BEI Luncurkan Website IDX Sustainability, Perkuat Transparansi Pasar Modal Berkelanjutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan website IDX Sustainability, platform terpusat yang menyajikan informasi Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk emiten dan investor, pada acara Ring the Bell for Climate di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Peluncuran ini menandai langkah baru BEI dalam memperkuat transparansi dan mendorong pertumbuhan investasi berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Platform baru tersebut mengintegrasikan berbagai data penting, mulai dari laporan metrik ESG Perusahaan Tercatat, nilai dan peringkat ESG dari penyedia global, kinerja indeks ESG, hingga daftar produk investasi berkelanjutan.

Read also:  PT Timah Susun Peta Jalan Dekarbonisasi, Penggunaan PLTS dan EV Jadi Prioritas

BEI berharap keberadaan laman ini dapat memperluas akses informasi, meningkatkan kualitas pengungkapan keberlanjutan, serta mendorong aliran modal menuju perusahaan yang mengimplementasikan praktik ESG secara konsisten.

“Website IDX Sustainability merupakan upaya BEI membangun pasar modal yang lebih transparan dan kredibel, sekaligus mempersiapkan Indonesia menuju ekonomi rendah karbon,” ujar Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik.

Acara peluncuran dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan Ring the Bell for Climate, bagian dari kampanye World Federation of Exchanges yang digelar serentak selama COP30 UNFCCC di Belém, Brasil. BEI juga mengumumkan partisipasi IDXCarbon dalam rangkaian Sellers Meet Buyers pada forum tersebut.

Read also:  PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Setelah seremoni, BEI melanjutkan kegiatan dengan Pelatihan Modul 6 Net Zero Incubator bertema carbon development project dan climate financing. Program ini memasuki tahun kedua dengan peserta mencapai 48 Perusahaan Tercatat dan 121 perwakilan perusahaan. BEI bekerja sama dengan PT Sucofindo, International Finance Corporation (IFC), dan Jejakin sebagai knowledge partners.

Program Net Zero Incubator terdiri atas enam modul berjenjang, mulai dari pengenalan risiko iklim, perhitungan emisi, penyusunan target dekarbonisasi, hingga pelaporan emisi. BEI juga melakukan offsetting untuk seluruh perusahaan peserta sebagai bagian dari komitmen pengurangan emisi.

Read also:  ANTAM Catat Efisiensi Energi, Andalkan PLTS untuk Tekan Pemakaian BBM

BEI berharap kehadiran website IDX Sustainability dapat menjadi rujukan utama bagi pelaku pasar dalam memahami perkembangan investasi hijau di Indonesia sekaligus memperkuat akuntabilitas emiten dalam mengelola isu keberlanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

AIIB dan KfW Kolaborasi Dukung Ketahanan Iklim Indonesia, Siapkan Pembiayaan Hingga Total US$850 Juta

Ecobiz.asia – Bank Pembangunan Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank/AIIB) dan bank pembangunan Jerman, KfW, menjalin kerja sama untuk mendukung program adaptasi perubahan iklim...

PLTS Terapung Karangkates Capai 70% Konstruksi, Bidik Produksi Listrik Perdana Desember

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat progres konstruksi infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

PDC Bersama Pertamina dan PHE Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami, Seperti Apa?

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC), PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengembangkan teknologi geokimia untuk mendukung eksplorasi hidrogen alami...

Tarif, Infrastruktur, Insentif Jadi Kendala Investasi Panas Bumi

Ecobiz.asia -- Keekonomian proyek, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan minimnya insentif fiskal masih menjadi tiga tantangan utama investasi panas bumi di Indonesia, meskipun sumber energi...

TOP STORIES

AIIB, KfW Coordinate $850 Million in Climate Resilience Financing for Indonesia

Ecobiz.asia – The Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) and Germany’s KfW Development Bank are coordinating up to US$850 million in financing to support Indonesia’s...

Riau Seeks Faster ART-TREES Registration as International Carbon Buyers Await

Ecobiz.asia – Indonesia’s Riau provincial government is urging the central government to accelerate registration of its GREEN for Riau forest carbon program under the...

Potensi Dana Karbon Riau Besar, Konservasi Gambut dan Satwa Jadi Kunci

Ecobiz.asia – Potensi pendanaan dari pasar karbon berbasis hutan dan gambut di Riau perlu diiringi perlindungan ekosistem, termasuk pemulihan gambut dan konservasi satwa liar....

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

AIIB dan KfW Kolaborasi Dukung Ketahanan Iklim Indonesia, Siapkan Pembiayaan Hingga Total US$850 Juta

Ecobiz.asia – Bank Pembangunan Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank/AIIB) dan bank pembangunan Jerman, KfW, menjalin kerja sama untuk mendukung program adaptasi perubahan iklim...