BEI Luncurkan Website IDX Sustainability, Perkuat Transparansi Pasar Modal Berkelanjutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan website IDX Sustainability, platform terpusat yang menyajikan informasi Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk emiten dan investor, pada acara Ring the Bell for Climate di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Peluncuran ini menandai langkah baru BEI dalam memperkuat transparansi dan mendorong pertumbuhan investasi berkelanjutan di pasar modal Indonesia.

Platform baru tersebut mengintegrasikan berbagai data penting, mulai dari laporan metrik ESG Perusahaan Tercatat, nilai dan peringkat ESG dari penyedia global, kinerja indeks ESG, hingga daftar produk investasi berkelanjutan.

Read also:  ANTAM Kembali Masuk Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

BEI berharap keberadaan laman ini dapat memperluas akses informasi, meningkatkan kualitas pengungkapan keberlanjutan, serta mendorong aliran modal menuju perusahaan yang mengimplementasikan praktik ESG secara konsisten.

“Website IDX Sustainability merupakan upaya BEI membangun pasar modal yang lebih transparan dan kredibel, sekaligus mempersiapkan Indonesia menuju ekonomi rendah karbon,” ujar Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik.

Acara peluncuran dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan Ring the Bell for Climate, bagian dari kampanye World Federation of Exchanges yang digelar serentak selama COP30 UNFCCC di Belém, Brasil. BEI juga mengumumkan partisipasi IDXCarbon dalam rangkaian Sellers Meet Buyers pada forum tersebut.

Read also:  CBG Jadi Solusi Transisi dari LNG, Manfaatkan 130 Juta M3 Limbah Sawit

Setelah seremoni, BEI melanjutkan kegiatan dengan Pelatihan Modul 6 Net Zero Incubator bertema carbon development project dan climate financing. Program ini memasuki tahun kedua dengan peserta mencapai 48 Perusahaan Tercatat dan 121 perwakilan perusahaan. BEI bekerja sama dengan PT Sucofindo, International Finance Corporation (IFC), dan Jejakin sebagai knowledge partners.

Program Net Zero Incubator terdiri atas enam modul berjenjang, mulai dari pengenalan risiko iklim, perhitungan emisi, penyusunan target dekarbonisasi, hingga pelaporan emisi. BEI juga melakukan offsetting untuk seluruh perusahaan peserta sebagai bagian dari komitmen pengurangan emisi.

Read also:  Pertamina dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia

BEI berharap kehadiran website IDX Sustainability dapat menjadi rujukan utama bagi pelaku pasar dalam memahami perkembangan investasi hijau di Indonesia sekaligus memperkuat akuntabilitas emiten dalam mengelola isu keberlanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ASEAN Strengthens Regional Readiness for El Niño and Transboundary Haze

Ecobiz.asia — ASEAN environment ministers have reaffirmed their commitment to strengthening regional preparedness against forest fires and transboundary haze as the region faces an...

Pertamina dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) dan Boeing menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia. Kerja...

PGN Kembangkan Gas Metana Batubara Tanjung Enim, Targetkan Pasokan Hingga 25 MMSCFD

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mempercepat pengembangan gas metana batubara (Coalbed Methane/CBM) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, sebagai sumber pasokan...

PHI Tanam 1.500 Mangrove dan Lamun di Kepulauan Seribu, Libatkan Pekerja dan Kelompok Tani

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menanam 1.000 bibit mangrove dan 500 bibit lamun di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, sebagai upaya memperkuat perlindungan...

PTBA dan Pertamina NRE Jajaki Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

Ecobiz.asia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menjajaki pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di...

TOP STORIES

Aroma Liberika dan Komitmen CSR untuk Kalimantan Barat

Oleh : Gusti Hardiansyah (Guru Besar Universitas Tanjungpura, Ketua ICMI Orwil Kalbar) Ecobiz.asia - Malam itu, Ballroom Hotel Borobudur Jakarta tidak hanya menjadi ruang pertemuan....

Cegah Karhutla, KLH Minta Perusahaan Bantu Restorasi Gambut di Sekitar Konsesi

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meminta perusahaan pemegang konsesi kehutanan, perkebunan kelapa sawit, dan kawasan industri ikut merestorasi ekosistem gambut...

Indonesia Issues Presidential Directive to Protect Sumatran and Bornean Elephants

Ecobiz.asia — Indonesian President Prabowo Subianto has issued a presidential directive mandating a coordinated, cross-government effort to protect the populations and habitats of the...

Indonesia Becomes First Country to Implement Global Carbon Data Standard in National Registry

Ecobiz.asia — Indonesia has become the first country to implement the Climate Data Steering Committee (CDSC)'s Common Carbon Credit Data Model through its newly...

SRUK Resmi Meluncur, Indonesia Jadi yang Pertama Terapkan Standar Data Karbon CDSC

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) di Jakarta, Kamis (9/7/2026), yang sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di...