Kembangkan Generasi Muda Indonesia BUMA International Group Gandeng Yayasan KSE

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group; IDX: DOID, sebelumnya dikenal dengan nama PT Delta Dunia Makmur Tbk) mengumumkan peresmian kemitraannya dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berbakat di Indonesia yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Kemitraan ini menegaskan komitmen BUMA International Group dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, dengan fokus pada generasi muda.

Kemitraan ini diresmikan melalui seremoni sederhana pada 4 Maret 2025, menandai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan sosial. Grup akan menyalurkan dua puluh beasiswa melalui KSE, yang akan diberikan kepada alumni program BUMA School yang dikelola oleh anak usaha Grup yang begerak di bidang sosial, terutama di bidang pendidikan, PT Bisa Ruang Nuswantara (BIRU).
 
Iwan Fuad Salim, Direktur BUMA International Group, menyatakan pihaknya merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan KSE, yang merupakan penyedia beasiswa terbesar di Indonesia di luar pemerintah. “Kami percaya bahwa generasi muda adalah sumber daya terbesar bagi suatu bangsa. Dengan berinvestasi dalam pendidikan dan pengembangan mereka, kami tidak hanya membentuk pola pikir mereka, tetapi juga masa depan negara kita,” kata Iwan akhir pekan lalu.  Inisiatif ini, lanjutnya mendorong misi perusahaan dalam membangun bangsa dan meningkatkan kesejahteraan sesama masyarakat Indonesia. 

Read also:  Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Baca juga: BUMA Dapat Kucuran BCA 250 Juta Dolar AS Untuk Diversifikasi Bisnis Ramah Lingkungan

Sebagai institusi yang menghubungkan berbagai perusahaan dan individu dengan talenta muda berpotensi dari latar belakang ekonomi kurang mampu, Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) berperan aktif dalam memfasilitasi donasi dan mengimplementasikan program pengembangan keterampilan non-akademis yang terarah. Memasuki tahun ke-30, KSE telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 30.000 mahasiswa di 35 universitas di seluruh Indonesia.
 
Adrian Karim Januar, Ketua Eksekutif KSE, mengapresiasi kemitraan ini. Menurut Adrian, sejak awal berdiri, KSE telah berkontribusi untuk menyalurkan beasiswa berbasis kebutuhan (need-based), membuka akses pendidikan tinggi bagi mereka yang kurang beruntung secara ekonomi. “Kami senang dapat berkolaborasi dengan BUMA International Group, yang memiliki visi sejalan dalam membina dan mengembangkan talenta terbaik Indonesia. Kami berharap kemitraan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan Indonesia,” ujarnya.
 
Senada dengan Adrian, Kanya Stira Sjahrir, Chief Executive Officer BIRU, menegaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan beasiswa, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pengembangan anak muda Indonesia. “Kerja sama ini sejalan dengan misi BIRU untuk meningkatkan keterampilan dan menciptakan peluang kerja bagi generasi muda, serta berkontribusi dalam mengurangi pengangguran pemuda Indonesia sebesar 1% pada 2035. Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak mahasiswa berbakat di masa depan,” ungkapnya.
 
Rangkaian seleksi bagi calon penerima beasiswa dilakukan secara ketat, mencakup verifikasi dokumen dan wawancara untuk memastikan kandidat yang terpilih memenuhi kriteria yang ditetapkan. Para penerima beasiswa berasal dari berbagai universitas, di antaranya Politeknik Negeri Malang, Politeknik Manufaktur Bandung, Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Jenderal Achmad Yani.
 
Arman Nurdin, salah satu penerima beasiswa sekaligus alumni BUMA School 2023 dari Universitas Hasanuddin, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh BUMA Internasional Grup, “Beasiswa ini adalah kesempatan berharga bagi saya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan saya, baik secara akademik maupun non-akademik,” ujar Arman. Selain memberikan dukungan finansial, program ini juga membuka peluang bagi dirinya untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial yang memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman.
 
Lebih lanjut, BIRU bersama KSE juga akan memberikan pendampingan serta membekali penerima beasiswa dengan berbagai pelatihan, seminar, dan diskusi untuk mengembangkan keterampilan non-akademis (soft skills). Dengan keterampilan ini, mereka diharapkan semakin siap menghadapi dunia profesional, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi nyata di bidangnya masing-masing. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

Ecobiz.asia -- Profesional pertambangan sekaligus Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas RI, Edi Permadi, meluncurkan buku berjudul Direktur di Usia 29 Tahun...

Peluncuran Buku Jeffrey Mulyono Soroti Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Tambang

Ecobiz.asia – Keberhasilan industri pertambangan tidak lagi hanya diukur dari besarnya produksi maupun kontribusi terhadap penerimaan negara, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu...

PHI Lampaui Target Produksi Migas di Kuartal I, Luncurkan APEKA 2026 untuk Perkuat Sinergi Media

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatatkan kinerja operasional yang melampaui target pada triwulan (TW) I 2026, dengan realisasi produksi minyak mencapai lebih...

Kartini 2026: MedcoEnergi Dorong Kesetaraan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Ecobiz.asia — MedcoEnergi menggelar peringatan Hari Kartini 2026 melalui konser tematik bertajuk “Cita-cita, Harapan, Aspirasi” di Soehanna Hall, The Energy Building Jumat (24/4). Kegiatan...

Peringati Hari Bumi 2026, Pertamina EP Sangatta Field Gelar Penanaman Pohon Penyerap Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar aksi penanaman pohon dan kampanye pengurangan sampah plastik di Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam rangka...

TOP STORIES

Pertamina Trans Kontinental Raih Top 10 Jakarta Water Heroes 2026 Berkat Efisiensi Pengelolaan Air

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) masuk dalam jajaran Top 10 Jakarta Water Heroes 2026 pada kategori Pelopor Kantor Cerdas Penggunaan Air, sebagai...

Kemenhut Rancang KHDTK Tumbang Nusa Jadi Living Laboratory Gambut, Bangun Kolaborasi Pentahelix

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyiapkan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Tumbang Nusa di Kalimantan Tengah sebagai living laboratory pengelolaan ekosistem gambut sekaligus...

Perempuan Penggerak Ekonomi Restoratif, Akses dan Kepemimpinan Perlu Diperkuat

Ecobiz.asia – Perempuan dinilai memegang peran sentral dalam membangun ekonomi restoratif, mulai dari menjaga hutan dan sumber air, memperkuat ketahanan pangan, hingga mengembangkan usaha...

Kemenhut Gagalkan Penyelundupan Owa Jawa dan Biawak Endemik ke Oman

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggagalkan upaya penyelundupan dua satwa endemik Indonesia, yakni owa jawa (Hylobates moloch) dan biawak tiga warna (Varanus yuwonoi), yang...

PLN Indonesia Power, South Pole Explore Expanded Carbon Market and Decarbonization Partnership

Ecobiz.asia — Indonesia's state-owned power producer PLN Indonesia Power and Swiss climate advisory firm South Pole AG are exploring an extension of their carbon...