan listrik berpotensi menghadirkan persoalan baru: gunungan baterai bekas. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan timbulan limbah baterai kendaraan listrik akan...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Sungai Mengering, Ketergantungan Batu Bara Dinilai Perparah Krisis Iklim di Kalimantan

Ecobiz.asia -- Kekeringan dan pendangkalan sejumlah sungai besar di Kalimantan di tengah fenomena El Niño menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali ketergantungan Indonesia...