Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi dengan total kapasitas PLTS yang terpasang mencapai 12,34 MWp.

Bekerja sama dengan Xurya, instalasi PLTS Atap tersebut dapat memproduksi produksi listrik bersih 16,8 GWh per tahun.

Peresmian dilakukan di Kantor Pusat Transmart Cempaka Putih, Jakarta, Rabu (15/9/2026), sekaligus menandai rampungnya implementasi PLTS Atap di seluruh lokasi Trans Mall Group.

Instalasi tersebut memanfaatkan area atap seluas sekitar 90.600 meter persegi dan terdiri atas 21.000 panel surya dan menjadikannya sebagai instalasi PLTS Atap terluas di Indonesia.

Read also:  Pangkas Penggunaan BBM, PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara

Dari kapasitas tersebut, Trans Mall Group memperkirakan dapat mengurangi emisi karbon lebih dari 13.000 ton CO2 per tahun.

Dari sisi bisnis, penggunaan energi surya juga memberikan efisiensi biaya listrik sekitar 8–10% per tahun.

Project & Development Director PT Trans Retail Indonesia Leonardus Palayukan mengatakan efisiensi tersebut menjadi salah satu manfaat langsung dari implementasi PLTS Atap di jaringan Trans Mall Group.

Sementara itu, Human Resources & Corporate Communications Director PT Trans Retail Indonesia Satria Hamid Ahmadi mengatakan pemasangan PLTS di seluruh lokasi menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengurangi penggunaan energi konvensional sekaligus menjalankan agenda ESG.

Read also:  PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

“Implementasi PLTS atap di 16 lokasi kami secara serentak adalah wujud nyata bahwa Trans Mall Group serius dalam menjalankan komitmen ESG sebagai bagian dari DNA bisnis kami,” ujar Satria.

Instalasi PLTS Atap Trans Mall Group dikembangkan melalui kolaborasi dengan Xurya, perusahaan penyedia solusi energi surya dengan skema sewa tanpa investasi awal.

Read also:  Lewat MALIKA 2.0, PDC Ubah Limbah Jelantah Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat

VP Commercial Xurya Adhi Laksmanaputra mengatakan kerja sama yang sebelumnya dimulai dari tiga proyek di Trans Studio Mall kini berkembang menjadi 16 lokasi dengan total kapasitas 12,34 MWp.

“Kami mengapresiasi Trans Mall Group yang memulai kerja sama dengan Xurya pada tiga proyek PLTS di Trans Studio Mall, dan kini telah berkembang menjadi 16 lokasi dengan total kapasitas 12,34 MWp,” ujar Adhi.

Menurut Adhi, Xurya akan melanjutkan dukungan melalui pengoperasian dan pemeliharaan sistem untuk menjaga kinerja PLTS di seluruh lokasi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pangkas Penggunaan BBM, PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyiapkan jaringan logistik Liquefied Natural Gas (LNG) untuk memasok gas ke pembangkit berkapasitas total 477...

MNK Rokan Jadi Pijakan Awal Pertamina Kembangkan Ekosistem Migas Non-Konvensional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadikan pengembangan Migas Non Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan sebagai pijakan awal untuk membangun kapabilitas dan...

Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai fasilitas percontohan untuk mengembangkan...

ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

Ecobiz.asia – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) bersama peserta Women On The Move 2026 melakukan aksi konservasi laut di Medana Bay, Lombok, dengan melepasliarkan...

PGN Perluas Pasar Gas Bumi, Andalkan CNG hingga Pasokan Baru

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperluas pasar gas bumi dengan mengandalkan pengembangan infrastruktur, konektivitas pasokan, serta skema beyond pipeline seperti...

TOP STORIES

B50 Sudah Mengalir di 94% SPBU, Pemerintah Kejar Deadline Transisi 1 Oktober

Ecobiz.asia — Implementasi biodiesel 50% atau B50 telah menjangkau 6.050 dari 6.412 SPBU di seluruh Indonesia atau sekitar 94%. Pemerintah kini mengejar penyelesaian transisi...

WWF Indonesia dan DIPI Dorong Transformasi Ritel untuk Perkuat Pangan Sehat dan Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Transformasi sistem pangan di Indonesia perlu didorong dari hulu hingga hilir dengan melibatkan peritel sebagai penghubung utama antara produsen dan konsumen. Penguatan...

KKP Tetapkan 683.826,89 Ha Perairan di Maluku Tengah Jadi Kawasan Konservasi, Habitat Penting Hiu Martil

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan perairan Pulau Teon, Nila, dan Serua (TNS), Maluku Tengah, Maluku, seluas 683.826,89 hektare sebagai Kawasan Konservasi...

Indonesia Moves Biodiversity Credits Toward National Park Conservation Finance

Ecobiz.asia — Indonesia is moving to develop biodiversity credits as a potential financing mechanism for national park conservation, with the Ministry of Forestry now...

Kemenhut Blak-blakan Penegakan Hukum Karhutla, 31 Kasus Libatkan Perorangan hingga Korporasi

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap penanganan 31 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 10 provinsi dengan total areal terdampak mencapai 3.625 hektare....