PGN-Inpex Teken Kesepakatan LNG Blok Masela: Kabar Baik untuk Pasar Gas Dalam Negeri

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Pasar gas bumi domestik kembali mendapat angin segar dengan ditandatanganinya Heads of Agreement (HOA) untuk penjualan Liquefied Natural Gas (LNG) dari proyek Lapangan Abadi di Blok Masela, antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dengan INPEX Masela. 

Penandatanganan HOA LNG dengan INPEX Masela berlangsung dalam IPA Convex 2025 (21/05/202) disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto, di mana PGN sebagai salah satu offtaker diwakili oleh Arief S. Handoko selaku Direktur Utama. 

Baca juga: Sinergi Pemerintah – PGN Amankan Ketahanan Gas Domestik, PGN Tambah Pasokan dari Penandatanganan Swap Gas Agreement

Read also:  Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

PGN tentunya mematuhi arahan dari pemerintah perihal komersialisasi LNG Blok Masela serta aspek-aspek lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagaimana 8 kerja sama yang sudah lebih dulu ditandatangani PGN, alokasi gas dari Blok Masela juga akan dipriositaskan untuk kebutuhan gas dalam negeri.

PGN sangat mengapresiasi pemerintah atas support yang berkesinambungan untuk pemenuhan gas bumi domestik. Terlaksananya HOA dengan Inpex Masela memberikan kepastian pemanfaatan gas dari proyek strategis, Blok Masela.

Optimalisasi pemanfaatan gas dari Blok Masela sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar pemerintah, BUMN, serta badan swasta dalam maupun luar negeri berkolaborasi untuk mendukung transisi energi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. 

Read also:  Dunia Lirik Produk Hijau, Transisi Energi Jadi Kunci Daya Saing Ekspor Indonesia

“PGN akan memanfaatkan LNG Blok Masela sebagai pelengkap pasokan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan di domestik. Pasokan gas dari Blok Masela diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen PGN untuk terus menyediakan gas bumi bagi pelanggan,” terang Arief.

Baca juga: PGN Teken PJBG dan Kerja Sama Strategis di IPA Convex 2025

Pasokan dari salah satu proyek LNG terbesar di Indonesia, juga memungkinkan untuk mendorong pengembangan infrastruktur untuk membawa gas bumi sampai ke end user. Peran pemerintah dan badan usaha sebagai mitra strategis yang solid akan mendorong manfaat Blok Masela semakin optimal dan berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

Read also:  Badan Pengelola Gambut Ditargetkan Terbentuk Pekan Depan, Menhut Rancang Draft Perpres

“Keberlanjutan pasokan penting dalam rantai pemanfaatan gas bumi di Indonesia, sehingga PGN sebagai Subholding Gas Pertamina aktif untuk meraih segala potensi demi mengamankan kebutuhan energi pelanggan terpenuhi dalam jangka panjang,” tutup Arief. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

Tak Tebang Pilih, Menhut Bekukan Izin Enam Perusahaan di Kalteng terkait Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin enam perusahaan yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan tersebut,...

Kemenhut Tanggapi Kritik Greenpeace Soal Karhutla, Beberkan Operasi Pemadaman hingga Sanksi ke Perusahaan

Ecobiz.asia - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menanggapi kritik Greenpeace Indonesia dengan menegaskan bahwa anggapan pemerintah tidak bertindak dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak...

Pusat Data Butuh Tambahan 20 GW, Bahlil Siapkan Energi Bersih untuk Batam–Karimun–Bintan

Ecobiz.asia — Indonesia membutuhkan tambahan pasokan listrik sekitar 20 gigawatt (GW) untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pusat data. Pemerintah menyiapkan Batam, Karimun, dan Bintan sebagai...

Transmisi Jadi Tantangan, PLN Sebut Butuh Investasi Rp3.400 Triliun Untuk Transisi Energi

Ecobiz.asia — Pembangunan jaringan transmisi menjadi salah satu tantangan utama transisi energi Indonesia karena sumber energi dan pusat permintaan listrik tersebar di wilayah berbeda....

TOP STORIES

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

PEP Tanjung Salurkan 1,16 Juta Liter Air Bersih untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Tabalong

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menyalurkan 1,156 juta liter air bersih untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan...